Injil Markus 7:22-30;
Mrk 7:24
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.
Mrk 7:25
Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Mrk 7:26
Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
Mrk 7:27
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mrk 7:28
Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Mrk 7:29
Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
Mrk 7:30
Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
----------
Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing
Saudaraku,
Tuhan Yesus digambarkan sebagai "Elia baru", mengunjungi wilayah bangsa-bangsa bukan Yahudi dan bahkan menyembuhkan mereka.
Orang Yahudi takut, tidak suka atau bahkan benci terhadap orang asing atau orang yang dianggap berbeda.
Bahkan menjauhi orang Samaria yang setengah Yahudi.
Jadi Tuhan Yesus ketika bertemu dengan perempuan Yunani yang meminta untuk mengusir setan, Dia berkata, menggunakan bahasa para pemimpin Yahudi: "Biarlah anak-anak diberi makan terlebih dahulu, karena tidak pantas mengambil roti anak-anak dan melemparkannya kepada anjing-anjing."
Perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan, tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Saudaraku,
kita bisa melihat bahwa "perjalanan religius" melewati "pengakuan" akan Allah yang peduli kepada kita.
Manusia religius berusaha untuk melihat tanda-tanda Tuhan hadir dalam pengalaman hidup sehari-hari, dalam siklus musim, dalam kesuburan bumi dan tanda-tanda alam lainnya.
Tuhan Yesus adalah Terang dan Dia dapat ditemukan juga oleh mereka yang mencari-Nya dengan hati yang tulus.
Saudaraku,
belas kasih Allah terhadap kita manusia, menunjukkan kepada kita bahwa ketika kita mendekat kepada Allah, terang manusia kita tidak larut dalam kebesaran terang-Nya, seperti bintang yang ditelan oleh fajar, tetapi "bersinar lebih terang".
Iman kita kepada Tuhan Yesus, satu-satunya Juruselamat dunia, menyatakan bahwa semua terang Allah terkonsentrasi di dalam Dia, dalam “kehidupan-Nya yang bercahaya”.
Semakin kita membenamkan diri dalam lingkaran cahaya Kristus, semakin mampu kita memahamiNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 12 Februari 2026
Tuhan Yesus
TerangMu menuntun langkah kaki kami
Belas kasihMu yang memelihara kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap setia dijalanMu
Dan mampukanlah kami untuk memahami kehendakMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
