"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 9:35 - 10:1, 6-8;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
--------
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
--------

Sebagai orang Kristen, Allah memberikan bekal kepada kita, yaitu KASIH.
Dengan BELAS KASIH, kita menjadi berbeda dengan orang-orang dunia.
Itulah kerasulan kita sebagai pengikut Tuhan Yesus.

Ilustrasi:
Saat kita mengendarai mobil, mobil di depan kita berjalan sangat pelan.
Sedangkan dari lawan arah banyak kendaraan, sehingga kita tidak bisa mendahuluinya.
Padahal kita sedang terburu-buru, karena janjian dengan pacar, ditunggu istri/suami/anak, dll.
Secara manusia tentunya mungkin ngomel atau sedikit menggerutu bahkan marah.
Lalu mengambil kesimpulan sendiri misalnya: bego amat sih bawa mobil, kalau belajar jangan dijalan raya dong.
Apakah kita mengetahui, mungkin memang sedang belajar?
Apakah kita mengetahui, mungkin mobilnya bermasalah?
Apakah kita mengetahui, mungkin ada wanita hammil atau orang sakit di dalam mobilnya?

Perwujudan kasih diawali dari diri sendiri.
Dimulai dari cara kita menyikapi segala sesuatu.
Apabila kita selalu menyikapi secara negatif, atau selalu berpikir negatif apalagi selalu didasari oleh kepentingan diri sendiri,
Bagaimana kita akan memberikan kesembuhan bagi orang lain?
Bagaimana hidup kita bisa menjadi pewarta kabar baik?
Bagaimana kita bisa mengusir roh-roh jahat, sedangkan roh jahat itu ada di dalam diri kita?
Bagaimana kita bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang yang lemah di sekitar kita?

Kita telah dipanggil dan dipilih menjadi murid-Nya.
Dan kita telah diberi kuasa untuk mengalahkan dunia.
Mata kita tidak lagi buta, maka janganlah mudah tertipu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 9 Desember 2017

Terpujilah Engkau Tuhan dan Bapa kami
Engkau memberikan kekuatan baru
Bagi kami murid-murid-Mu
Mata kami melihat, yang tidak terlihat orang dunia
Telinga kami mendengar, yang tidak terdengar orang dunia

Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Dan kami mohon Rahmat-Mu
Agar kami juga mau melihat dan mendengar diri sendiri
Untuk bisa lebih waspada dan tidak bodoh
Sebab kami lebih banyak menghakimi orang lain
Tetapi lupa melihat diri sendiri

Ampunilah kami
Apabila kami sering tidak merasa bersalah
Menganggap diri sendiri selalu benar
Apabila kami menyadari kesombongan kami
Itulah kebodohan kami
Sebab kebenaran hanya ada pada-Mu

Kami percaya
Kami mampu menjadi rasul-Mu
Mengusir keinginan jahat
Dan hidup kami mampu memberikan kekuatan bagi setiap orang yang lemah

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 1:26-30;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
--------
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
--------

Inilah yang istimewa dari iman Kristen, Allah tidak hanya melihat dari kejahuan.
Namun Ia hadir dekat dengan kita, menjadi manusia seperti kita.
Karena Ia sangat mengasihi kita.

Hari ini kita merayakan Bunda Maria Dikandung Tanpa Dosa.
Perkandungan Maria tanpa noda dosa untuk mengingatkan kepada seluruh umat betapa luhurnya martabat Maria sebagai Bunda Penebus.
Maria adalah satu-satunya manusia yang dikecualikan Allah dari warisan Adam itu.
Sesungguhnya dara murni ini adalah manusia biasa sama seperti kita;

Bunda Maria dipilih oleh Allah.
Kita-pun dipilih oleh Allah.
Sang Sabda ada dalam hidup kita, untuk menghadirkan SABDA itu kepada semua orang.
Yaitu kabar baik dan keselamatan.

Perawan Maria yang Kudus.
Bunda Kasih yang murni.
Hati Bunda Maria sama seperti hati kita, terbuat dari daging.
Disucikan dan dimurnikan oleh Allah.

Dengan pertobatan, kita hidup baru bersama Tuhan Yesus.
Hati kita disucikan dan dimurnikan.
Dan kita hidup dalam Firman-Nya.

Mari kita menjaga hati, agar tidak menjadi lemah lalu menjadi penghalang kita dalam menyatu dengan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 8 Desember 2017

Bapa yang penuh kasih
Engkau mendatangi kami
Dan menjadikan kami anak-anak-Mu

Karya-Mu sungguh baik dan indah
Engkau memberikan Bunda Maria menjadi teladan bagi kami
Sekaligus menjadi guru berdoa bagi kami

Kami telah lahir baru oleh Roh Kudus
Dan Engkau kuduskan kami
Maka kami mohon Rahmat-Mu ya Bapa
Supaya kami hidup kudus
Sehingga hidup kami menjadi kabar baik bagi setiap orang

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 7:21, 24-27

Mat 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
--------
Mat 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Mat 7:25
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Mat 7:26
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Mat 7:27
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
--------

melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga

Bukan tentang mengatakan hal yang benar, melainkan melakukan yang benar.
Bukan perkataan melainkan sikap dan perbuatan.
Kita semua tahu yang benar, namun apakah kita melakukan yang benar?
Akan tampak saat hujan dan banjir datang.
Banjir kehidupan:
Persoalan rumah tangga/pernikahan.
Persoalan keuangan.
Godaan materi dan hawa nafsu.
dll.

Banyak bukti yang gagal memahami bahwa ia punya Allah.
Justru yang punya allah hanya mulutnya, bajunya, mobilnya atau rumahnya.
Bicara sopan dan santun.
Bajunya menjadi simbol agama.
Mobil dan rumahnya banyak ornamen bertemakan agama.
Namun tak ada kepedulian sedikitpun dengan keluarga atau orang lain.

Allah datang kepada manusia membawa kebaikan dan kedamaian.
Apabila orang mempertajam perbedaan, menjelek-jelekan orang lain bahkan menghakimi orang lain apakah bisa disebut ia mempunyai Allah?
Itu adalah termasuk orang-orang yang gagal memahami Allah.

Hubungan kita dengan Allah adalah karunia iman.
Karunia ilahi, sehingga kita bisa melihat kebenaran dalam Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Kamis 7 Desember 2017

Kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Engkau membuka mata kami
Sehingga kami melihat kebenaran dalam Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Dan kami mengucapkan terima kasih
Oleh karena Roh Kudus-Mu membawa kami masuk ke dalam kebenaran

Engkau menjawab doa-doa kami
Kamipun percaya
Bahwa mereka yang hidupnya telah menghadirkan kebenaran-Mu
Engkau berikan tempat yang layak dalam kerajaan-Mu

Kami mohon ya Bapa
Iman kami
Yang adalah karunia terbesar dari-Mu
Membawa kami hidup dalam kebenaran-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 15:29-37;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 15:31
Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
Mat 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
Mat 15:33
Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
Mat 15:34
Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
Mat 15:35
Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
Mat 15:36
Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
Mat 15:37
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.
-------

Orang lumpuh berjalan.
Orang buta melihat.
Orang yang lapar dikenyangkan.

Saudaraku, sedikit pertanyaan untuk saya dan Saudara:
Apabila yang semula lumpuh, lalu kemudian sembuh dan bisa berjalan normal dan setelah pulang ke rumahnya,
apakah hidupnya masih sama dengan hidup sebelumnya?
Demikian pula dengan yang buta telah sembuh dan melihat, apakah hidupnya sama dengan hidup sebelumnya?

Lalu pertanyaan selanjutanya:
Apakah ada perubahan dalam hidup kita sebagai orang Kristen yang ber-iman kepada Tuhan Yesus?

Mungkin apabila kita merasa sehat, tidak pernah merasakan jamahan-Nya.
Atau bagi kita yang merasa superior, tidak akan pernah mengakui penyertaan-Nya.

Ilustrasi:
Ada 2 orang yang sembuh dari sakit.
Seorang berkata:
Waaaooo. dokter di rumah sakit ini hebat-hebat, akhirnya saya sembuh.
Yang seorang lagi berkata:
Tuhan Yesus sangat baik, Ia menyertai para dokter dan suster sehingga mereka menyembuhkan sakitku dan dengan sabar dan penuh kasih merawat aku.

Segala sesuatu ada input dan ada output.
Ucapan syukur hanyalah basa-basi apabila tidak ada output atau tindakan nyata yang menjadi perwujudan ucapan syukur.

Bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita adalah rasul-rasul baru untuk membawa kesembuhan dan sukacita kepada semua orang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 6 Desember 2017

Bapa di dalam surga
Engkau sumber kehidupan
Engkaulah yang membuat kami hidup
Dan Engkau selalu menyertai kami
Engkau yang menyediakan kebutuhan kami
Engkau pula yang selalu menghibur kami

Kami mohon ya Bapa
Rahmat-Mu selalu memberikan kesadaran kami
Bahwa kami ini anak-anak-Mu, rasul-rasul-Mu
Engkau menghendaki hidup kami berguna bagi banyak orang

Jadikanlah kami:
Penyembuh
Penghibur
Penolong
Pembawa kebaikan
Untuk semua orang

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 10:21-24

Luk 10:21
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Luk 10:22
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
Luk 10:23
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
Luk 10:24    
Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
-------

Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya.(Bdk Yes 9:7)

damai sejahtera tidak berkesudahan, nubuat Nabi Yesaya tentang Tuhan kita Yesus Kristus.
Lalu artinya bagi kita yang percaya kepada-Nya, memiliki tanggung jawab membawa kedamaian.

Saya katolik, pengikut Tuhan Yesus Raja Damai.
Dan salah satu yang saya lakukan untuk membawa damai adalah:
Membuat teman-teman saya yang muslim menjadi lebih muslim.
Membuat teman-teman saya yang budha menjadi lebih budha.
Membuat teman-teman saya yang hindu menjadi lebih hindu.
Dan seterusnya termasuk teman-teman yang punya kepercayaan lain untuk menemukan kedamaian sesuai dengan kepercayaannya.

Apakah diantara Saudaraku, ada yang berpendapat saya adalah orang aneh dan tidak logis?

Apapun pendapat Saudara, saya adalah anak Raja Damai.
Dan Saudaraku semua yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah anak Raja Damai.
Walaupun kita dibenci atau dianggap musuh, namun kita tetap menganggap yang membenci kita sebagai saudara.
Dengan demikian Tuhan kita Yesus melihat dari sorga dengan penuh gembira.

Mari saya ajak Saudaraku melihat:
Kegaduhan yang terjadi di bumi ini juga di negara kita misalnya, lebih banyak disebabkan oleh orang-orang besar.
Yang memiliki banyak uang dan mempunyai kepentingan baik pribadi ataupun kelompok.

karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.(Bdk Luk 10:21)

Cara-cara yang dilakukan dengan membuat buta mata orang-orang kecil.
Yang seharusnya mereka melihat dan menikmati kedamaian justru dikotak-kotakan dan diajak membenci kotak lain.

Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.(Mat 18:6)

Setujukah Saudara, anak-anak kecil saya ubah menjadi orang-orang kecil?
Maka marilah kita berhati-hati, janganlah karena kepentingan kita atau kelompok kita, kita melakukan segala sesuatu yang menyesatkan orang lain.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 5 desember 2017

Allah Bapa di dalam sorga
Engkau melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong
Sebab kasih-Mu tak pernah kurang bagi yang lemah dan yang miskin
Dan melepaskan orang-orang yang tertindas

Kami mohon rahmat-Mu ya Bapa
Supaya mata kami melihat kesulitan orang lain
Supaya telinga kami mendengar permintaan pertolongan
Supaya tangan kami cepat bergerak dalam kasih-Mu

Jadikanlah hidup kami sumber kedamaian
Ditengah dunia yang penuh curiga dan ketakutan

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin