Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 2:1-12;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 2:1
Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
Mrk 2:2
Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
--------
Mrk 2:11
"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
--------
Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni
Saudaraku,
sering terjadi manusia berpaling dari rencana Allah oleh karena tidak sanggup menghadapi ketidaknyamanan.
Manusia lebih senang dan dengan respon sangat cepat saat menerima perintah dari keinginan daging.
Bersyukurlah kepada Allah, karena mata kita melihat kebenaran dan telinga kita mendengar keselamatan.
Kita punya Tuhan Yesus yang oleh karena kasih, Ia menderita sengsara supaya kita hidup damai dan sukacita.
Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
(Yes 53:3-4)
Dia menunjukan dan memberi teladan kepada kita sebagaimana Dia hidup dan yang luar biasa Ia mengampuni dan melupakan dosa kita, saat kita bertobat.
Karena kasih-Nya kepada kita, Dia menghapus pelanggaran-pelanggaran kita.
Lalu Roh Kudusnya menjaga dan memberikan kekuatan kepada kita agar kita tidak lagi dilumpuhkan oleh keinginan daging.
Saudaraku,
selama kita masih ada di dunia ini, tidak luput dari godaan untuk menyimpang.
Iblis bahkan masuk melalui perkara-perkara kecil dan mungkin kita tidak menduga.
Mari terima Kristus dan berikan Dia kuasa untuk mengatur hidup kita
Sehingga kita bebas dari kepicikan dan kesombongan lalu sanggup melewati ketidaknyamanan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 18 Januari 2019
Allah Bapa kami
Kebisingan ada setiap hari
Bahkan terkadang terasa sangat-sangat bising
Ada banyak saudara-saudara kami
Yang karena kepicikan dan kesombongannya ikut membuat kebisingan
Ikut meneruskan kegelisahan dan ketakutan
Kami berdoa untuk mereka dan untuk diri kami sendiri
Ya Bapa
Kendalikan hatinya dan tangannya
Supaya selalu menyadari bahwa iblis selalu menebarkan kalimat kegelisahan
Terimakasih Bapa
Kasih-Mu memperbarui hubungan kami dengan Engkau
Kami tidak lagi hidup dalam kebisingan
Tetapi kami memperoleh damai dan sukacita sebagai anak-anak-Mu
Dan kami mohon ya Bapa
Supaya kami sadar untuk selalu saling menguatkan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:40-45;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
-------
lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir
Saudaraku,
Tuhan Yesus datang supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup.
Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.(Bdk Luk 7:22)
Saudaraku di dalam Kristus,
Hidup bukan hanya sekedar melihat.
Hidup bukan hanya sekedar mendengar.
Hidup bukan hanya tentang kesehatan.
Hidup bukan hanya tentang kecukupan.
Dan ....
Keselamatan bukan tentang hidup kekal bersama Bapa, namun keselamatan dimulai dari hidup kita di dunia ini.
Yaitu hidup yang berguna bagi orang lain.
Apakah Saudara mau memiliki motor atau mobil yang mesinnya mati?
Mobil yang mesinnya mati, tidak ada gunanya.
Jadi jika manusia hanya memikirkan hidupnya sendiri dan keluarganya atau kelompoknya atau hanya kepada orang yang disukainya, sama saja dengan mati.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu?(Bdk Mat 5:46)
Saudaraku,
mari selalu menyadari dan menjaga bahwa Tuhan Yesus hidup, bergerak dan berbicara dalam hidup kita.
Jangan jadikan Tuhan Yesus hanya seperti jimat, jika sakit atau mengalami kesulitan lalu menggosok-nggosok jimat itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 17 Januari 2019
Bapa kami
Tuhan kami
Terlihat sangat jelas kehadiran-Mu
Kurasakan sentuhan kasih-Mu
Dan dengan sabar Engkau menuntun langkah kami
Sehingga kami tetap bertahan dijalan-Mu
Kami mengucap syukur
Kami berterima kasih
Engkau jadikan hidup kami berharga dimata-Mu
Dan Engkau meringankan tangan kami untuk mewartakan kasih dan kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:29-29;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Mrk 1:36
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
Mrk 1:37
waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."
Mrk 1:38
Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."
--------
Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana
Saudaraku,
dalam aktivitas kita sehari-hari terkadang terasa sangat lelah, apalagi ada beban pikiran lain selain pekerjaan.
Dan sering terjadi saat kelelahan mudah digoda oleh emosi, ditanya baik-baik dijawab dengan nada bicara tinggi.
Cukupkah dengan melatih kesabaran?
Yang diperlukan adalah kesadaran, supaya dalam segala keadaan kita tetap mampu mengendalikan diri.
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang.
Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
(2Tes 5:5-6)
Tuhan kita Yesus Kristus, karena Ia juga 100% manusia, secara kodrati juga mengalami kelelahan.
Ia memberikan teladan kepada kita, mengambil waktu untuk berdoa, terhubung dengan dengan Allah Bapa.
Saudaraku,
sebagai anak-anak Allah, hidup kita bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk kemuliaan Allah.
Dan hampir setiap saat kita dihadapkan dengan pilihan dan harus mengambil keputusan.
Kita memiliki Tuhan yang dekat, Tuhan yang berkenan hadir di hidup kita.
Ada Roh Kudus yang menjadi penuntun dan penasihat kita.
Jika ada keraguan, berdoalah secara khusus sebelum mengambil keputusan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 16 Januari 2019
Allah Bapa kami
Banyak hal-hal yang baik yang telah kami lalui bersama-Mu
Namun kebaikan-Mu bisa terlupakan oleh karena kegelisahan
Setiap hari dunia ini menebarkan ketakutan
Dan mencoba mengusik hubungan kami dengan Engkau
Sehingga mudah terjerat oleh bujuk rayu dari yang jahat
Ya Bapa
Pandanglah anak-Mu ini
Kami hanya percaya kepada-Mu
Kuasailah kami dengan kehendak-Mu
Terangilah hati kami dengan cahaya Roh-Mu
Supaya hidup kami menjadi wujud kasih dan kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:21-28;
Mrk 1:21
Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
Mrk 1:22
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Mrk 1:23
Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
Mrk 1:24
"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Mrk 1:25
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"
Mrk 1:26
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mrk 1:27
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."
--------
Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah
Saudaraku,
pernyataan atau pengakuan tersebut diucapkan oleh orang yang kerasukan roh jahat.
Menjadi bahan permenungan yang menarik bagi kita, bahwa roh jahat pun bisa mengucapkan kalimat pujian.
Sangat-sangat nyata di zaman ini, banyak orang yang menyebut nama Allah bahkan memuji nama Allah tetapi perbuatannya sangat bertentangan dengan Allah.
Banyak orang dengan berbagai cara berusaha tampil supaya terlihat sebagai pengikut Allah, tapi perbuatannya hanya untuk keuntungan diri sendiri.
Kecoa lari sangat kencang ketika tiba-tiba lampu saya nyalakan, dan mengarah ke tempat saya berdiri, artinya kecoa merasa terusik oleh cahaya bukan karena melihat kehadiran saya.
Spontan saya tersenyum, ternyata ada banyak manusia yang derajat moralnya lebih rendah dari kecoa.
Kecoa lari dan sembunyi saat melihat cahaya, tetapi manusia terang-terangan melakukan hal yang bertentangan dengan ajaran Allah, hanya untuk menuruti keinginan,kenikmatan dan ambisi.
Saudaraku,
ada orang yang kerasukan setan hadir ke rumah ibadat, dan ia melihat Tuhan Yesus.
Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret?
Pertanyaannya bagi kita:
Apakah kita melihat Tuhan Yesus?
Apakah kita lalu mengakui dosa-dosa kita dan kita merasa terusik lalu punya komitmen untuk meninggalkan dosa itu?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 15 Januari 2019
Allah Bapa di dalam surga
Kasihanilah kami ya Bapa
Berikanlah kami selalu kekuatan untuk menolak yang jahat
Yang setiap saat ada dalam pilihan kami
Tuntunlah kami dalam menghadapi pencobaan
Sebab kami sering sudah merasa tertekan dengan pencobaan kecil saja
Kami percaya Engkau melihat kesulitan dan kesulitan anak-Mu ini
Usirlah keinginan jahat dari dalam hati dan pikiran kami ya Bapa
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:14-20;
Mrk 1:14
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,
Mrk 1:15
kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
Mrk 1:16
Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mrk 1:17
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mrk 1:18
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mrk 1:19
Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
Mrk 1:20
Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.
--------
Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.
Saudaraku,
mengapa Tuhan Yesus memilih nelayan, orang-orang yang sederhana untuk menjadi murid-Nya?
Bukankah ada para imam dari suku lewi dan ada para ahli-ahli taurat.
Pertanyaan selanjutnya:
Mengapa Tuhan Yesus memilih kita?
Setiap dari kita punya latar belakang dan cara yang berbeda-beda dalam mendengar panggilan Tuhan Yesus.
Namun Tuhan memanggil kita untuk tujuan yang sama yaitu sebagai penjala manusia.
Menjala beda dengan memancing.
Menjala menangkap ikan dengan menebarkan jala.
Ya, kita telah menerima jala dari Tuhan Yesus, yaitu jala kasih.
Saya tidak baptis bayi, saya termasuk orang yang terjerat oleh jala kasih Kristus.
Beberapa yang menebarkan jala kasih, saat ini ikut membaca tulisan saya setiap pagi.
Yaitu teman seumuran saya waktu kecil dan kakak-kakak angkatan saya.
Mereka menampilkan kehidupan Kritus, mereka membawa kasih Kristus, hidup mereka berbeda dengan dunia.
Saya melihat TUHAN YESUS dalam keluarga mereka, dalam ucapan dan perbuatan mereka, dalam sikap mereka terhadap orang lain.
Dan mereka orang-orang desa yang sederhana.
Saya selalu berdoa untuk mereka, supaya tetap setia hidup dalam kasih Kristus dimanapun mereka berada.
Saudaraku,
jangan egois, kita telah menerima banyak kebaikan dari Allah.
Saya sangat-sangat yakin kita masing-masing telah dibekali oleh Tuhan Yesus untuk menjadi penjala manusia.
Saya ingatkan kembali, dihadapan kita ada yang hitam, supaya kita melihat dengan sangat jelas yang putih.
Sebodoh-bodohnya orang, pasti mampu membedakan putih dan hitam.
Sebodoh-bodohnya orang, pasti mampu membedakan siang dan malam.
Mari tebarkanlah JALA KASIH KRISTUS sekarang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 14 Januari 2019
Bapa yang Maha Kasih
Engkau menghendaki persembahan hidup
Engkau tidak ingin manusia mati karena dosa
Engkau berkenan kepada pertobatan orang fasik dari kelakuannya supaya memperoleh hidup
Terimakasih ya Bapa
Engkau telah memilih kami
Kami akan berusaha hidup benar dalam Roh-Mu
Sehingga hidup kami penuh kasih, sukacita, damai sejahtera, sabar dan murah hati
Dan kasih kebaikan-Mu terpancar melalui hidup kami setiap hari
Supaya semakin banyak orang yang melihat keselamatan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
