Injil Lukas 12:35-38;
Luk 12:35
"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
Luk 12:36
Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
Luk 12:37
Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
Luk 12:38
Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
------------
Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang
Saudaraku,
membaca dan mendengarkan Kitab Suci adalah "membayangkan kenyataan" dalam semua "suasana"nya.
Dan membiarkan "Tuhan berbicara" dan Tuhan sendiri yang akan membawa seseorang kepada kebenaran "bacaan" tersebut.
Saudaraku,
hamba pertama bertindak berdasarkan pengetahuan yang salah, berpikir tuannya terlambat pulang.
Berbeda dengan pengetahuan yang benar: "mengetahui bahwa ia tidak tahu".
Hamba itu mendapat celaan, hukuman berat dan ditempatkan di tempat bersama orang-orang yang tidak setia.
Penting bagi kita untuk tetap "siaga", dengan selalu mengumpulkan perbendaharaan perbuatan baik.
Setiap orang akan diberi pahala segera setelah hidupnya sesuai dengan perbuatan dan imannya.
Bagaimana pengharapan kita akan kerajaan Allah bisa menghilangkan rasa takut?
Bagaimana kita terlibat aktif membangun kerajaan Allah?
Bagaimana Allah menjadi bagian dari visi kita untuk masa depan?
Saudaraku,
“Ikatlah pinggangmu” dari ayat 12:35 berarti “bersiaplah”.
Demikian pula, Santo Petrus mengajarkan:
Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.(1Petrus 1:13)
Orang Israel diperintahkan untuk memakan hidangan Paskah pertama sebagai persiapan untuk meninggalkan Mesir, “dengan pinggangmu terikat, sandal di kakimu dan tongkat di tanganmu, kamu harus makan seperti orang-orang yang sedang terburu-buru.” (Bdk Kel 12:11)
Kita dipanggil untuk waspada dan aktif dengan setia dalam hidup ini, untuk terlibat dalam "pekerjaan-pekerjaan Allah".
Tunjukkan belas kasih secara terang-terangan setiap hari, terutama ketika kita sendiri sedang mengalami kesulitan.
Dengan cara ini kita akan seperti seorang hamba yang menunggu dengan penuh harap.
Dan satu hari nanti ketika kita mengakhiri hidup ini, kita akan menemukan Tuhan Yesus menunggu kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 20 Oktober 2026
Tuhan Yesus
Engkau mengajarkan kepada kami untuk hidup setia dalam kewaspadaan
Kami menyadari kekurangan dan kelemahan kami
Kami sangat mudah disesatkan oleh berbagai bentuk cinta diri
Maka kami mohon, bimbinglah dan pimpinlah kami untuk hidup setia dalam kehadiranMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa