Yohanes K. Sugiyarta
Matius 10:26-33
Mat 10:26
Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
Mat 10:27
Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.
Mat 10:28
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
Mat 10:29
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
Mat 10:30
Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.
Mat 10:31
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Mat 10:32
Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 10:33
Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."
---------
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit
Saudaraku,
tanpa berani mengambil resiko, sulit untuk berhasil.
Beberapa orang gagal karena takut mengambil resiko.
Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh hidup didalam Tuhan, seharusnya kita tidak perlu khawatir untuk mengambil resiko.
Sebab tidak ada seorangpun yang bisa menjamin bahwa 20 atau 30 menit ke depan, ia masih hidup.
Kekhawatiran ibarat kursi goyang yang terus bergerak tapi tanpa membawa kita kemana-mana.
Dan jika diadakan semacam survei, saya yakin lebih banyak orang yang meninggal karena khawatir dibanding orang yang meninggal karena kerja keras.
Saudaraku,
Tuhan telah memberikan talenta kepada kita masing-masing.
Dan hari ini Tuhan Yesus menegaskan kembali bahwa kita lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Maka kembangkanlah dengan maksimal, talenta yang telah kita terima dari Tuhan, jangan malas dan jangan pernah melayani segala bentuk kekhawatiran yang timbul dari dalam diri.
Saya sudah cukup sering menulis: Memulai adalah bagi setiap orang, tetapi tidak semua orang tekun sampai akhir.
Lawanlah segala bentuk kekhawatiran dan bersyukurlah karena Allah selalu membantu kita dengan rahmat-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 25 Juni 2023
Allah Bapa kami
Kami percaya Engkau sangat mengasihi kami
Oleh karena itu kamipun percaya Engkau tidak akan membiarkan kami kekurangan
Dan kami percaya Engkau menyertai kami dalam setiap kesulitan
Kami mohon ampunilah kekhawatiran dan ketakutan kami
Dan kami mohon kuatkanlah kami dengan rahmat-Mu setiap hari
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 1:57-66, 80;
Luk 1:57
Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki.
Luk 1:58
Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
Luk 1:59
Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
Luk 1:60
tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes."
Luk 1:61
Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."
Luk 1:62
Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu.
Luk 1:63
Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya.
Luk 1:64
Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
Luk 1:65
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
Luk 1:66
Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
--------
Luk 1:80
Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.
--------
Namanya adalah Yohanes
Saudaraku,
kelahiran Yohanes Pembaptis hampir sama menakjubkan dengan kelahiran Tuhan Yesus.
Yohanes Pembaptis adalah penghubung antara Perjanjian lama dan Perjanjian Baru.
Dan yang tidak kalah menarik ia sangat radikal, karena ia menentang Raja Herodes.
Ia juga menentang orang Farisi dan Saduki.
Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak.(Bdk Mat 3:7)
Saudaraku,
kitapun harus radikal dalam menyikapi semua yang bertentangan dengan iman kita.
Seperti Yohanes Pembaptis yang menyiapkan jalan supaya setiap orang sampai kepada Tuhan Yesus.
Kita pun dipilih oleh Allah, supaya melalui hidup kita, setiap orang mengalami belas kasih dan kuasa dari Allah yang hidup,
Maka yang pertama harus kita lakukan adalah: "jagalah diri kita sendiri", jangan sampai kita terjebak dalam keduniawian.
Berusahalah sedemikian rupa sehingga kita dengan sukarela mengendalikan diri dalam kenikmatan dan kesenangan hidup yang tidak pantas bagi anak-anak Allah.
Mari kita hati-hati dalam pergaulan.
Jaga hidup kita dengan sungguh-sungguh, kita harus bisa mengilhami teman-teman kita dengan "cinta kepada Allah".
Itu tidak mudah, membutuhkan "kalori rohani" yang banyak, tidak cukup hanya misa seminggu sekali.
Maka berusahalah dengan berbagai cara untuk mengumpulkan kalori rohani, dengan demikian kita juga pasti kuat menolak segala macam godaan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 24 Juni 2023
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Dan dengan berbagai cara yang ajaib Engkau menjaga kami supaya kami tidak tersesat
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa kami
Dan kami mohon ajarilah kami untuk taat
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 6:19-23;
Mat 6:19
"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Mat 6:20
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Mat 6:21
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Mat 6:22
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
Mat 6:23
jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu
-----------
Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga
Saudaraku,
bagi kebanyakan orang, uang dan harta membawa kepada suatu titik "siapa dirinya" dan bagaimana ia dipandang oleh orang lain.
Dan bagi kebanyakan orang uang dan harta adalah "kunci harga diri".
Perhatikan bedanya ketika kita mengundang orang miskin, orang kaya, orang biasa, pengusaha atau pejabat.
Perhatikan pula diri kita sendiri, ketika kita mengunjungi teman yang lebih miskin dan yang lebih kaya dari kita.
Jika kita berani jujur, pasti beda.
Saudaraku,
perhatikan uang tidak pernah "hanya uang", uang mempengaruhi bagaimana kita melihat diri kita sendiri dan bagiamana orang lain melihat kita.
Jika kita mempunyai uang kita merasa nyaman dengan diri sendiri.
Uang juga membuat kita merasa memiliki kendali atas hidup kita.
Bahkan mungkin kita sering berkata: saya percayakan hidup saya kepada Tuhan, tetapi saya harus memastikan uang saya cukup untuk berjaga-jaga.
Merencanakan keuangan untuk masa depan itu baik dan harus, tetapi saya hanya mengajak untuk memperhatikan juga dimana menaruh kepercayaan kita di masa depan.
Apakah uang bisa menjamin kebahagiaan kita dimasa depan?
Saudaraku,
Tuhan memberikan kita tanggung jawab untuk menjaga apa yang telah diberikannya kepada kita.
Ijinkan Tuhan menjaga "perspektif" kita tetap benar.
Berdoalah tentang bagaimana kita menggunakan uang dan harta kita.
Akuilah keserakahan dan ketamakan kita.
Mari kita jaga dengan sungguh-sungguh bahwa "hidup" lebih penting daripada uang dan harta.
Dan mari kita kenali diri kita sendiri, pahami apa yang membuat kita mudah tergoda.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 23 Juni 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon jagalah kami dengan belas kasih dan firman-Mu
Supaya kami tidak mudah tergoda oleh uang dan harta
Dan kami mohon berikanlah kami keberanian untuk jujur melihat diri sendiri
Sehingga dalam segala keadaan kami hanya mengusahkan harta di sorga
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 6:7-15
Mat 6:7
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Mat 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Mat 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
Mat 6:10
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Mat 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Mat 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Mat 6:15
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
--------
Doa Bapa Kami
Saudaraku,
luar biasa doa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita.
Dengan doa Bapa Kami, melalui Tuhan Yesus Putera-Nya, Allah Bapa membuka hubungan dengan kita lebih pribadi atau personal.
Membangun kedekatan dalam belas kasih dengan Allah.
Allah mendekat kepada kita, bukan menakuti dengan kekuasaan-Nya dan bukan juga membawa hukuman.
Tetapi menjadikan kita anak-anak-Nya.
Saat berdoa Bapa Kami, ada keintiman anak dengan Bapanya.
Saudaraku,
doa Bapa Kami membangun atau membentuk hidup kita supaya kita memiiki kerendahan hati dan penuh dengan pengampunan.
Jika kita mau mengakui dengan jujur, setiap hari kita mengalami ketidaknyamanan.
Hati ini tidak teratur, mudah tersinggung dan tidak tenteram.
Mengapa orang-orang kudus bisa mencapai kesempurnaan yang begitu tinggi?
Karena mereka bisa mengalahkan segala bentuk "ketidaknyamanan hati".
Dengan berdoa Bapa Kami kita berserah diri sepenuhnya kepada kuasa Allah.
Dan doa Bapa Kami juga "menyadarkan" kita akan dosa dan kesalahan kita supaya kitapun sanggup mengampuni orang lain.
Saudaraku,
hidup kita sangat dipengaruhi oleh berbagai macam perkara yang melintas di hati dan pikiran kita.
Maka saat bimbang, berdoalah Bapa Kami dengan pelan-pelan jangan seperti menghafal atau seperti orang yang mengucapkan mantra.
Pangkal dari segala ketidaktenteraman batin kita terletak pada kurangnya kepercayaan kita akan kuasa Allah.
Kita sering membiarkan diri kita terombang-ambing oleh pikiran kita sendiri, ibarat sebuah kapal yang tidak berkemudi, terombang-ambing oleh gelombang keinginan hati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 22 Juni 2023
Allah Bapa kami
Dengan berbagai cara Engkau selalu menyadarkan kami untuk berserah diri kepada-Mu
Namun terkadang kami sibuk mencari cara sendiri
Kami mohon ampunilah ketidakpercayaan kami
Dan kami mohon ajarilah kami untuk tunduk kepada pimpinan-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 6:1-6, 16-18;
Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Mat 6:5
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
--------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
--------
Seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya
Saudaraku,
saya tertarik dengan kata "munafik", kata yang sangat terkenal dan semua orang mengerti.
Saya mengartikan orang munafik dengan orang yang bertopeng.
Nah... sampai hari ini masih banyak orang yang bertopeng AGAMA.
Dan dalam injil Matius Pasal 6, Tuhan Yesus memulai pengajarannya dengan: Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka.
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak mengatakan kepada kita untuk menyembunyikan agama.
Justru hidup kita harus "menjadi bukti" bahwa kita memiliki Allah yang hidup dan yang penuh belas kasih.
Bukan memamerkan berbagai macam "ritual agama" atau "kewajiban agama" supaya kita terlihat beragama.
Oleh karena itu mari kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, Tuhan Yesus mengajak kita untuk memeriksa motivasi yang mendorong kita dalam melakukan kewajiban agama kita.
Intinya dalam melakukan kewajiban agama, kita TIDAK untuk mencari "kenyamanan pribadi atau pujian".
Saudaraku,
memang kita semua ingin tampil mulia dan benar dihadapan Allah.
Tetapi kita juga harus ingat, kenyataannya daging ini juga ingin tampil mulia dan benar dihadapan manusia.
Maka mari kita tutup mata rapat-rapat lalu bukalah mata batin kita.
Percayalah penglihatan batin itu membawa kepada kita kepada keilahian.
Dan kita tidak pernah lagi tertarik dengan pujian atau penghargaan dari manusia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 21 Juni 2023
Tuhan Yesus
Engkau mengajarkan kami untuk memurnikan niat
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan supaya dalam segala hal kami hanya berusaha untuk memuliakan Engkau
Dan kami mohon jauhkanlah kami dari segala kecemasan
Bahagiakanlah kami dengan pemberian-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
