"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 13:16-20;

Yoh 13:16
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
Yoh 13:17
Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.
Yoh 13:18
Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.
Yoh 13:19
Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia.
Yoh 13:20
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."
---------

Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku

Saudaraku,
perkataan Tuhan Yesus dalam Injil Yohanes pagi ini, mengajarkan kita bahwa "menjaga iman" itu tidak mudah.
Iman bukan seperti benda berharga yang bisa kita simpan di lemari lalu dikunci.
Iman harus dipelihara supaya berakar dan berbuah banyak.
Iman adalah "mata dan telinga" kita untuk melihat dan mendengarkan Tuhan dan karya-karya-Nya.
Dan iman "BUKAN JIMAT".

Saudaraku,
"iman" selalu mengarahkan mata dan telinga kita kepada Tuhan Yesus, jangan menolak itu!
Saya yakin jika Saudara berpaling sesaat saja, pasti akan tersesat.
Sebab manusia tidak pernah puas dengan pencapaiannya dan mencari segala cara untuk kepuasan itu.
Maka mari kita mohon kepada Tuhan Yesus dengan rendah hati supaya senantiasa menerangi hati dan pikiran kita dengan cahaya Roh Kudus.
Sehingga kita bisa dengan jelas membedakan jalan dunia dan jalan menuju hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 12 Mei 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon terangilah hati dan pikiran kami dengan cahaya Roh-Mu
Dan kami mohon kobarkanlah api iman kami
Supaya langkah kaki kami tetap menuju hidup

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Yohanes 12:44-50;

Yoh 12:44
Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;
Yoh 12:45
dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
Yoh 12:46
Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.
Yoh 12:47
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Yoh 12:48
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yoh 12:49
Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.
Yoh 12:50
Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."
---------

Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku

Saudaraku,
jika kita perhatikan, Injil Yohanes menyampaikan dengan sangat jelas semua "keajiban" yang telah dibuat oleh Tuhan Yesus.
Mengusir setan, menyembuhkan segala penyakit, memberi makan ribuan orang dan menghidupkan orang mati.
Tentunya semua orang, termasuk orang Farisi dan ahli-ahli Taurat penasaran, siapakah orang yang telah membuat banyak keajaiban itu.
Orang farisi dan ahli taurat tidak melihat pekerjaan-pekerjaan Allah itu.
Dalam Injil Yohanes pagi ini, Tuhan Yesus mengatakan kepada mereka bahwa Ia dan Bapa adalah satu, Ia adalah Allah.
Mereka tetap tidak percaya.

Saudaraku,
sampai hari ini jika mata kita melihat perbuatan Allah, itu karena Roh Kudus yang menyatakannya kepada kita.
Maka berbahagialah dan mengucap syukur kepada Allah.
Jika kita ingin selamat sampai kepada kehidupan kekal, jadikanlah "penglihatan" itu sebagai penuntun hidup kita.
Lalu tentunya kita harus sangat serius menanggapi penglihatan itu.
Sanggupkah kita berpaling dari kesenangan duniawi?
Ingat "keselamatan" bukan tetang aturan-aturan, bukan tentang makanan, bukan tentang minuman, bukan tentang cara berdoa, bukan pula tentang perbuatan baik.
Ada loh orang yang mencari kesenangan dalam doa, supaya nampak suci,
Ada loh orang mencari kesenangan dalam perbuatan baik, supaya memperoleh pujian.
Mari tempatkan segala sesuatu, diatas penglihatan dan pendengaran kita akan Allah, sehingga dalam segala hal, ucapan dan perbuatan kita tidak "menolak" Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 11 Mei 2022

Tuhan Yesus
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Kami mohon nyatakanlah perbuatan-perbuatan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan itu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

 

Injil Yohanes 10:23-30;

Yoh 10:22
Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.
Yoh 10:23
Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.
Yoh 10:24
Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami."
Yoh 10:25
Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
Yoh 10:26
tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
Yoh 10:27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
Yoh 10:28
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Yoh 10:29
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Yoh 10:30
Aku dan Bapa adalah satu."
---------

Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan?

Saudaraku,
orang-orang Farisi melihat bahwa Yesus adalah "orang istimewa".
Oleh karena itu mereka berusaha untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertayaan mereka.
Namun mereka tidak memperoleh apa-apa, sebab mereka berharap "memperoleh seperti sesuai apa yang mereka pikirkan".
Memang mereka mendengar "keajaiban" yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, tetapi mereka tidak melihat bahwa keajaiban itu sebagai "pekerjaan Allah".

Saudaraku,
sampai hari ini, orang-orang dunia hanya melihat Yesus sebagai nabi.
Mereka galau dengan pemikiran-pemikirannya sendiri yang terbatas.
Karya Allah tidak pernah bisa "dijangkau" hanya dengan pikiran manusia.
Misalnya, ada begitu banyak orang yang mengorbankan hidupnya untuk hidup orang lain.
Dimata mereka hanya melihat itu sebuah kebaikan dan mungkin pengorbanan.
Tetapi dimata orang yang melihat Allah, itu adalah sebuah mujizat dari Allah.
Seseorang tidak akan pernah melihat Allah, jika ia tidak mau menanggalkan "kemanusiannya".
Tuhan hanya akan nampak jika seseorang mau "mematikan kemanusiaannya".
Tidak cukup hanya dengan "mengatur daging", demi mentaati "aturan-aturan agama"

Saudaraku,
jangan bangga dulu sebagai orang kristiani.
Jangan merasa melihat Tuhan Yesus adalah Tuhan.
Saudara boleh bangga sebagai orang kristiani jika Saudara sudah melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Itu cara kita sebagai pengikut Tuhan Yesus, sibukkan diri dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Supaya kemanusiaan kita tidak menjadi raja, atas hidup kita.
Dalam segala hal kita tidak akan pernah bimbang, langkah kita pasti di jalan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 10 Mei 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Roh-Mu hidup dalam diri kami
Menuntun dan memerintah kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat
Supaya kami tidak disesatkan oleh pikiran-pikiran kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 10:1-10;

Yoh 10:1
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
Yoh 10:2
tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
Yoh 10:3
Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
Yoh 10:4
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
Yoh 10:5
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."
Yoh 10:6
Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
Yoh 10:7
Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
Yoh 10:8
Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
Yoh 10:9
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
Yoh 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
---------

Sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu, tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti

Saudaraku,
Injil kita pagi ini, Tuhan Yesus mengatakan kepada kita bahwa Ia adalah Gembala yang baik, ia mengenal domba-domba-Nya.
Dan setiap domba-dombanya mengenal suara-Nya.
Pagi ini saya menawarkan permenungan buat Saudara: Apakah kita "mengikuti" Tuhan Yesus atau orang asing?

Saudaraku,
hubungan kita dengan Tuhan Yesus itu sangat rawan, jadi kita tidak bisa santai-santai.
Setiap saat kita harus "menghidupi" iman kita.
Sangat jelas dalam Injil Yohanes pagi ini, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa kita adalah "domba".
Domba mudah tersesat dan lemah.
Jika kita mau jujur, kita itu mudah tertipu oleh berbagai macam "kepuasan palsu".
Seringkali kita menyesal dengan apa yang pada awalnya nampak baik dan menarik.
Maka makanlah hanya di ladang Tuhan dan berjalanlah mengikuti Sang Gembala.
Makan di ladang Tuhan artinya bekerja dengan penuh semangat dan jujur.
Ikutilah suara Tuhan, bukan suara daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 9 Mei 2022

Tuhan Yesus
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang bersyukur
Ampunilah kami jika Kau dapati kami seringkali kami mengeluh
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Kami serahkan semua rencana hidup kami hari ini
Dan kami arahkan mata dan telinga kami kepada-Mu
Bawalah kami kepada rencana-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 10:27-30

Yoh 10:27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
Yoh 10:28
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Yoh 10:29
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Yoh 10:30
Aku dan Bapa adalah satu."
---------

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku

Saudaraku,
mengapa Tuhan Yesus "memposisikan diri" sebagai gembala dan pengikut-pengikut-Nya adalah domba?
Sebab manusia itu bodoh seperti domba.
Manusia sangat mudah ditipu oleh keinginan-keinginannya sendiri.
Manusia diperintah oleh kesenangannya sendiri.
Dan Tuhan Yesus mengetahui bahwa "keinginan" itu akan membuat tersesat dan binasa.

Saudaraku,
Roh Allah ada dan hidup dalam diri kita.
Maka jangan langsung menuruti setiap keinginan, tetapi terlebih dulu "bertanyalah kepada Roh Kudus".
Roh Kudus akan "menyatakan" dengan sangat-sangat jelas dan tunduklah kepada-Nya.
Saya yakin 100% semua pengikut Tuhan Yesus sangat-sangat jelas melihat mana kehendak Allah dan mana keinginan daging.
Maka mari kita tunduk kepada "penglihatan" itu.
Ingat: setiap kesenangan ada TITIK kebosanan, jadi jangan sia-siakan hidup kita hanya untuk melayanani "kesenangan".
Arahakanlah mata dan telinga kita hanya kepada Sang Gembala.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 8 Mei 2022

Tuhan Yesus
Sungguh kami mengucap syukur sebab rahmat-Mu senantiasa memimpin kami sehingga mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Kami sadar bahwa setiap detik bisa membuat kami tersesat
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk mengalahkan keinginan-keinginan diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa