Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 22:1 - 23:56;
Ayat 39-54:
Luk 22:39
Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
Luk 22:40
Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:41
Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:
Luk 22:42
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Luk 22:43
Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
Luk 22:44
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Luk 22:45
Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita.
Luk 22:46
Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:47
Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya.
Luk 22:48
Maka kata Yesus kepadanya: "Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?"
Luk 22:49
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?"
Luk 22:50
Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.
Luk 22:51
Tetapi Yesus berkata: "Sudahlah itu." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.
Luk 22:52
Maka Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung?
Luk 22:53
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu."
Luk 22:54
Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh.
---------
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi
Saudaraku,
kita mengetahui Tuhan Yesus adalah Anak Allah yang hidup, Ia berkuaa atas hidup dan mati.
Dan Ia berukuasa atas dunia ini.
Ia menyerahkan hidup-Nya kepada tangan manusia, supaya kita yang percaya memeproleh hidup.
Kenyataan ini sulit untuk diterima dengan pemikiran manusia.
Maka pagi ini saya ajak Saudara untuk mengucap syukur dan memuliakan Allah, sebab kita diijinkan untuk melihat dan mengerti "misteri keselamatan".
Saudaraku,
jangan main-main dengan iman kristen kita, sebab itu karunia yang sangat luar biasa.
Roh Allah ada dan hidup dalam hidup kita, sehingga mata kita bisa melihat dari dimensi Allah dan telinga kita mendengar suara Allah.
Orang dunia melihat benar dan salah, hitam atau putih, baik dan buruk.
Tetapi seorang kristiani tidak lagi melihat seperti itu, tidak lagi menghakimi.
Seorang kristiani tidak perlu warna hitam supaya melihat yang putih.
Sebab kalau begitu akan menyalahkan yang hitan dan memuji yang putih.
Namun seorang kristiani melihat dengan belas kasih Allah.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berkata: bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
Maka mari jangan lagi kepada dunia, kita telah diangkat dari dunia dengan sengsara dan wafat Kristus.
Kita anak-anak Allah, pandanglah segala sesuatu dari dimensi Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 10 April 2022
Tuhan Yesus
Pengorbanan-Mu mengangkat kami dari dunia menuju hidup
Kami bersyukur, memuji dan memuliakan Engkau
Kami mohon supaya ucapan syukur kami dan pujian kami
Menjadi kekuatan kami untuk mengalahkan keduniawian
Kami percaya pasti menang
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 11:45-56;
Yoh 11:45
Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
Yoh 11:46
Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu.
Yoh 11:47
Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat.
Yoh 11:48
Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita."
Yoh 11:49
Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa,
Yoh 11:50
dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa."
Yoh 11:51
Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu,
Yoh 11:52
dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai.
Yoh 11:53
Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.
Yoh 11:54
Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi, Ia berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ Ia tinggal bersama-sama murid-murid-Nya.
Yoh 11:55
Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah itu.
Yoh 11:56
Mereka mencari Yesus dan sambil berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Bagaimana pendapatmu? Akan datang jugakah Ia ke pesta?"
---------
Kayafas, Imam Besar pada tahun itu berkata: lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa
Saudaraku,
orang Farisi dan orang Saduki sangat frustasi melihat pengikut Tuhan Yesus yang semakin banyak.
Terlebih para pengikut Yesus percaya bahwa Yesus adalah mesias. Anak Allah yang hidup.
Orang Farisi berpikir bahwa lebih baik 1 orang mati untuk bangsanya.
Sebab mereka "kalah pamor", semakin banyak orang yang percaya kepada Yesus.
Terlebih setelah Tuhan Yesus membalikan meja pedagang-pedagang di bait Allah dan melepaskan hewan-hewan dagangan mereka.
Menurut mereka Tuhan Yesus adalah "perusak tatanan".
Saudaraku,
bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, sulit untuk mengerti mengapa orang Farisi dan ahli taurat tidak melihat "keajaiban" yang telah dibuat oleh Tuhan Yesus.
Saat ini pun kita pasti juga merasa aneh saat pengikut-pengikut Yesus ditolak dimana-mana tanpa alasan yang jelas.
Terlebih di negara kita ini, ijin mendirikan gereja tidak mudah.
Apakah kita pengikut Tuhan Yesus melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan orang banyak?
Jelas jawabnya tidak!
Tetapi banyak orang memang "TAKUT MELIHAT KEPADA TERANG", takut mendekat kepada Terang, karena ada banyak hal buruk yang disembunyikannya.
Banyak orang berusaha "memadamkan terang", tetapi mereka tidak sadar bahwa terang yang mereka lihat bersmber dari Sang Cahaya Abadi.
Maka mari kita jaga hidup kita supaya selalu bercahaya, sebab untuk itulah kita dipilih.
Berbuat baik dimanapun kita berada dengan demikian perbuaan-perbuatan yang tidak baik akan nampak nyata.
Dimanapun kita berada berusahalah untuk "menjadi terang".
Sehingga setiap orang di sekitar kita bisa melihat dengan jelas, mana perbuatan Allah dan yang mana perbuatan manusia.
Mana yang dari Allah dan mana yang hanya "tipu-tipu", hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya supaya terlihat suci.
Walaupun kita ditolak, dimusuhi dan disakiti, tetaplah setia hidup dalam terang dan menjadi terang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 9 April 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau bercahaya dalam hidup kami
Supaya dimanapun kami berada dan melalui perbuatan-perbuatan kami
Setiap orang melihat kebaikan dan menerima belas kasih-Mu
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Tuhan
Supaya kami berani dan tegas menolak segala godaan yang menjauhkan kmai dengan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 10:31-42;
Yoh 10:31
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
Yoh 10:32
Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
Yoh 10:33
Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."
Yoh 10:34
Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
Yoh 10:35
Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah?sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan?,
Yoh 10:36
masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
Yoh 10:37
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,
Yoh 10:38
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
Yoh 10:39
Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.
Yoh 10:40
Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.
Yoh 10:41
Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar."
Yoh 10:42
Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.
---------
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku
Saudaraku,
berbahagialah kita karena kita percaya dan beriman kepada "Tuhan yang kelihatan."
berbahagialah kita karena mata kita melihat pekerjaan-pekerjaan-Nya.
Sungguh kita harus berbahagia, sebab banyak orang yang punya mata tetapi tidak melihat dan ada pula yang melihat pekerjaan itu tetapi tidak mau percaya.
Sebab hati mereka lebih memilih untuk dunia yaitu pujian dan kehormatan.
Tuhan kita Yesus Kristus mengajarkan kepada kita: perbuatan baik yang dilakukan tangan kanan kita jangan diketahui oleh tangan kiri.(Bdk Mat 6:3)
Pengajaran seperti itu tidak disukai orang dunia.
Telinganya haus pujian, berpikir untung rugi dan lebih tertarik dengan imbalan.
Saudaraku,
Tuhan Yesus memerintahkan dan memberikan kekuatan kepada kita supaya kita melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Maka jangan membohongi diri sendiri, kita mendengar suara Tuhan dan kita mengetahui perintah-Nya, lakukanlah itu.
Jangan hanya oleh karena bujukkan daging, kita mengabaikan pendengaran kita dan penglihatan kita.
Jangan hanya oleh karena daging, kita menjadi dungu.
Jangan hanya oleh karena daging, kita binasa.
Mari jadilah orang kristen, yang menghadirkan Kristus, menghadirkan Allah, bukan menghadirkan dirimu sendiri.
Sehingga melalui hidup kita, setiap orang di sekitar kita melihat Allah yang hidup, bukan Allah yang di langit.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 8 April 2022
Tuhan Yesus
Pekerjaan-pekerjaan-Mu nyata dihadapan kami
Dan penglihatan itulah yang menjaga hidup kami sehingga hidup kami masih dalam perintah-Mu
Namun terkadang terasa sangat berat sebab daging ini selalu menuntut
Maka kami mohon berikanlah kami kekuatan setiap hari untuk mati raga
Dan jauhkanlah kami dari cinta diri
Supaya hidup kami hanya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 8:31-42;
Yoh 8:51
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
Yoh 8:52
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.
Yoh 8:53
Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?"
Yoh 8:54
Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami,
Yoh 8:55
padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya.
Yoh 8:56
Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
Yoh 8:57
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?"
Yoh 8:58
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
Yoh 8:59
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.
--------
Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya
Saudaraku,
ketekunan orang-orang kudus adalah gambaran bahwa kitapun mampu "menjaga firman Tuhan" dengan sedemikian rupa sehingga hidup kita "berada dalam firman itu".
Yesus adalah Tuhan dan sebagai manusia Ia bukan hanya seorang tokoh masa lalu, namun Ia memberikan Roh Kudus kepada kita.
Roh itulah yang mnegajar kita dalam memahami firman Tuhan dan Roh Kudus menjadi "daya" kekuatan bagi kita supaya tetap hidup dalam firman itu.
Bagi orang yang tidak mengenalnya, kepercayan kita akan "Firman yang hidup" sangat sulit untuk diterima atau dipahami.
Sebab tanpa diawali dengan penyerahan diri kepada Tuhan Yesus, manusia hanya melihat firman atau sabda Tuhan, seperti sebuah aturan atau hukum.
Pada akhirnya hanya mengusahakan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.
Dengan demikian melakukan perintah-perintah Allah hanya oleh karena takut hukuman.
Padahal Allah itu kasih dan Allah ingin semua manusia yang dikasihinya itu "hidup".
Saudaraku,
oleh karena iman, kita mengetahui bahwa Allah itu tidak menghukum.
Manusia ditarik dan dipikat oleh keinginannya sendiri.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
(Yak 1:15)
Jadi dengan sangat jelas bahwa jika kita hidup dalam firman Tuhan, kita tidak akan mengalami maut.
Sebaliknya jika kita "hidup dalam keinginan", kita binasa oleh dan dalam keinginan itu.
Maka tergantung kita sendiri, kita memilih hidup atau memilih maut.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 7 April 2022
Tuhan Yesus
Kuasa-Mu Kau nyatakan setiap hari
Kami mohon dengan sungguh hati ampunilah kami
Jika Kau dapati kami hidup dalam keinginan kami sendiri
Dab berilah kami semangat dan kekuatan untuk memelihara firman-Mu supaya tumbuh dan berbuah
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 8:31-42;
Ayat 31-36:
Yoh 8:31
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
Yoh 8:32
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Yoh 8:33
Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Yoh 8:34
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Yoh 8:35
Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
Yoh 8:36
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
--------
Sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa
Saudaraku,
sangat jelas pengajaran Tuhan Yesus: sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Permenungan untuk kita adalah: Apakah kita mampu membedakan perbuatan yang dosa dan yang tidak?
Jika manusia sendirian, artinya tanpa sampur tangan "Roh Allah", terlalu sulit manusia membedakan berbuat dosa dan yang tidak.
Dan jika kita mau mengakui dengan jujur, apa segala perbuatan yang menguntungkan diri kita, itu tidak dosa.
Sebab demikianlah manusia, cenderung cinta diri dan menjadi hamba daging.
Kita pun mengetahui daging selalu ingin dilayani dan menolak untuk menderita.
Jadi tidak lagi mau tahu dosa atau tidak, manusia cenderung tunduk kepada keinginan daging.
Lalu jika ditegur selalu muncul pembenaran-pembenaran diri.
Saudaraku,
patut kita mengucap syukut setiap hari, sebab Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita dari hamba dosa.
Ia hidup dalam hidup kita, Ia dengan jelas menyatakan kepada kita, mana kehendak Allah dan yang mana keinginan daging.
Maka yang dibutuhkan adalah ketaatan kita supaya kita tidak diperbudak oleh keinginan daging.
Namun kita semua menyadari bahwa taat kepada Allah, hanya bualan belaka "pengorbanan".
Rajin ibadat, aktif di lingkungan, aktif di paroki itu baik, tetapi jika semua itu tidak bisa membuat kita berani berkorban sama saja bohong.
Pengorbanan adalah mematikan daging untuk supaya hanya melayani perintah Allah.
Maka mari kita lihat diri kita sendiri, bagaimana respon spontan kita dalam menyikapi setiap ketidaknyamanan.
Jika yang muncul spontan dari hati dan pikiran kita masih menyalahkan orang lain, berarti kita masih menjadi hamba diri.
Mohonlah kepada Tuhan supaya kita mampu mematikan daging, sehingga kita tidak menjadi hamba dosa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 6 Januari 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau buat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Terimaksih pula untuk Roh Kudus-Mu yang selalu menerangi hati dan pikiran kami
Sehingga kami dengan sangat-sangat jelas nampak mana kehendak-Mu dan yang mana keinginan daging
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk menolak segala godaan daging
Kami hanya ingin menjadi hamba-Mu dan hanya ingin melaksanakan perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
