Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 1:40-45;
Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
Mrk 1:43
Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:
Mrk 1:44
"Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka."
Mrk 1:45
Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.
-----------
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan
Saudaraku,
bagi saya kesembuhan orang yang sakit kusta, bukan hanya kisah kesembuhan, namun lebih dari itu yaitu "kisah kasih".
Maka pagi hari ini mari kita ingat kembali bahwa Tuhan tidak pernah menghukum, Tuhan itu Kasih.
Tuhan pun tidak menghitung-hitung kejahatan kita, saat kita datang kepadanya dan bertobat, maka saat itu kita telah dikuduskan-Nya.
Tetapi bukan lantas kita hidup seenaknya lalu bertobat.
Perlu kita sadari setiap detik bahwa kita tidak pernah mengetahui apakah esok itu ada, bahkan 5 menit ke depan aja kita tidak punya kuasa.
Jika demikian maka kita harus menjalani detik demi detik dengan hidup dalam belas kasih Tuhan.
Saudaraku,
mungkin ada yang saat ini mengharapkan belas kasih Tuhan, sudah lama hidup dalam pergumulan, lalu bertanya mengapa Tuhan Yesus sampai hari ini belum menyembuhkan saya?
Orang yang sakit kusta dalam Injil hari ini, pasti telah bertahun-tahun mengharapkan kesembuhan.
Terlebih di zaman itu, kusta nyaris tidak bisa disembuhkan.
Maka saat mendengar tentang Tuhan Yesus, ia dengan iman memohon: Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku, ini bukan perkataan yang biasa namun pengakuan iman yang sederhana tetapi sangat mendalam.
Coba bandingkan dengan orang-orang farisi dan ahli taurat saat menyaksikan Tuhan Yesus mengajar dan menampilkan kuasa-Nya.
Maka permenungannya bagi kita: perwujudan iman tidak bisa basa-basi atau sekedar ucapan dari mulut saja.
Kita umat kristiani punya Tuhan yang penuh belas kasih dan yang punya kuasa menghidupkan orang mati.
Mari dimanapun kita berada, kita harus mampu membawa kesembuhan dan mewujudkan belas kasih Tuhan walaupun untuk itu kita harus berkorban.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 14 Februari 2021
Tuhan Yesus
Di hadapan kami Engkau nyatakan belas kasih-Mu setiap hari
Betapa baiknya Engkau Tuhan
Engkau memelihara kami dan menuntun kami dengan penuh kasih
Engkau tunjukkan seluruh kebaikan-Mu
Tidak ada satupun yang pantas untuk kami persembahkan kepada-Mu
Maka kami mohon pakailah hidup kami ini untuk menghadirkan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:1-10;
Mrk 8:1
Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:
Mrk 8:2
"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.
Mrk 8:3
Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."
Mrk 8:4
Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"
Mrk 8:5
Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."
Mrk 8:6
Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
Mrk 8:7
Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.
Mrk 8:8
Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.
Mrk 8:9
Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang.
Mrk 8:10
Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
-----------
Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini
Saudaraku,
kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup, Ia yang menciptakan seluruh dunia ini.
Apa yang kita sebut dengan "mujizat", tidak mustahil bagi Tuhan Yesus.
Saudaraku,
oleh karena "belas kasih" dan dengan "belas kasih", Ia menyatakan "kuasa-Nya".
Sedangkan dunia menyatakan kuasanya dengan kesombongan, kekayaan, kedudukan dan adapula dengan kecurangan dan kejahatan.
Coba kita perhatikan ada tokoh yang sukses memiliki banyak pengikut, dengan cara:
Menakut-nakuti pengikutnya.
Menjelek-jelekan tokoh lainnya.
Iming-iming kekayaan dan kekuasaan.
Berbagai macam hasutan kebohongan.
Menghakimi ajaran lainnya dengan pandangannya sendiri.
Saudaraku,
kita harus selalu menyadari bahwa "dunia ini jahat", maka kita harus hati-hati sebab setiap saat kita akan menghadapi "tipuan".
Lihatlah banyak orang yang memberi bukan oleh karena belas kasih.
Banyak orang yang terlihat peduli kepada sesamanya oleh karena sedang mengincar kekuasaan.
Banyak orang yang mengumpulkan dukungan dengan cara menghasut dan menghakimi orang lain.
Banyak orang yang memberi sumbangan supaya terkenal.
Dan masih banyak lagi cara-cara licik di dunia ini.
Maka marilah kita selalu waspada, dunia ini mengincar "anak Allah" dan dunia mengetahui bahwa daging manusia itu tidak tahan menderita.
Jadi mari penuhi hati kita dengan belas kasih dan cinta kepada Allah, supaya kita tidak mudah tergoda oleh kenikmatan dan kekuasaan yang ditawarkan oleh dunia.
Dan hati kita pun selalu peduli dengan sesama oleh karena tergerak oleh belas kasihan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 13 Februari 2021
Bapa di surga
Hidup kami ada dalam tangan-Mu
Kami tunduk dengan hukum-Mu
Kami serahkan seluruh keinginan kami untuk taat kepada kehendak-Mu
Dan kami mohon peliharalah dan puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 7:31-37;
Mrk 7:31
Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.
Mrk 7:32
Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.
Mrk 7:33
Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.
Mrk 7:34
Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!", artinya: Terbukalah!
Mrk 7:35
Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.
Mrk 7:36
Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.
Mrk 7:37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."
-----------
Ia menjadikan segala-galanya baik
Saudaraku,
tubuh manusia itu lemah, cepat lelah dan rentan terhadap berbagai macam penyakit.
Menyadari kelemahan itu semestinya manusia akan rendah hati dan berserah diri kepada Tuhan.
Tantangan lain tubuh manusia rakus dan selalu menuntut, inilah terkadang lalu menjadi penyebab manusia menjauh dari Tuhan.
Sebab kehendak Tuhan selalu berlawanan dengan tuntutan daging.
Saudaraku,
Tuhan telah menyembuhkan kita, sehingga telinga kita mendengar dan mata kita tidak lagi buta.
Kita mengetahui bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita dan Ia sangat mengasihi kita.
Bagian kita hanyalah "taat", supaya kehendak Tuhan yang terjadi.
Memang sangat berat, sebab kodrat manusia "tidak mau tunduk di bawah kuasa orang lain".
Dan hampir seluruh keinginan manusia hanya untuk dirinya sendiri.
Manusia memikirkan dirinya sendiri, Tuhan menghendaki untuk membawa kebaikan bagi banyak orang.
Manusia ingin dihormati, Tuhan memberikan teladan rendah hati.
Maka mari kita selalu hati-hati dan cermat dalam menanggapi setiap "dorongan", supaya kita tetap berada dalam kehendak-Nya.
Tuhan telah menjadikan kita baik, untuk melakukan pekerjaan baik.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 12 Februari 2021
Allah Bapa kami
Kami menyadari hidup ini sulit bahkan sangat sulit
Setiap detik ada pertentangan dalam diri kami
Dan daging ini selalu menuntut lebih
Maka kami membutuhkan Engkau ya Bapa
Supaya kami tetap setia dalam kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 7:24-30;
Mrk 7:24
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.
Mrk 7:25
Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Mrk 7:26
Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
Mrk 7:27
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mrk 7:28
Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Mrk 7:29
Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
Mrk 7:30
Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
-----------
Kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan
Saudaraku,
setiap orang yang mencari Tuhan pasti akan menemukan.
Sebab Tuhan adalah "Terang" dan tidak mungkin tidak terlihat.
Tetapi orang yang menerima kedamaian oleh karena Terang itu hanyalah orang yang berani menyingkirkan segala yang jahat.Dan sesorang yang berada didalam Terang, dengan mudah membedakan mana kehendak Tuhan dan yang mana keinginan dirinya sendiri.
Karena manusia cenderung cinta diiri, oleh karena itu lalu muncul pertempuran yang kemudian terjadi kebimbangan.
Yang terkadang tidak mudah untuk memilih, sebab selalu saja muncul pembenaran-pembenaran diri, sebab daging selalu ingin dilayani.
Maka kesombongan, keserakahan, kenikmatan, kekuasaan, jabatan dan lainnya, akan selalu nampak lebih nyata dan menarik.
_Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing_
Saudaraku,
Terang Tuhan selamanya tetap bersinar tetapi ada orang yang dengan sadar membelakanginya, sehingga ia melihat bayangannya sendiri walaupun berwarna hitam dan gelap, namun nampak "lebih besar dan berdaya".
Dan ironisnya banyak orang yang terpesona dengan bayangannya sendiri.
Maka mari jangan menjauh dari Allah, supaya Terang itu berada tepat diatas kepala kita.
Sehingga kita tidak tertipu oleh bayangan kita sendiri.
Tekun dan setia mengikuti Terang-Nya, seperti orang majus yang mengikuti bintang-Nya.
Tuhan mengajarkan kepada kita untuk rendah hati, sebab kesombongan bisa menghalangi pandangan kita kepada Allah lalu tersesat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 11 Februari 2021
Kepada-Mu kami mengarahkan mata dan telinga kami
Kami percayakan hidup kami dalam kuasa-Mu
Ya Bapa yang penuh belas kasih dan sumber penghiburan
Kami mohon kuasailah keinginan kami
Peliharalah dan cukupkanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan ajarilah kami agar selalu rendah hati
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 7:14-23;
Mrk 7:14
Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.
Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."
Mrk 7:16
(Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)
Mrk 7:17
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.
Mrk 7:18
Maka jawab-Nya: "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,
Mrk 7:19
karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
Mrk 7:20
Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
Mrk 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
Mrk 7:22
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Mrk 7:23
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
-----------
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan, semua hal-hal jahat yang timbul dari dalam yang menajiskan orang
Saudaraku,
orang yang hati nuraninya bersih, akan mampu menahan banyak penderitaan, sehingga ucapan dan perbuatannya tidak akan "menajiskan".
Ia tidak mudah mengeluh dan tidak akan menyalahkan apapun diluar dirinya.
Walaupun menghadapi berbagai macam kesulitan, ia akan selalu gembira.
Sebaliknya orang yang hati nuraninya tidak bersih, ia akan selalu merasa takut dan tidak tenang dan selalu berusaha untuk menyalahkan apapun dan siapapun.
Dan orang yang memperoleh sesuatu dengan cara yang tidak baik dan tidak jujur, ia tidak akan pernah merasa benar-benar gembira.
Dari situlah segala hal-hal yang jahat akan timbul.
Saudaraku,
sesorang tidak akan menjadi lebih suci karena dipuji dan tidak bertambah jahat karena dicela.
Pendapat orang lain tidak akan mampu mengubah keadaan kita, jika tidak ada keinginan yang timbul dari dalam.
Maka mari menyadari kelemahan kita untuk membangun semangat rendah hati.
Supaya kita mengenal diri kita sendiri seperti apa adanya, lalu tidak mudah menuruti dorongan keinginan hati dan akal budi.
Sehingga tidak akan pernah ada sedikitpun timbul keinginan yang jahat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 10 Februari 2021
Allah Bapa kami
Walaupun nampak semua mencari kepentingannya sendiri
Kami akan tetap mengutamakan melihat diri sendiri
Sebab kami menyadari bahwa kepentingan diri tidak akan pernah memuaskan hati
Kebahagian dan ketentraman hati hanya saat kami rendah hati dan taat kepada perintah-Mu
Maka kami menaruh semua pengharapan hanya kepada-Mu dan berlindung kepada kuasa-Mu
Sehingga ucapan dan perbuatan kami menjadi kabar gembira bagi setiap orang
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
