Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 4:18-22;
Mat 4:18
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mat 4:19
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mat 4:20
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mat 4:21
Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
Mat 4:22
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
--------
Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia
Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memanggil kita, lalu tentunya kita tidak lagi hidup untuk diri kita sendiri.
Kita dipilih untuk membawa kabar baik.
Tetapi mari kita ingat bahwa Injil adalah "kabar baik" HANYA bagi mereka yang menyambutnya.
Oleh karena itu apabila hidup kita TIDAK MENJADI KABAR BAIK, sebaiknya segera bertobat.
Saudaraku,
jaga mata kita supaya tetap melihat "gerak Roh" dan jagalah telinga kita supaya mendengar "perkataan Roh".
Latihlah diri terus menerus untuk taat berjalan dalam kehendak-Nya.
Bukankah kita percaya bahwa ajaran Kristus melebihi semua ajaran manusia?
Jika YA, hendaklah kita selalu berusaha "menyesuaikan hidup kita dengan hidup Kritus".
Dan berharaplah hanya kepada-Nya.
Saudaraku,
kerasulan terbentuk oleh kebajikan-kebajikan pribadi kita.
Kita telah dipilih Allah untuk menjadi "pelaku Firman".
Maka mariah kita selalu mengusahakan "kesatuan dan ketaatan".
Satukan kehendak kita dengan kehendak Allah dan taatilah perintah-Nya.
Dengan demikian setiap orang di hidup kita, melihat dan mengalami perbuatan-perbuatan tangan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 30 November 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih hidup kami untuk menghadirkan kuasa dan belas kasih-Mu
Kami mohon ajarilah kami untuk taat supaya kami tidak menyimpang dari jalan-Mu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk senantiasa memelihara cita-cita yang mulia dan agung
Sehingga dalam segala keadaan Kau dapati kami setia mewartakan kuasa dan kebaikan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 10:21-24;
Luk 10:21
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Luk 10:22
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
Luk 10:23
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
Luk 10:24
Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
---------
Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat
Saudaraku,
berbahagialah kita karena "mata kita melihat pekerjaan-pekerjaan Allah".
Banyak orang ingin melihat apa yang kita lihat, tetapi mereka tidak melihatnya.
Lihatlah orang-orang dunia "taat kepada berbagai macam aturan manusia" hanya untuk melihat apa yang kita lihat.
Mari mengucap syukur atas karunia itu dan taatlah kepada penglihatan itu.
Saudaraku,
adakah yang sulit bagi Allah?
Apakah Allah diam saja saat kita berseru kepada-Nya?
Tidak, tetapi sifat manusia mudah disesatkan oleh khayalan-khayalan.
Terkadang khayalan-khayalan itu *memadamkan pengharapan* dan melemahkan tulang.
Saudaraku,
mari arahkan mata dan telingga kita kepada penyelenggaraan Allah.
Janganlah mengambil keputusan-keputusan menurut perasaan-perasaan saat itu.
Janganlah melihat kesukaran-kesukaran darimana datangnya.
Janganlah diartikan seolah-olah semua harapan sudah lenyap.
Dan janganlah merasa diri kita sendirian, ingatlah selalu kita memiliki Allah yang hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 29 November 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon rencana dan kehendak-Mu lah yang terjadi dalam hidup kami
Kami percaya kami tidak sendirian
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 8:5-11;
Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Mat 8:11
Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
--------
Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita
Saudaraku,
saat ini kita berada dalam pekan I adven, bacaan-bacaan Injil minggu ini akan meneguhkankan kita supaya tetap hidup dalam pengharapan.
Saya yakin seorang perwira dalam Injil hari ini telah mendengar kabar tentang Tuhan Yesus.
Dan ia percaya Tuhan Yesus berkuasa menyembuhkan hambanya yang sedang sakit.
Saudaraku,
sudah berapa lama Saudara bersama dengan Tuhan Yesus?
Peremungannya: lebih sering Saudara berharap kepada manusia atau kepada Tuhan Yesus?
Saudaraku,
sungguh bodohlah orang yang menaruh harapannya kepada manusia.
Kesombongan, membanggakan diri atas pencapaian dan kekayaannya adalah satu wujud menaruh harapan kepada manusia.
Dunia ini memang sangat lucu, ada orang yang bangga karena dekat dengan banyak "pejabat" dan dengan orang yang "berpangkat".
Menganggap seolah-olah pejabat dunia ini adalah "tempat mereka untuk berharap", untuk memperoleh berbagai macam kemudahan dan sarana untuk mencari berbagai macam keuntungan.
Saudaraku,
marilah kita tetap rendah hati seperti perwira itu.
Dan tidak ada jeleknya kita mengganggap diri lebih rendah daripada orang lain dan selalu menyadari kekuarangan dan kelemahan kita.
Supaya kita "hanya hidup oleh pengharapan", pengharapan akan Allah yang hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 28 November 2022
Tuhan Yesus
Kententraman hati hanya ada pada orang yang rendah hati dan berharap kepada-Mu
Ampunilah kami ya Tuhan sebab seringkali kami merasa bisa hidup sendiri
Kami mohon ajarilah kami untuk rendah hati
Supaya kami menyerahakan hidup kami hanya kepada pengharapan akan pemeliharaan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 24:37-44;
Mat 24:37
"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Mat 24:38
Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
Mat 24:39
dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Mat 24:40
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
Mat 24:41
kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
Mat 24:42
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
Mat 24:43
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
Mat 24:44
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
---------
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang
Saudaraku,
pada minggu Adven Pertama, kita menyalakan lilin adven 1 juga disebut lilin pengharapan, untuk mengingatkan kita menantikan kedatangan Kristus.
Tuhan Yesus menganugerahkan "iman" sehingga kita setia hidup dalam pengharapan.
Meskipun demikian kita juga harus selalu melihat bagaimana cara kita bergaul.
Hindari pergaulan yang berpotensi membuat kita menjadi hamba daging.
Sebab daging bisa "merusak pengharapan".
Daging selalu menolak penderitaan sehingga selalu menggoda kita untuk mencari jalan pintas.
Saudaraku,
pengharapan akan Allah, cukup kuat untuk setia dan melalui segala rintangan.
Seperti Abraham yang tetap hidup bertekun dalam iman:
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.(Rm 4:19)
Padahal Allah telah berfirman kepadanya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa.
Iman mendorong kita untuk taat kepada kehendak Allah dan pengharapan menjadi kekuatan untuk bertahan dalam segala keadaan.
Saudaraku,
bersyukurlah kepada Allah yang telah membantu kita dan bersukacitalah atas kemenangan kita.
Mari kita mohon kekuatan kepada Allah Bapa kita supaya kita tetap "terjaga".
Dan memiliki ketekunan hati yang tak tergoyahkan oleh apapun.
Ketekunan hati adalah perisai yang kuat agar kita tidak menyimpang dari jalan Allah.
Sehingga kita tidak mudah disesatkan karena kelemahan-kelemahan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 27 November 2022
Tuhan Yesus
Kami sadar bahwa kami mudah tertipu kehendak daging
Dan tak pantaslah kami jika berkeluh kesah kepada-Mu
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami mohon kuasailah hati kami dengan Firman-Mu
Berilah kami hati yang berjaga-jaga dan selalu taat kepada perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 21:34-36;
Luk 21:34
"Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Luk 21:35
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.
Luk 21:36
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."
---------
Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi
Saudaraku,
seberapa sering kita "melihat diri sendiri?"
Maksud saya bukan melihat diri kita di cermin, tetapi hadapkanlah hati kita ke "cermin firman Tuhan".
Bagaimana hasilnya dengan hatimu?
Jika masih ada yang berlawanan dengan kehendak Tuhan, janganlah takut atau khawatir.
Para kudus juga manusia biasa, manusia normal seperti kita, juga merasakan kecenderungan-kecenderungan cinta diri.
Para kudus berhasil "menjaga kemurnian hati, jiwa dan raga", demi taat kepada Allah.
Oleh karena itu jika engkau telah "menemukan Allah", kelemahan hatimu tidak akan menjadi penghalang bagi jiwa yang penuh tekad dan penuh kasih akan Allah.
Saudaraku,
perhatikanlah: demi cinta akan duniawi, seringkali kita menanggung banyak "penghinaan diri".
Lalu permenungannya: apakah kita sungguh-sungguh yakin mengasihi Allah, jika kita tidak bersedia menderita penghinaan demi Dia?
Daging ini akan menderita saat kita setia kepada kehendak-Nya.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita: _hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging._(Bdk Gal 5:16)
Saudaraku,
berbahagialah.. betapa nyata jalan itu!
Sangat jelas rintangan-rintangan yang ada.
Apalagi yang kita tunggu?
Ikutilah jalan itu, Tuhan Yesus pasti memberikan kekuatan kepada kita untuk melalui rintangan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 26 November 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon puaskanlah hati kami dengan pemberian-Mu
Kami mohon berilah kami kekuatan untuk mengalahkan segala bentuk kenikmatan daging
Dan kami mohon jagalah pintu hati kami dengan Firman-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
