Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 10:13-16;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 10:13
"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
Luk 10:14
Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
Luk 10:15
Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
Luk 10:16
Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
---------
Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!
Saudaraku,
nampaknya Tuhan Yesus agak kesal, penduduk kota Khorazim dan Betsaida, tidak satupun yang tergerak oleh mujizat.
Lalu bagaimana dengan orang-orang zaman ini?
Kita harus berani jujur mengakui, masih ada orang-orang kristen yang belum bertobat.
Bukankah mereka percaya kepada Tuhan Yesus?
Bukankah mereka juga berdoa kepada-Nya?
Bukankah mereka turut beribadat?
Dan bisa saja saya sendiri belum bisa disebut sebagai orang yang bertobat.
Namun saya percaya Tuhan Yesus selalu menuntun setiap orang untuk mencapai pertobatan.
Saudaraku,
tentunya kita semua ingin tampil sempurna di hadapan Tuhan Yesus.
Saya merasa iri jika melihat orang-orang saleh, orang-orang yang berjiwa merasul dan orang-orang yang memberikan hidupnya demi hidup orang lain.
Disisi lain saya sangat gembira karena sampai hari ini saya melihat mujizat-mujizat itu masih terjadi.
Dan menjadi tantangan bagi saya dan Saudara sebagai orang kristiani, kita adalah rasul-rasul Kristus yang telah diberikan kuasa untuk membuat mujizat(Bdk Mat 10:8).
Oleh karena itu mari kita berlomba-lomba supaya hidup kita menjadi mujizat bagi setiap orang di kehidupan kita.
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!(Bdk Markus 9:23)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 4 Oktober 2019
Allah Bapa kami
Sesungguhnya semua keajaiban yang tertulis dalam Injil
Sudah cukup bagi kami untuk percaya kepada-Mu dan bertobat
Sesungguhnya kami pun merasakan kejaiban-Mu dalam hidup kami
Dan sesungguhnya kuasa-Mu telah Engkau nyatakan dihadapan kami
Ampunilah kami ya Bapa ampunilah kami
Sekiranya hidup kami jauh dari sempurna
Setiap hari dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu
Bimbinglah kami dengan kuasa Roh-Mu
Supaya semakin hari hidup kami semakin berkenan dihadapan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 10:1-12;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 10:2
Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Luk 10:3
Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
--------
Luk 10:5
Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
---------
Luk 10:8
Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
Luk 10:9
dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
Luk 10:10
Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
Luk 10:11
Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
---------
Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit
Saudaraku,
tuaian banyak tetapi mengapa pekerja sedikit?
Kita adalah murid Allah kita adalah pekerja Allah, mengapa hanya sedikit yang sungguh-sungguh bekerja di ladang Allah?
Saya sangat percaya:
Kita rajin berdoa, apalagi saat ini bulan rosario.
Kita rajin ibadat.
Kita rajin berusaha untuk kemajuan kehidupan rohani kita.
Tetapi apakah semua itu meluap keluar di kehidupan kita?
Saudaraku,
seharusnya kita menyadari bahwa kita adalah rasul-rasul Kristus.
Sebab tidak semua yang beriman kepada Kritus wajahnya bercahaya.
Ada begitu banyak orang kristen yang berwajah muram, menunjukkan semangat yang buruk.
Disibukkan oleh berbagai kecemasan dan berbagai macam kegiatan lahiriah yang sia-sia.
Saudaraku,
mari berhati-hati dalam pergaulan dan dalam bentuk relasi apapun.
Hendaknya hidup kita bercahaya dan karya-karya Allah nyata dalam hidup kita.
Hidup kita harus mampu mengilhami semua orang di kehidupan kita dengan cinta kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 3 Oktober 2019
Allah Bapa kami
Kami hidup dalam belas kasih-Mu
Dan Engkau menghendaki belas kasih-Mu yang berlimpah, ikut pula dirasakan oleh semua orang di kehidupan kami
Oleh karena itu Ya Bapa
Kami mohon Engkau berkati semua usaha-usaha baik kami supaya berumbuh dan berbuah melimpah
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 18:1-5, 10;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 18:5
Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."
---------
Mat 18:10
Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
---------
Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga
Saudaraku,
Gereja percaya bahwa Allah memberikan kepada setiap orang beriman seorang malaekat pelindung.
Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu.(Bdk Kel 23:23)
Saya membiasakan diri untuk mengambil sikap hening saat bimbang, sebab saya percaya malaikat Allah akan mengantarku ke pilihan Allah.
Untuk itu saya ajak Saudaraku, setiap hari membaca Injil, sebab saya sangat percaya Injil adalah Sabda Allah, dan saya sering mengalami pada saat bimbang, Injil selalu memberi jawaban.
Sabda itulah yang dinyatakan oleh malaekat pelindung saya.
Tidak ada sesuatu yang lebih baik di dunia ini selain hidup dalam Sabda Allah.
Saudaraku,
jika kita membiasakan diri mencari persatuan dengan Allah, maka kita akan lebih merasakan kehadiran malaekat pelindung.
Kita harus sungguh-sungguh percaya dan yakin bahwa Allah dekat, bahkan sangat dekat dengan kita.
Ia akan menyatakan karya dan kuasa-Nya bagi kita setiap hari, supaya kita semakin bijaksana dan tidak mudah tertipu dan tidak mudah tersesat.
Tidak mudah disesatkan oleh khayalan-khayalan dan tidak mudah hanyut oleh bisikan-bisikan.
Segala sesuatu yang tidak bersumber dari Allah akan lenyap, maka pertimbangkanlah segala sesuatu dengan pertimbangan sebagai anak Allah.
Supaya hidup kita damai dan sejahtera selama-lamanya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 2 Oktober 2019
Allah Bapa kami
Engkaulah perisai pelindung kami, Engkaulah kemuliaan kami
Engkaulah kekuatan kami, bagi-Mu kami hendak bermazmur
Terpujilah Engkau ya Bapa untuk selama-lamanya
Kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Jagalah kami terhadap kesukaran-kesukaran hidup
Dan terhadap semua rintangan jiwa kami
Supaya kami tidak jatuh oleh karena kesukaran-kesukaran itu
Doa kami ini kami hunjukkan kepada-Mu
Dengan pengantaraan Kristus Raja dan Penyelamat kami
Amin
Injil Matius 18:1-5;
Mat 18:1
Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
Mat 18:2
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
Mat 18:3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:5
Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."
--------
Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga
Saudaraku,
salah satu alasan kenapa anak-anak dijadikan contoh untuk kerendahan hati, yaitu mereka lemah dan membutuhkan orang lain.
Orang dewasa lebih sulit untuk mengakui kekurangan dirinya.
Padahal sehebat-hebatnya orang, ada kalanya kehebatannya tidak mencukupi untuk melakukan hal-hal tertentu.
Jika ia memeperoleh dengan membayar orang lain, apakah bisa dikatakan ia mampu?
Saudaraku,
tanpa mau menerima dan mengakui kekurangan diri, tidak mungkin seseorang bisa rendah hati.
Tanpa kerendahan hati tidak akan pernah ada pertobatan.
Tanpa pertobatan tidak akan pernah ada pengampunan.
Tanpa pengampunan tidak akan memperoleh keselamatan.
Saudaraku,
kerendahan hati adalah salah satu jalan untuk mencapai kedamaian.
Mari selalu mengucap syukur atas segala pemberian Allah dan ingatlah tidak ada satu pun pemberian-Nya yang kurang bernilai, sebab pemberian Allah pasti berharga dan sangat berguna.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 1 Oktober 2019
Allah Bapa kami
Kami mohon jauhkanlah kami
Dari rasa percaya diri yang berlebihan
Sehingga kami tetap bersukacita dalam rahmat penghiburan dari-Mu
Allah Bapa kami sumber segala rahmat
Kami mohon ajarilah kami untuk mengucap syukur dalam segala hal
Dan kami mohon berilah kami keberanian untuk menerima dan mengakui kekurangan kami
Supaya hati dan pikiran kami jauh dari keluh kesah
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 9:46-50;
Luk 9:46
Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka.
Luk 9:47
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,
Luk 9:48
dan berkata kepada mereka: "Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."
Luk 9:49
Yohanes berkata: "Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
Luk 9:50
Yesus berkata kepadanya: "Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu."
--------
Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar
Saudaraku,
apapun yang terjadi, anak kecil selalu berlari ke orangtuanya dengan keyakinan bahwa ia pasti mendapatkan perlindungan dan penghiburan.
Anak-anak tidak memiliki apa-apa, semuanya milik orangtuanya.
Anak-anak lugu dan sederhana.
Saudaraku,
tanpa kesederhanaan, mustahil untuk menjadi seorang anak di hadapan Allah.
Jika seorang anak tersandung batu dan jatuh, ia hanya bisa menangis, namun orang dewasa lebih cenderung menyalahkan batunya, ada pula menuduh orang lain yang dengan sengaja meletakkan batu itu.
Ada baiknya kita memiliki kehidupan rohani anak-anak, sederhana jauh dari kesombongan.
Tidak serta merta mengandalkan dirinya sendiri tetapi mengandalkan kuasa Allah Bapa kita.
Dan apabila jatuh, tangan Allah Bapa kita pasti akan membangkitkan kita.
Saudaraku,
sifat kanak-kanak rohani menuntut penyerahan akal budi.
Memang sangat berat, sebab manusia cenderung berhitung untung rugi dan cenderung membenarkan dirinya sendiri.
Oleh karena itu diperlukan latihan terus menerus dalam mengambil sikap di setiap kejadian dengan semangat kesederhanaan dan rendah hati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 30 September 2019
Allah Bapa kami
Ajarilah kami berserah hanya kepada-Mu
Supaya kami tidak tergoda masuk dalam perdebatan yang berliku-liku
Kami hanya memgandalkan rahmat kekuatan-Mu
Dalam menjalani peziarahan kami di bumi ini
Untuk tetap rendah hati dan tidak mudah tergoda segala bentuk kemegahan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
