Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 1:1-18;
Yoh 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yoh 1:2
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Yoh 1:3
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yoh 1:4
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Yoh 1:5
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
Yoh 1:6
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
Yoh 1:7
ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
Yoh 1:8
Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Yoh 1:9
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
Yoh 1:10
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Yoh 1:11
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Yoh 1:12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Yoh 1:13
orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Yoh 1:14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yoh 1:15
Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
Yoh 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
Yoh 1:17
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
Yoh 1:18
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya
--------
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran
Saudaraku,
karena kelahiran Tuhan Yesus kita melihat Allah.
Sebelum Tuhan Yesus dan jika Tuhan Yesus tidak lahir, manusia hanya akan hidup dengan "berbagai macam aturan tanpa kepastian."
Saudaraku,
Tuhan Yesus juga disebut "Imanuel", artinya Allah menyertai kita.(Bdk Mat 1:23)
Allah menyertai kita 24 jam.
Jika kita sungguh-sungguh "taat dengan penyertaan Allah", tentunya hidup kita selalu BENAR dihadapan-Nya dan kita tidak pernah takut dalam segala hal.
Tetapi kenyataannya itu tidaklah mudah.
Banyak orang kristiani "menyadari kehadiran Allah hanya saat di gereja".
Dan "ingat Allah saat mengalami ketidaknyamanan hidup".
Saudaraku,
betapa sering kita menyesali kesalahan-kesalahan kita.
Maka supaya kita tidak melakukan kesalahan lagi, kita harus sungguh-sungguh menyadari dan yakin bahwa Roh Allah hidup dalam diri kita.
Dan biasakanlah mengarahkan hati kepada Allah, dalam segala keadaan.
Kita tidak sendirian, Roh Kudus yang berdiam dalam jiwa kita senantiasa "memberikan pertimbangan" dalam setiap pikiran, keinginan dan usaha kita.
Taatlah kepada-Nya.
Hiduplah di dalam kehadiran Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 31 Desember 2022
Tuhan Yesus
Kami merasakan kehadiran-Mu
Kami menyaksikan perbuatan-perbuatan-Mu
Dan kami melihat kemuliaan-Mu
Engkau nyatakan semua itu dalam hidup kami
Supaya menjadi kekuatan kami untuk taat dan setia kepada kehendak-Mu
Namun Tuhan..
Daging ini selalu menuntut
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk mengutamakan kekudusan
Supaya dalam segala keadaaan, kami mampu menguasai diri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 2:13-15, 19-23;
Mat 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."
Mat 2:14
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Mat 2:15
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
--------
Mat 2:19
Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya:
Mat 2:20
"Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati."
Mat 2:21
Lalu Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel.
Mat 2:22
Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea.
Mat 2:23
Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.
--------
Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia
Saudaraku,
Herodes ketakutan karena mendengar kabar bahwa akan ada seorang anak yang lahir sebagai Raja, ia membunuh semua anak yang lahir di zaman itu.
Ada banyak anak-anak yang tidak berdosa dibunuh oleh Herodes.
Lalu ada pertanyaan ynag sering muncul, mengapa Allah membiarkan itu terjadi.
Bukankah Allah Mahakuasa dan Allah berkuasa pula atas Herodes?
Kita harus ingat bahwa Allah memberikan "kehendak bebas" kepada manusia.
Dalam kisah Adam dan Hawa, Hawa memilih caranya sendiri, melanggar perintah Allah.
Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
(Kej 3)
Saudaraku,
berbahagialah kita umat kristiani sebab Allah telah memberikan kepada kita mata yang melihat dan telinga yang mendengar.
Dan berbahagialah kita karena Roh Kudus menuntun dan memberikan kekuatan kepada kita.
Perhatikan Yusuf dan Bunda Maria, mereka taat kepada Allah.
Dan bandingkan dengan orang-orang yang tidak "melihat Allah" masih disibukkan dengan berbagai macam aturan-aturan manusia.
Saudaraku,
mari kita hidup dengan pendengaran dan penglihatan akan Allah.
Saya sering mengatakan oleh karena Roh Kudus, kita mampu melihat dan mendengar dari "dimensi Allah".
Taatlah kepada penglihatan dan pendengaran itu.
Janganlah hidup dalam perintah: hawa nafsu rasa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 30 Desember 2022
Allah Bapa kami
Dengan berbagai cara Engkau berbicara kepada kami
Untuk menuntun langkah kami supaya kami tidak tersesat
Kami mohon ampunilah ketidaktaatan kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu
Sehingga dalam segala keadaan
Kau dapati kami hidup dalam rencana-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 2:22-35;
Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
Luk 2:33
Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia.
Luk 2:34
Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
Luk 2:35
dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri?,supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."
--------
Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu
Saudaraku,
momen terpenting dalam hidup adalah saat kita mati.
Bagaimana kita menjalani hidup ini, siapa yang kita ikuti, apa yang kita yakini dan apakah kita telah menjalani kehidupan dalam kebenaran dan kasih akan Allah.
Apakah kita mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan seperti mengasihi diri kita sendiri.
Sebab apabila kita hanya mencari kesenangan, kekuasaan. ketenaran dan mengabaikan Allah, sesungguhnya walaupun kita mati walupun daging ini masih hidup.
Simeon mampu menjaga kekudusan oleh karena "matanya melihat Mesias", melihat keselamatan.
Saudaraku,
jika kita mau dengan sungguh-sungguh mengarahkan mata dan telinga kita kepada Mesias dan hidup oleh penglihatan dan pendengaran itu, pasti akan menjalani kehidupan dalam kebenaran dan kasih akan Allah.
Sebab penglihatan dan pendengaran itu akan selalu "memeriksa hati nurani kita", sehingga kita akan selalu berada di jalan Allah.
Dan penglihatan dan pendengaran itu pun memberikan kita kekuatan untuk menolak setiap godaan.
Rahmat Allah tidak akan kurang.
Oleh karena itu jangan takut menolak setiap kehendak jahat.
Sesungguhnya Anak ini akan menimbulkan perbantahan.
Jika kita hidup dalam Kristus, perhatikan hati nurani kita, setiap saat akan terjadi "peperangan".
Sebab di dalam Kristus, kita bisa dengan sangat jelas membedakan mana kehendak Allah dan mana kehendak daging.
Tetapi orang-orang yang tidak mengenal Allah hanya hidup oleh "aturan-aturan yang dibuat manusia."
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 29 Desember 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membuat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami setiap hari
Terimakasih Engkau tuntun kami dengan cahaya Roh-Mu
Dan terimakasih Engkau puaskan kami dengan belas kasih-Mu
Ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup taat
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 2:13-18;
Mat 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."
Mat 2:14
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Mat 2:15
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
Mat 2:16
Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Mat 2:17
Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia:
Mat 2:18
"Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi."
--------
Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak wafat ketika Herodes menginginkannya.
Tuhan Yesus wafat setelah menjalani kehidupannya sebagai manusia dengan sempurna.
Saudaraku,
permenungannya bagi kita, setiap saat iblis menginginkan kematian kita.
Kabar baiknya Tuhan kita Yesus Kristus telah mengalahkan kematian melalui salib.
Dan melalui kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menyediakan kehidupan kekal dalam kemuliaan-Nya bagi kita.
Saudaraku,
ada baiknya setiap saat kita harus menyadari, bahwa setiap detik iblis menginginkan kematian kita.
Sehingga dalam segala hal dan segala keadaan kita mudah disesatkan oleh tipu daya iblis.
Ingatlah pula bahwa Allah lahir menjadi manusia, supaya yang percaya kepada-Nya memperoleh hiudp.
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.(Yoh 3:36)
Maka jangan sia-siakan setiap detik dalam hidup kita.
Gunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan Allah.
Sehingga iblis tidak lagi punya kesempatan untuk menyeret kita kepada kematian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 28 Desember 2022
Tuhan Yesus
Engkau telah mengalahkan maut supaya kami hidup
Maka kami serahkan hidup kami kepada-Mu
Tuntunlah kami supaya hanya melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 20:2-8;
Yoh 20:2
Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Yoh 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Yoh 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Yoh 20:6
Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
Yoh 20:7
sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Yoh 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
--------
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya
Saudaraku,
Maria Magdalena, mencari.
Petrus, memeriksa dan memastikan.
Yohanes, percaya.
Mereka semua "membangkitkan" visi dan orientasi hidup dan membawa kita menuju jalan kebangkitan.
Saudaraku,
penglihatan dan pendengaran kita sering menipu.
Sebab pertimbangan "hawa nafsu rasa" selalu paling dominan.
Bahkan mungkin dalam segala hal "pertimbangan iman" bisa saja terlupakan.
Oleh karena itu dalam segal hal mari kita selalu "mengakui bahwa kita adalah anak-anak Allah".
Sekali lagi "mengakui" terhadap diri sendiri bahwa hidup kita untuk kemuliaan Allah.
Ijinkanlah mujizat yang ada dalam Injil tumbuh dalam hidup batin kita.
Membangun visi dan orientasi hidup yang selaras dengan kehendak Allah.
Hidup menuju kepada kebangkitan orang mati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 27 Desember 2022
Tuhan Yesus
Kami ingin mengalami kebangkitan dan hidup kekal bersama-Mu
Oleh karena itu kami mohon ajarilah kami untuk percaya
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup sebagai orang percaya
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
