Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 3:1-6;
Mrk 3:7
Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,
Mrk 3:8
dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.
Mrk 3:9
Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
Mrk 3:10
Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
Mrk 3:11
Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah."
Mrk 3:12
Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
--------
Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia
Saudaraku,
orang Yahudi menantikan Mesias yang akan membebaskan mereka dari kekuasaan Romawi.
Tetapi Tuhan Yesus datang ke dunia bukan untuk itu.
Tetapi untuk menerangi hati manusia, supaya manusia tidak lagi hidup dalam "kuasa daging" atau dijajah oleh daging.
Oleh karena itu Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
Sebab pasti orang Yahudi akan memaksa Dia untuk menjadi raja dunia.
Saudaraku,
Mesias membebaskan manusia dari kuasa kegelapan.
Melalui Injil kita mengetahui bahwa manusia pertama yang diciptakan oleh Allah, Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa karena godaan iblis.
Dan Allah telah mengutus banyak nabi, tetapi manusia tetap saja memilih menjadi hamba daging.
Tuhan Yesus lahir menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia yang dikashi-Nya dari kuasa kegelapan.
Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.(Yoh 8:12)
Oleh karena itu mari kita taat kepada pengajaran-Nya dan meneladan ketekunan-Nya.
Supaya Terang itu membebaskan kita dari "kebutaan hati".
Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.(Bdk Mrk 7:21-22)
Maka marilah kita senantiasa mengusahakan keutamaan hidup dengan mencurahkan perhatian kita hanya kepada perintah Roh Kudus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 19 Januari 2023
Tuhan Yesus
Terimakasih untuk salib-Mu
Sebab melalui salib itu Engkau mengajarkan kami supaya kami berani menyalibkan daging
Dan terimakasih oleh karena terang Roh Kudus, mata kami melihat keutamaan
Kami membutuhkan Engkau setiap hari ya Tuhan
Sebab pengetahuan kami tidak cukup untuk menjaga kami tetap taat kepada kehendak-Mu
Kami mohon bebaskanlah kami dari segala keinginan yang jahat
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 3:1-6;
Mrk 3:1
Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
Mrk 3:2
Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Mrk 3:3
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"
Mrk 3:4
Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
Mrk 3:5
Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
Mrk 3:6
Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.
-------
Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?
Saudaraku,
bacaan Injil hari ini masih tentang orang-orang Farisi.
Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Saudaraku,
orang Farisi gagal memahami bahwa hari Sabat adalah hari untuk "pemulihan".
Lalu tentunya banyak orang Israel di zaman itu pun tidak sampai kepada pemulihan karena alasan ketaatannya kepada hukum Taurat hanya karena "takut tidak suci di hadapan orang Farisi".
Sebab memang di zaman itu orang Farisi seolah-olah atau merasa telah menerima amanat dari Allah untuk menghakimi orang dengan menggunakan aturan yang mereka buat.
Jadi ibadat mereka bukan lagi dari dorongan iman kepada Allah, tetapi karena "takut aturan".
Ironisanya aturan-aturan atau hukum yang mereka buat justru menutup pintu atau menghalangi orang yang ingin datang kepada Allah.
Disisi lain orang-orang Farisi merasa orang yang paling suci, lalu jadi sombong dan arogan.
Sehingga mereka tidak mampu melihat karya-karya Allah.
Saudaraku,
kita telah dipilih untuk "menghadirkan Allah" dalam hidup kita sehari-hari.
Kita harus selalu sadar bahwa kita adalah "abdi Allah".
Maka mari kita hidup sebagai abdi Allah, supaya tidak ada lagi tempat untuk kegiatan-kegiatan lahiriah yang mengabdi kepada diri sendiri.
Ibadat yang benar adalah ketika setiap saat kita berani menyadari "kehadiran Allah" dan "takut kepada Allah".
Kita harus yakin bahwa Allah senantiasa berada di dekat kita, sebab Dia hidup dan Dia adalah Bapa yang penuh kasih.
Lalu tentunya hidup ini bukan lagi disibukkan tentang mana yang baik atau dan mana yang tidak baik, tetapi menjaga diri supaya tidak terpisah dari Allah.
Apa yang memisahkan kita dari Allah?
Jawabannya kita semua sudah mengetahuinya yaitu: keinginan daging.
Keingian daging lah yang selalu memperbudak kita sehingga kita menjadi hamba diri, tidak lagi hidup sebagai hamba Allah.
Saudaraku,
mari selalu kita sadari bahwa hidup kita telah dipilih Allah untuk membawa keselamatan.
Sucikanlah "sarana-sarana manusiawi dan bertekunlah dalam doa", supaya kita TIDAK KEHILANGAN KEHADIRANNYA.
Gunakan semua barang-barang duniawi yang dalam kuasa kita untuk menghadiekan kuasa-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 18 Januari 2023
Allah Bapa kami
Kami percaya dan kami sadar Roh Kudus hidup dan bergerak dalam diri kami
Membimbing dan memerintah kami
Dan selalu menyadarkan kami untuk hidup dalam kehadiran-Mu
Kami sadar itu tidak mudah
Dan kami sadar setiap detik adalah peperangan
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Supaya daging ini tidak takut menderita
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 2:23-28;
Mrk 2:23
Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
Mrk 2:24
Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
Mrk 2:25
Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,
Mrk 2:26
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu?yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya.
Mrk 2:27
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,
Mrk 2:28
jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
--------
Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?
Saudaraku,
oleh orang Farisi, ibadat telah menjadi suatu "ritual" mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.
Sabat adalah hari dimana tidak semua kegiatan boleh dilakukan.
Orang Farisi "membuat resep" cara menyenangkan Allah, dengan berbagai macam aturan-aturan.
Padahal Nabi Yesaya sudah mengatakan dengan sangat jelas:
Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku HANYALAH PERINTAH MANUSIA yang DIHAFALKAN.(Yes 29:13)
Saudaraku,
ketika ibadat menjadi aturan dan hukum yang harus dipatuhi, fokus tidak lagi kepada Allah.
Perhatikan, fokus hanya akan tertuju: apa yang kita lakukan dan bagaimana kita melakukannya.
Lalu seperti orang Farisi yang sibuk menjadi polisi dan hakim, mengawasi dan menghakimi "cara orang beribadat".
Jika ibadat kita seperti orang Farisi, kita akan "kehilangan Allah".
Saudaraku,
ibadat bukan tentang apa yang kita lakukan untuk Allah dan bagaimana kita melakukannya.
Ibadat adalah salah satu cara atau sarana untuk "melihat" apa yang TELAH Allah lakukan untuk kita.
Dan ibadat bukan untuk supaya dilihat orang.
Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
(Ams 27:1-2)
Maka ibadat harusnya adalah suatu usaha mendekat kepada Allah kita karena hidup kita tergantung sepenuhnya pada rahmat dan belas kasih-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 17 Januari 2023
Tuhan Yesus
Kami sangat percaya Engkau mengetahui kebutuhan kami
Dan kami percaya Engkau menghendaki supaya kami hidup
Terimakasih Engkau selau berada di dekat kami
Oleh sebab itu pantaslah kami mengucap syukur dan memuliakan nama-Mu sepanjang hari
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 2:18-22;
Mrk 2:18
Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: "Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mrk 2:19
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.
Mrk 2:20
Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mrk 2:21
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.
Mrk 2:22
Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."
--------
Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa
Saudaraku,
orang Israel berpuasa sebagai tanda penantian mereka akan Mesias dan untuk menjaga supaya "harapan" itu tetap hidup.
Keselamatan yang mereka nantikan itu sudah ada ditengah-tengah mereka.
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan "puasa baru", yaitu sebagai ungkapan kegemberiaan akan kebersamaan hidup bersama Mesias.
Dan sebagai suatu usaha penyembuhan dan pembebasan dari semua hal-hal yang menghalangi kesatuan dengan Allah.
Puasa orang-orang kristiani juga menjadi sebuah panggilan dan usaha untuk hidup lebih bermakna bersama Tuhan Yesus.
Oleh karena itu mari kita membangun semangat "matiraga" setiap hari.
Supaya kita tidak menjadi budak daging, sebaliknya kita sanggup "memperbudak daging" supaya hanya untuk melakukan kehendak Allah.
Mari perhatikan, hidup kita tidak akan pernah damai dan sejahtera, jika kita tidak menghilangkan rasa takut akan penderitaan.
Saya ingatkan kembali bahwa daging ini takut menderita.
Maka puasa kristiani bukan tentang makan dan minum dan bukan dalam rentang waktu tertentu.
Puasa orang kristiani adalah selama daging ini masih hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 16 Januari 2023
Tuhan Yesus
Kami menyadari bahwa tubuh ini selalu menuntut dan menjadi penghalang kemuliaan-Mu
Engkau telah mengalahkannya dengan salib
Maka kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk memandang salib itu
Supaya kami tidak menjadi budak keinginan daging
Dan supaya salib itu menjadi kekuatan untuk taat kepada Roh
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 1:29-34;
Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Yoh 1:30
Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
Yoh 1:31
Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
Yoh 1:32
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
Yoh 1:33
Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Yoh 1:34
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
--------
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah
Saudaraku,
sangat baik dan memang seharusnya, hidup kita "membawa kekristenan".
Artinya ucapan dan perbuatan kita harus "kristen".
Hati-hati loh seluruh orang di dunia ini mendengar dan mengerti siapa Tuhan Yesus.
Maka kita yang beriman kepada Tuhan Yesus, harus sungguh-sungguh hidup sebagai saksi-saksi-Nya.
Jika kita hidup semau-mau sendiri, bukan nama Tuhan Yesus yang cemar, tetapi kita akan malu sendiri.
Seharusnya "Hidup menjadi saksi" adalah LUAPAN dari DALAM.
Jika hanya dibuat-buat dan hanya untuk pencitraan apalagi untuk cari keuntungan pribadi, pada saatnya nanti akan dipermalukan oleh dunia.
Jalankan "kerasulan-Nya" bukan kerasulanmu.
Saudaraku,
bagi kita umat katolik, kita bisa memandang teladan para santo dan santa, para kudus.
Jika kita berani jujur, betapa kecilnya dan bahkan hampir tidak ada artinya semua yang telah kita kerjakan.
Apakah artinya hidup ini apabila dibandingkan dengan hidup mereka.
Mereka mengabdi Allah dalam kelaparan dan dahaga, dalam kedinginan dan kekurangan, dalam doa dan renungan, bahkan dalam hinaan.
Segenap waktu mereka gunakan sebaik-baiknya, untuk bergaul dengan Allah.
Semua itu mereka lakukan, supaya hari ini kita melihat Allah dan supaya kitapun berusaha untuk hidup menjadi saksi-saksi belas kasih Allah.
Mari kita rajin mengejar olah "keutamaan", karena kita dipilih untuk menjadi saksi-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 15 Januari 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon hiasilah hidup kami dengan segala macam keutamaan
Supaya setiap orang dikehidupan kami melihat dan menerima belas kasih dan mengalami kemuliaan-Mu
Kami mohon doronglah kami selalu, dengan kuasa Roh Kudus
Supaya hanya tumbuh niat-niat yang baik dan setia hidup dalam kuasa dan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
