Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 6:14-29;
Ayat 14-16:
Mrk 6:14
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Mrk 6:15
Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
Mrk 6:16
Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."
--------
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal
Saudaraku,
pendengaran Herodes "akan kehebatan seorang nabi" tidak mampu mengubah hidupnya, tidak membawa kepada pertobatan.
Saudaraku,
apakah kita sungguh-sungguh melihat Tuhan Yesus?
Apa yang kita lihat?
Apakah penglihatan itu yang memimmpin hidup kita?
Saudaraku,
belum tentu orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, melihat Tuhan Yesus.
Belum tentu orang yang melihat Tuhan Yesus, mendengar perintah-Nya.
Dan belum tentu orang yang mendengar perintah-Nya, taat kepada perintah itu.
Maka mari kita arahkan pandangan kita kepada diri kita sendiri.
Apakah kita sungguh-sungguh melihat Tuhan Yesus?
Apakah kita mendengar perintah-Nya?
Dan Apakah kita taat kepada perintah-Nya?
Saudaraku,
godaan ketaatan adalah "pikiran dan perasaan".
Padahal pikiran dan perasaan sering menyesatkan.
Jadi jika memang kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus adalah jalan menuju hidup, ya lakukan perintah-Nya dan ikuti teladan-Nya.
Jangan lagi mau dibodohi oleh pikiran dan perasaan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 4 Februari 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah pikiran dan perasaan kami
Supaya jiwa kami tidak disesatkan olehnya
Sebab kami sadar seringkali dikendalikan oleh cinta diri
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada perintah-Mu dan melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 6:7-13;
Mrk 6:7
Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,
Mrk 6:8
dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,
Mrk 6:9
boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.
Mrk 6:10
Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu.
Mrk 6:11
Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka."
Mrk 6:12
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,
Mrk 6:13
dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
--------
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat
Saudaraku,
kita semua merindukan dunia yang damai sejahtera.
Dan kita mengetahui dunia akan damai dan sejahtera apabila manusia melakukan kehendak Allah.
Tetapi kenyataannya tidak semua manusia yang mengaku beragama dan percaya kepada Allah, melakukan kehendak Allah.
Saudaraku,
para rasul diutus untuk mewartakan pertobatan.
Pertobatan seperti apa?
Berpaling dari menjadi "hamba diri" lalu hanya melakukan kehendak Allah.
Saudaraku,
kita adalah penerus para rasul, kitapun diutus untuk mewartakan pertobatan.
Bagaimana caranya?
Apakah kita harus menjadi imam? Harus hafal injil? Harus sekolah teologi?
Tidak harus seperti itu.
Apa yang kita wartakan tentang pertobatan?
Jika manusia taat kepada kehendak Allah, ia akan mengalami sukacita dan damai sejahtera.
Perhatikan seorang yang menyimpang dari kehendak Allah, ia tidak akan mengalami damai sejahtera.
Dalam kerasulan kita, sukacita dan damai sejahtera itu yang kita sajikan kepada setiap orang di sekitar kita.
Maka mari kita jaga iman kita dengan sungguh-sungguh.
Supaya iman kita tetap hidup dan selalu mendorong kita untuk "kritis terhadap keinginan diri" dan menjadi kekuatan untuk taat hanya kepada kehendak Allah.
Sehingga dimanapun kita berada dan apapun keadaan kita, hidup kita selalu memancarkan kedamaian dan sukacita dalam Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 3 Februari 2022
Tuhan Yesus
Setiap hari kami memuji dan memuliakan-Mu
Sebab Engkau telah memilih kami untuk menjadi saksi-Mu
Terimakasih untuk Cahaya Roh-Mu yang senantiasa menerangi langkah kami
Dan belas kasih-Mu yang selalu memuaskan kami
Sehingga kami tidak lagi tertarik dengan keduniawian
Kami mohon kekuatan-Mu setiap hari
Supaya kami tetap teguh mewartakan kabar sukacita dan damai sejahtera
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 2:22-40;
Ayat 22-30:
Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
--------
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan
Saudaraku,
Bunda Maria dan bapa Yusuf, mengetahui siapa Yesus, Dia adalah Anak Allah yang Mahatinggi.
Namun Mereka tetap taat kepada hukum Taurat Musa.
Saudaraku,
KELUARGA adalah GEREJA rumah tangga, dimana kekudusan dipelihara dan dihayati.
Bunda Maria, bapa Yusuf adalah manusia biasa seperti kita.
Mereka taat kepada Roh dan mengabaikan hiruk-pikuk keduniawian.
Saudaraku,
berbahagialah kita karena Roh Allah menuntun dan memberi kekuatan sehingga kita taat kepada penglihatan kita akan Allah.
Jadi kita "TIDAK lagi berjalan sebagai orang dunia" yang tidak memiliki kepastian dan apa yang diyakininya hanya "katanya".
Mata kita telah melihat keselamatan.
Saudaraku,
marilah kita menjaga ketaatan itu, jangan mudah percaya dengan pikiran dan perasaan.
Dan jangan mencoba untuk "berdebat" dengan dunia, pasti kita akan kalah.
Tetap mengarahkan mata, hati dan pikiran hanya kepada pekerjaan-pekerjaan Allah.
Dan yakinlah Roh Kudus pasti memberikan kekuatan kepada kita untuk hidup dalam ketaatan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 2 Februari 2022
Tuhan Yesus
Sabda-Mu ada dan hidup dalam hati dan pikiran kami
Menjadi mata kami untuk melihat dunia
Roh Kudus menguasai kehendak kami
Sehingga kami tetap hidup dalam ketaatan dan hanya melakukan perintah-Mu
Oleh karena itu kami mengawali pagi ini dengan mengucap syukur kepada-Mu
Dan kami serahkan semua rencana kami hari ini
Kami mohon tuntunlah kami supaya kami tetap setia di jalan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 5:21-43;
Ayat 21-25, 27-29; 38-43;
Mrk 5:21
Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
Mrk 5:22
datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
Mrk 5:23
dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
Mrk 5:24
Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
Mrk 5:25
Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
________
Mrk 5:27
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Mrk 5:28
Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mrk 5:29
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
--------
Mrk 5:38
Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
Mrk 5:39
Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
Mrk 5:40
Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
Mrk 5:41
Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
Mrk 5:42
Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
Mrk 5:43
Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
--------
Lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan
Saudaraku,
Injil kita hari ini seorang wanita sembuh dari sakit pendarahan bertahun-tahun dengan hanya menyentuh Jubah Tuhan Yesus.
Dan yang kedua Tuhan Yesus menghidupkan anak Yairus.
Menarik bagi saya, setelah Tuhan Yesus menghidupkan kembali anak itu, Ia menyuruh memberi anak itu makan.
Saudaraku,
makan adalah kebutuhan dasar manusia.
Maka mari kita perhatikan, Tuhan Yesus menyuruh kita "memberi makan" kepada siapa saja yang kesulitan mendapatkan makanan.
Sesuap nasi mampu menghidupkan bagi mereka yang hampir mati kelaparan, tidak harus memberi 1 karung beras.
Di sekitar kita banyak panti asuhan, setiap bulan kita bisa menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk mereka.
Memberi 5 karung beras itu baik, tetapi sesuap nasi pun sangat bernilai bagi yang membutuhkan.
Saudaraku,
kita semua memiliki kemampuan menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati.
Ada banyak orang di sekitar kita yang oleh karena situasi tertentu mereka membutuhkan pertolongan.
Jangan hanya mendoakan mereka, ada banyak cara untuk terlibat dalam menyembuhkan dan membangkitkan mereka, JIKA KITA MAU.
Bagi yang masih sekolah, kurangi uang jajan dan berikanlah kepada orang miskin.
Bagi yang telah bekerja, anggarkan setiap bulan untuk diberikan ke panti asuhan, panti jompo atau lainnya.
Jangan hanya melayani hidup kita sendiri, jangan hanya melayani daging, lebih utama layanilah Roh.
Saya ingatkan kembali: daging ini harus diberi "sedikit kurang" dari apa yang dibutuhkannya, supaya tidak menjadi jerat.
Saudaraku,
seseorang yang telah menerima dan mengalami nikmat Allah, ia tidak lagi melayani nafsu daging.
Ia tidak pelit dengan uang dan hartanya, ia ambil secukupnya, sisanya dijadikannya "mujizat".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 1 Februari 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon murnikanlah hati kami
Kami mohon gembirakanlah hati kami
Kami mohon terangilah hati kami dengan Roh-Mu
Kami mohon cukupkanlah kami dengan pemberian-Mu
Doronglah kami dan berikanlah kami kekuatan untuk selalu terlibat dalam karya penyelamatan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 5:1-20;
Mrk 5:1
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
Mrk 5:2
Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.
Mrk 5:3
Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
Mrk 5:4
karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
-------
Mrk 5:6
Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,
Mrk 5:7
dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"
Mrk 5:8
Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!"
-------
Mrk 5:18
Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.
Mrk 5:19
Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"
--------
Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu
Saudaraku,
pagi ini kembali saya ingatkan bahwa kita telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus.
Kita telah diangkat dari keduniawian.
Mata kita dibuatnya melihat dan telinga kita dibuatnya mendengar.
Dan kita diperintahkan untuk memberitahukan kepada semua orang, apa yang telah diperbuat oleh Tuhan atas diri kita.
Saudaraku,
saya sedih saat melihat seorang kristiani hidupnya penuh keluh kesah.
Bertemu dengan siapapun selalu menceritakan kesulitan dan kesusahan.
Kembali saya ingatkan memang tidak mudah mengalahkan daging.
Daging selalu berkata lelah, sehingga orang menjadi malas.
Daging selalu menuntut lebih dari apa yang dibutuhkan, sehingga membuat orang selalu mengeluh dan merasa kurang.
Saudaraku,
dengan sangat jelas Tuhan Yesus memilih kita untuk menjadi saksi-saksi-Nya.
Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak sendirian, Roh Kudus menyertainya, menguatkan dan menerangi jalannya.
Jadi jika kita semua SETIA hidup dalam Roh, maka hidup kita akan menjadi saksi-saksi kebaikan dan kuasa Allah.
Musuh kita adalah KEDAGINGAN, mari kita kalahkan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 31 Januari 2022
Tuhan Yesus
Ampunilah kami jika Kau dapati kami selalu sibuk dengan kegiatan lahiriah
Ampunilah kami jika Kau dapati kami melakukan perintah daging
Ampunilah kami jika kami lebih sering berkeluh kesah
Kami datang kepada-Mu memohon pengampunan dan belas kasih-Mu
Kami mohon baruilah hidup kami dan kuasilah dengan Roh-Mu
Pakailah hidup kami untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
