"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 7:1-13;

Ayat 8-13:

Mrk 7:8
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Mrk 7:9
Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Mrk 7:10
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Mrk 7:11
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban, yaitu persembahan kepada Allah,
Mrk 7:12
maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.
Mrk 7:13
Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
--------

Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban, yaitu persembahan kepada Allah

Saudaraku,
orang Farisi percaya mereka dapat dibenarkan, mengesampingkan kemanusiaan demi "aturan agamanya".
Sampai hari ini masih ada orang bahkan kelompok orang yang "mengesampingkan kemanusiaan" hanya untuk "terlihat suci" atau dengan alasan "membela agamanya".
Bolehkah saya menyebutnya mereka TIDAK menyembah Allah tetapi menyembah aturan yang ditafsirkan manusia?

Saudaraku,
sangat baik berdoa pagi, berdoa sebelum melakukan aktivitas atau sebelum bekerja, doa malam dan doa-doa lainnya.
Supaya kita selalu menyadari keberadaan Allah, MENYADARI kehadiran Allah, atau bahasa saya sebagai orang teknik: terintegrasi dengan Allah.
Sehingga gerak hidup kita selaras dan seirama dengan kehendak Allah.
Maka dalam segala hal tidak lagi mencari diri sendiri.
Tidak lagi melakukan ritual-ritual agama yang hanya untuk dilihat orang, supaya nampak suci dan supaya nampak sebagai orang yang taat.
Kewajiban-kewajiban agama itu juga tidak boleh diabaikan, sebab itu adalah sarana supaya hidup kita tetap terintegrasi dengan Allah.

Saudaraku,
selalu teritegrasi dengan Tuhan memang tidak mudah.
Jika terasa sangat berat, pandanglah Bunda Maria, belajarlah dari Bunda Maria: aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.
Seperti St. Hieronimus yang kita peringati hari ini.
Kesulitan dan kesengsaraan yang sedemikian hebat di dalam sel itu membawa dia kepada suatu doa yang tulus kepada Bunda Maria: Bunda Maria, lindungilah aku anakmu! Aku berjanji akan memperbaiki hidupku dan menyerahkan diriku seutuhnya kepadamu.
Setelah keluar dari penjara, sesuai dengan janjinya kepada Bunda Maria ketika berada di penjara, Hieronimus membaktikan seluruh hidupnya kepada kepentingan Gereja dan usaha-usaha karitatif seperti memelihara anak-anak yatim piatu, menampung anak-anak gelandangan dan lain-lain.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 8 Februari 2022

Tuhan Yesus
Kami mengucap syukur dan terimakasih
Sebab Engkau selalu terlibat dalam hidup kami
Dan dengan sungguh hati kami mohon kepada-Mu
Berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu tunduk kepada perintah-Mu
Sebab daging ini rakus dan selalu ingin dipuji

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:53-56;

Mrk 6:53
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
Mrk 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Mrk 6:55
Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
Mrk 6:56
Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
--------

Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh

Saudaraku,
hampir semua penyakit tubuh saat ini bisa diobati.
Corona misalnya yang menyebar sangat cepat dan mematikan, namun dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa dibuat vaksinnya.
Yang kita perlu sikapi dengan serius dan hati-hati adalah penyakit "roh".
Ingat perkataan Tuhan Yesus "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (Bdk Mat 16:6)

Saudaraku,
banyak kejahatan yang berlindung di balik agama atau kepercayaan tertentu, dari yang kecil sampai kejahatan yang besar.
Contoh yang kecil, mengumpulkan sumbangan untuk kegiatan sosial, namun kenyataannya hanya untuk melayani kerakusan kelompoknya.
Contoh yang besar dan merusak, menebarkan ajaran intoleran, menebarkan kebencian kepada kelompok lain, dan dengan nafsu itu lalu ingin mematikan kelompok lain.
Namun itu semua apabila sesorang sungguh taat kepada Allah, dan tidak mencari dirinya sendiri, tidak akan mudah terpengaruh.
Yang perlu sungguh-sungguh kita waspadai adalah penyakit "roh cinta akan keduniawian".
Yaitu menjadi budak kesenangan dan kenikmatan dunia.
Memperoleh penghiburan dari semua benda yang berhasil ia miliki dan bisa dipamerkan.
Bangga secara berlebihan atas kesuksesannya, lalu lupa tentang kerendahan hati.

Saudaraku,
mari kita melihat diri kita sendiri, apakah kita sungguh-sungguh sehat?
Dan jika ada sakit penyakit mendekatlah kepada Tuhan Yesus, supaya Roh-Nya berkuasa atas hidup kita.
Roh itu lah yang menyembuhkan dan menuntun ke jalan yang benar untuk memperoleh kesembuhan, kekuatan dan penghiburan ilahi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 7 Februari 2022

Tuhan Yesus
Rahmat-Mu yang besar itu sungguh kami butuhkan setiap hari
Untuk mengalahkan kodrat kami akan kecintaan duniawi
Tuhan Yesus
Kami mengerti hukum-Mu
Kami mengerti perintah-Mu
Namun seringkali kami terikat oleh keduniawian yang nampak sangat menarik
Oleh karena itu dengan sungguh-sungguh kami mohon kepada-Mu
Cukupkanlah kami dengan pemberian-Mu
Dan bahagiakanlah kami dengan penghiburan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Lukas 5:1-11;

Luk 5:1
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.
Luk 5:2
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.
Luk 5:3
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Luk 5:5
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
Luk 5:9
Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;
Luk 5:10
demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia."
Luk 5:11
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.
--------

Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa

Saudaraku,
apakah Saudara bahagia mengikuti Tuhan Yesus?
Jika YA, Saudara harus berani menjadi saksi Kristus.
Petrus merasa tidak layak mengikuti Tuhan Yesus, setelah menyaksikan betapa besarnya kuasa Tuhan Yesus.
Tetapi orang seperti Petrus itulah yang dipilih Tuhan Yesus untuk menghadirkan kuasa-Nya kepada semua orang.

Saudaraku,
kita semua setuju tanpa campur tangan Tuhan, apa yang kita rencanakan dan lakukan tidak akan berhasil.
Tetapi tidak semua orang sukses, lalu ingat akan kuasa Tuhan, merasa hasil yang dicapainya atas kerja kerasnya sendiri.
Kesombongan itu banyak bungkusnya, dan bungkusnya itu lebih banyak menipu diri sendiri.
Petrus sangat sadar, bahwa ikan hasil tangkapannya oleh karena kuasa Tuhan Yesus.
Maka ia merasa tidak layak dihadapan-Nya.
Tuhan memilih kita untuk menjadi seperti Petrus, dimanapun kita berada dan apapun keadaan kita harus menjadi tanda kuasa dan pemeliharaan Tuhan Yesus.
Kuasa Tuhan bukan hanya tentang materi dan barang-barang duniawi.
Lebih utama adalah kedamaian dan belas kasih, 2 hal ini tidak pernah bisa diukur dengan uang atau materi.

Saudaraku,
coba arahkanlah mata kita ke dunia, banyak bahkan banyak sekali orang yang punya uang, punya jabatan, punya nama, hidupnya jauh dari kedamaian dan belas kasih.
Rakus dan ketakutan, sangat nampak dari ucapan dan perbuatannya.
Lalu semua usaha yang dilakukannya hanya untuk menipu dirinya sendiri, kasihan.
Lihatlah ada pebisnis, artis, pengusaha, pejabat dan banyak tokoh agama yang masih mencari eksistensi dengan merendahkan dan menghina orang lain.

Saudaraku,
mari kita selalu menyadari bahwa pencapaian kita hari ini, adalah atas kebersamaan kita bersama Tuhan Yesus.
Supaya kita tidak menjadi sombong dalam kesuksesan dan supaya kita tetap rajin bekerja dan tekun berharap apabila pencapaian kita belum seperti yang kita harapkan.
Sehingga dimanapun kita ditempatkan dan apapun keadaan kita, selalu menghadirkan kedamaian dan belas kasih Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 6 Februari 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memanggil kami
Terimakasih Engkau memilih kami
Untuk menyatakan kuasa-Mu
Kami percaya Engkau ada di setiap rencana kami dan dalam aktivitas kami
Kami mohon ajarilah kami tetap rendah hati
Supaya hanya Engkaulah yang ditinggikan dan disembah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:30-34;

Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.
Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
--------

Marilah ke tempat yang sunyi

Saudaraku,
setelah para rasul menceritakan apa yang mereka kerjakan dan ajarkan, Tuhan Yesus mengajak mereka ketempat yang sunyi.

Saudaraku,
manusia memiliki 2 kehidupan, kehidupan batin atau jiwa dan kehidupan daging atau tubuh.
Tubuh membutuhkan istirahat, jiwa membutuhkan keheningan.
Belum tentu istirahat tubuh mampu membawa kepada keheningan batin.
Untuk sampai kepada keheningan batin:
Harus bisa mengheningkan pikiran.
Dan harus bisa mengheningkan nafsu.
Maka menjaga pikiran supaya "tidak berjalan-jalan keluar" adalah baik.
Jika pikiran dibiarkan mengembara, segera akan mendorong hawa nafsu.

Saudaraku,
berusahalah setiap hari meluangkan waktu untuk "mengheningkan diri".
Supaya kehidupan batin kita terpelihara dalam kekudusan.
Jangan beranggapan hidup ini mudah.
Hidup kita di dunia ini adalah pertempuran dan musuhnya adalah diri kita sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 5 Februari 2022

Tuhan Yesus
Setiap hari Engkau mengajak kami ke tempat yang sunyi
Engkau mengajak kami masuk ke dalam keheningan batin
Ampunilah kami ya Tuhan
Sebab tubuh ini masih terikat kepada dunia
Kami mohon bimbinglah kami setiap hari
Dan berilah kami kekuatan untuk melepaskan diri diri kebisingan duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:14-29;

Ayat 14-16:

Mrk 6:14
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Mrk 6:15
Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
Mrk 6:16
Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."
--------

Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal

Saudaraku,
pendengaran Herodes "akan kehebatan seorang nabi" tidak mampu mengubah hidupnya, tidak membawa kepada pertobatan.

Saudaraku,
apakah kita sungguh-sungguh melihat Tuhan Yesus?
Apa yang kita lihat?
Apakah penglihatan itu yang memimmpin hidup kita?

Saudaraku,
belum tentu orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, melihat Tuhan Yesus.
Belum tentu orang yang melihat Tuhan Yesus, mendengar perintah-Nya.
Dan belum tentu orang yang mendengar perintah-Nya, taat kepada perintah itu.
Maka mari kita arahkan pandangan kita kepada diri kita sendiri.
Apakah kita sungguh-sungguh melihat Tuhan Yesus?
Apakah kita mendengar perintah-Nya?
Dan Apakah kita taat kepada perintah-Nya?

Saudaraku,
godaan ketaatan adalah "pikiran dan perasaan".
Padahal pikiran dan perasaan sering menyesatkan.
Jadi jika memang kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus adalah jalan menuju hidup, ya lakukan perintah-Nya dan ikuti teladan-Nya.
Jangan lagi mau dibodohi oleh pikiran dan perasaan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 4 Februari 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah pikiran dan perasaan kami
Supaya jiwa kami tidak disesatkan olehnya
Sebab kami sadar seringkali dikendalikan oleh cinta diri
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada perintah-Mu dan melakukan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa