"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 21:1-4;

Luk 21:1
Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan.
Luk 21:2
Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.
Luk 21:3
Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
Luk 21:4
Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."
--------

Mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.

Saudaraku,
hari ini kita memperingati Bunda Maria Dipersembahkan Kepada Allah.
Kita percaya sejak awal hidupnya Bunda Maria telah dipilih oleh Allah. menjadi kediaman Roh Kudus.
Roh Kudus itulah yang mendorong ketaatan kepada Allah.
Bunda Maria melaksanakan kehendak Bapa dengan sempurna.

Saudaraku,
Roh Kudus yang sama tinggal dalam diri kita.
Roh itupun selalu mendorong kita untuk taat kepada kehendak Bapa.
Memberikan hidup kita untuk rencana dan karya-karya Allah.
Janda miskin yang "memberi dari kekurangannya" adalah contoh perwujudan tunduk kepada kehendak Allah.
Tuhan Yesus pun mengharapkan kita untuk bermurah hati tanpa syarat.
Niat yang teguh adalah konsekuensi yang logis, setiap saat kita harus berusaha tunduk kepada kehendak Allah.
Kehendakmu sendiri itulah yang merisaukan hatimu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 21 November 2022

Allah Bapa kami
Kami mohon ajarilah kami setiap hari untuk selalu menggunakan rahmat-Mu dalam mengerjakan segala sesuatu
Sehingga dalam segala keadaan Kau dapati kami selalu melakukan kehendak-Mu
Dan kami mohon jadikanlah tubuh kami ini sebagai wujud kehadiran-Mu
Sehingga dimanapun kami berada dan dalam keadaan apapun hidup kami menjadi perwujudan belas kasih dan kemuliaan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 23:35-43;

Luk 23:35
Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: "Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah."
Luk 23:36
Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya
Luk 23:37
dan berkata: "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!"
Luk 23:38
Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: "Inilah raja orang Yahudi".
Luk 23:39
Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
Luk 23:40
Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
Luk 23:41
Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
Luk 23:42
Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
Luk 23:43
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
---------

Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!

Saudaraku,
refleksi kita pagi ini kita mulai dari "salib penolakan".
Nyata dalam penglihatan kita sehari-hari ada orang yang jelas-jelas salah namun tetap berusaha untuk "membalikkan fakta."
Di depan pintu keabadian, salah seorang penjahat yang disalibkan bersama Tuhan Yesus dan mendengar siapa Tihan Yesus, bukannya minta pengampunan tetapi justru ikut mengolok-olok.

Saudaraku,
apakah pendengaran dan penglihatan kita akan Allah, mampu membawa kita masuk kedalam pertobatan setiap hari?
Atau justru sebaliknya, kita selalu mencari-cari pembenaran diri?
Penjahat yang satunya menyadari bahwa ia pantas menderita di kayu salib, hatinya tergerak untuk bertobat dan memohon pengampunan.
Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.
Dan Tuhan Yesus menjawab: _sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus._

Saudaraku,
kita umat kristiani dipilih Allah untuk mewartakan pertobatan, pengampunan dan kehidupan kekal bersama Tuhan Yesus.
Oleh karena itu mari hati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatan serta bijaksana dalam tingkah laku.
Dalam setiap keadaan gunakanlah "pertimbangan-pertimbangan Allah" dan jangan mudah percaya kepada "dorongan hati".
Sungguh sangat bijaksana apabila kita tidak tergesa-gesa dalam segal hal.
Jika ragu sebaiknya kita tidak malu untuk minta nasihat kepada orang lain yang sekiranya mampu menolong kita.
Itu lebik baik daripada hanya mengandalkan pandangan dan pendapatnya sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 20 November 2022

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau telah mengampuni dosa kami
Dan kami percaya Engkau membawa kami menuju ke dalam Kerajaan-Mu
Kami mendengar dan mengerti Engkau selalu mendorong kami untuk berbuat baik
Kami mohon penyertaan-Mu dalam segala kehendak baik itu
Supaya dalam segala hal kami tidak mencari diri sendiri
Dan kami mohon bimbingan-Mu supaya semakin hari kami semakin rendah hati

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 20:27-40;

Ayat 34-48:

Luk 20:34
Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,
Luk 20:35
tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.
Luk 20:36
Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.
Luk 20:37
Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
Luk 20:38
Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
Luk 20:39
Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: "Guru, jawab-Mu itu tepat sekali."
Luk 20:40
Sebab mereka tidak berani lagi menanyakan apa-apa kepada Yesus.
---------

Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup

Saudaraku,
kita percaya orang-orang kudus tidak benar-benar mati, mereka justru "lebih hidup" daripada hidup di bumi.
Mereka hidup dalam sukacita Allah.
Kita percaya bahwa kehidupan setelah kematian adalah "kelanjutan lengkap" dari kehidupan kita di bumi.
Surga bukanlah kehidupan "penantian" tetapi sebuah kepuasan tertinggi.

Saudaraku,
kita bisa belajar dari para martir, keyakinan mereka akan "kebangkitan" sangat luar biasa, sehingga ia mepersembahkan tubuhnya, hidupnya untuk rencana dan pekerjaan Allah.
Maka mari kita meneladan hidup para martir: *kuasailah daging sebelum daging menguasai kita*.
Dan mari setiap detik selalu kita ingat: *ada kehidupan setelah kematian.*

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 19 November 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Terimakasih Engkau selalu menuntun lanhkah kami
Terimakasih Engkau memberikan kekuatan kepada kami
Supaya kami kuat berjalan menuju hidup
Dan kami mohon perbaharuilah hidup kami setiap hari dengan kuasa Roh-Mu
Sehingga dalam segala keadaan kami tetap setia berada dijalan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 19:45-48;

Luk 19:45
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,
Luk 19:46
kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Luk 19:47
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
Luk 19:48
tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
---------

Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun

Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita: tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu?(Bdk 1Kor 6:19)
Oleh karena itu dalam segala sesuatu kita harus tunduk kepada Roh.
Semua yang kita miliki adalah sarana pengabdian kepada Roh Kudus.

Saudaraku,
mari kita jaga agar "penyamun" tidak masuk dalam diri kita.
Kita harus menjaga pintu dan jendela hati kita dengan berbagai cara.
Cukupkanlah dan puaskanlah hati kita dengan penghiburan Roh Suci, sehingga kita tidak lagi tergoda dengan hal-hal duniawi.
Maka setiap keinginan harus kita teliti dan kendalikan.
Kita arahkan hanya kepada kehendak Allah.

Saudaraku,
kadang-kadang ada manfaatnya kita membatasi kegiatan-kegiatan dan mengendalikan keinginan-keinginan.
Sebab banyak kegiatan atau keinginan yang nampaknya baik, tetapi jika kita perhatikan dengn sungguh-sungguh dan jujur, hanya untuk melayani hawa nafsu rasa.
Oleh karena itu kita harus hati-hati supaya kita tidak kehilangan "ketenangan hati".
Supaya hati kita tidak menjadi sarang penyamun.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 18 November 2022

Tuhan Yesus
Terkadang hati ini kusut dan berat
Dan kami sadar setiap saat selalu ada kehendak daging
Kami membutuhkan pertolongan-Mu ya Tuhan
Terangilah dan kuasailah hati kami dengan Roh-Mu
Supaya nyata dalam penglihatan kami, mana kehendak-Mu dan yang mana godaan nafsu cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 19:41-44;

Luk 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
Luk 19:42
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Luk 19:43
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
Luk 19:44
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
---------

Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya

Saudaraku,
Allah mengirimkan banyak nabi kepada bangsa Israel, tetapi mereka tetap tidak mau tunduk kepada Allah.
Demikian pula Tuhan Yesus dengan segala keajaibannya ditolak oleh mereka.
Tuhan Yesus menangisi mereka, sebab Ia mengetahui apa yang akan terjadi jika seseorang tidak taat kepada "tanda-tanda Allah."
Tanpa Allah manusia akan menderita dalam kekekalan.

Saudaraku,
berbahagialah kita yang melihat tanda-tanda Allah dan percaya.
Sebab orang-orang dunia melihat tetapi tidak percaya.
Berbahagialah pula kita semua karena Roh Kudus hidup dan bergerak dalam hidup kita.
Sebab orang-orang dunia tidak memilikinya.
Kebenaran telah dinyatakan dihadapan kita.
Oleh karena itu "posisi" kita saat ini bukan lagi bagaimana membedakan mana yang benar dan yang tidak.
Tetapi "ketaatan kepada penglihatan."
Jangan lupa Roh Kudus bersemayam di hati kita, dengarkanlah Dia dan turutilah petunjuk-petunjuk-Nya dengan patuh.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 17 November 2022

Tuhan Yesus
Kami membutuhkan Engkau setiap hari
Kami percayakan hidup kami kepada-Mu
Kami sadar taat kepada-Mu itu tida mudah
Oleh karena itu kami mohon rahmat kekuatan-Mu setiap hari
Dan kami mohon cukupkanlah dan puaskanlah kami dengan pemberian-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa