"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 2:1-12

Saya kutip ayat 2-5, 11-12;

Mrk 2:2
Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
-----------
Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
-----------

Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu

Saudaraku,
saya yakin setiap orang melihat Tuhan, tetapi tidak semua orang sanggup berjalan di jalan Tuhan, menuju ke tempat Tuhan.
saya yakin setiap orang mengerti tanda-tanda atau rambu-rambu di jalan Tuhan, tetapi tidak semua orang patuh.
Ketidakpatuhan itulah yang membuat manusia lumpuh, saya artikan dengan tidak bergerak menuju Tuhan.

Saudaraku,
kita tahu bahwa mementingkan diri sendiri, melayani diri sendiri bisa menyebabkan kita tersesat dan bahkan suatu saat tidak lagi mampu melihat jalan, tidak bergerak, lumpuh.
Atau hanya berputar-putar tanpa tujuan dan arah yang jelas.
Ada baiknya kita selalu menyadari bahwa dalam segala hal kita membutuhkan orang lain dan kita ada untuk berbuat kebaikan orang lain.
Lihatlah Allah Bapa kita, karena kasih-Nya kepada kita, datang menjadi manusia, menemani kita supaya kita sampai kepada kselamatan.
Maka pagi hari ini saya mengajak Saudaraku untuk melihat diri sendri, bagaimana kondisi Saudaraku saat ini.
Apakah masih setia berjalan dalam Tuhan?
Ada banyak orang di sekitar kita yang mampu menolong kita untuk berjalan menuju Tuhan.
Dan saya pun yakin, jika kita mau jujur kita sesungguhnya melihat jalan itu, tetapi ada banyak hal yang membuat kita lumpuh.
Akuilah kelumpuhan kita dan jika perlu meminta pertolongan kepada orang lain untuk membawa kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 15 Januari 2021

Tuhan Yesus Kristus
Tidak ada manusia yang begitu berhikmat sehingga dapat mengetahui segala-galanya
Maka kami berterima kasih kepada-Mu
Engkau membuat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Sehingga kami tidak lagi terpenjara dan lumpuh dalam keinginan diri sendiri
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Tuhan
Supaya melalui hidup kami setiap orang melihat jalan menuju kepada kesembuhan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 1:40-45

Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
Mrk 1:43
Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:
Mrk 1:44
"Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka."
Mrk 1:45
Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.
-----------

Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya

Saudaraku,
di zaman Tuhan Yesus, orang yang sakit kusta dikucilkan, sebab penyakit itu sangat menular.
Di zaman ini, di masyarakat kita juga masih banyak orang yang sakit "kusta", yaitu mereka yang terputus atau terisolasi, sendirian.
Orang tua di panti jompo, tunawisma di kolong jembatan.
Mereka seakan-akan tidak lagi dianggap sebagai manusia dan tidak banyak orang yang mau mendekat.
Ada banyak orang di dunia ini yang minta pertolongan, namun mereka tidak tahu bagaimana caranya memintanya.

Saudaraku,
ada banyak "penderita kusta" di sekitar kita.
Kita diutus untuk menjadi seperti Kristus, menjangkau mereka yang terputus, terisolasi dan sendirian.
Tuhan Yesus menyentuh orang-orang yang dianggap najis dan membuat mereka bersih.
Katanya bergaul dengan orang-orang yang tidak baik, bisa menular, mempengaruhi orang baik menjadi tidak baik.
Saya tidak begitu percaya itu, jika seseorang dikuasai oleh kebaikan, kebaikan itulah yang akan menular.
Keburukan tidak akan mampu menularinya, kecuali dia secara sadar mengijinkan keburukan itu menguasainya.
Kita pasti membawa kebaikan bagi orang lain, JIKA ITU YANG KITA INGINKAN.
Kenyataannya banyak orang baik yang membatasi kebaikannya itu untuk dirinya sendiri.

Saudarku,
hidup kita telah dibuat baik oleh Tuhan Yesus.
Dan Tuhan Yesus memerintahkan kepada kita supaya kebaikan itu diterima oleh semua orang.
Maka mari jangan mengisolasi diri dengan kebaikan itu dan hanya memikirkan keselamatan sendiri.
Dunia tidak pernah membuat batas tapi kitalah yang menciptakan batas, saat kita hanya memikirkan diri kita sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 14 Januari 2021

Allah Bapa kami
Engkau memberi kekuatan bagi yang lemah
Engkau pula yang memberi penghiburan bagi yang tersingkir
Terimakasih Engkau telah memilih kami menjadi anak-anak-Mu
Dan Engkau mengutus kami untuk memberitakan kabar baik dan membawa kesembuhan
Maka kami mohon tuntunlah kami ya Bapa
Dan angkatlah seluruh kelemahan dan kekuatiran kami
Sehingga dengan gembira dan sungguh hati dimanapun kami berada
Tetap semangat mewujudkan belas kasih dan kuasa-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 1:29-39

Mrk 1:29
Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.
Mrk 1:30
Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.
Mrk 1:31
Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Mrk 1:36
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
Mrk 1:37
waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."
Mrk 1:38
Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."
Mrk 1:39
Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
-----------

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana

Saudaraku,
kesibukan adalah tentang keadaan pikiran dan hati, bukan karena banyak pekerjaan atau tugas yang harus diselesaikan.
Harapan yang tidak realistis dan keinginan-keinginan yang tidak terkendali dapat mendorong aktivitas yang berlebihan.
Orang yang mencari kesenangan di luar diri tidak akan pernah merasa tenteram.
Orang tidak pernah tenteram hatinya, akan selalu merasa lelah.

Saudaraku,
ada baiknya setiap saat kita menyediakan waktu untuk berdoa, untuk bersama Tuhan.
Supaya kita selalu sadar untuk mengendalikan pikiran dan hati akan hal-hal yang tidak perlu.
Jika kita mau jujur hampir setiap detik melintas dalam pikiran kita perkara-perkara yang tidak perlu.
Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk berjuang dan untuk menang.
Mari dengan perlahan-lahan, penuh kesabaran dan ketenangan, serta dalam pertolongan Tuhan kita Yesus Kritus, kita bersihkan hati dan pikiran kita dari hal-hal pemuas diri.
Sebab mula-mula di dalam hati dan pikiran memang hanya timbul angan-angan biasa saja, kemudian dengan giat daging akan sedikit memberikan dorongan yang nampak lezat.
Dan akhirnya kita memberikan persetujuan.
Tanpa Tuhan Yesus kita tidak akan mampu berjalan keluar dari jerat kesibukan hati dan pikiran.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 13 Januari 2021

Tuhan Yesus Kristus
Setiap saat kami ingin meluangkan waktu untuk bersama-Mu
Meneliti diri kami sendiri supaya kami tidak terjerat oleh pikiran-pikiran yang tidak perlu
Dan supaya kami berani untuk menghidari percakapan-percakapan yang tidak perlu
Saat ini kami berada dihadapan-Mu ya Tuhan
Kami mohon curahkanlah rahmat-Mu
Dan penuhilah hati dan pikiran kami dengan Firman-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 1:21-28

Mrk 1:21
Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
Mrk 1:22
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Mrk 1:23
Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
Mrk 1:24
"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Mrk 1:25
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"
Mrk 1:26
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mrk 1:27
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."
Mrk 1:28
Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.
-----------

Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa

Saudaraku,
kita hidup di zaman kata-kata, kata orang, kata koran, kata televisi, kata radio, kata whatsapp, kata instagram, kata facebook dan lainnya.
Dan tidak sedikit orang yang membiarkan dirinya diperintah oleh kata-kata itu.
Sangat menyedihkan jika ada umat kristiani yang hidupnya mudah terpengaruh oleh kata-kata itu.
Bukankah pengajaran Tuhan Yesus lebih berkuasa dan ajaran-Nya adalah kuasa, pengihuran, membawa kedamian dan jalan yang benar menuju keselamatan?
Lagi pula Tuhan Yesus berfirman:
Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.(Bdk Mat 4:4)

Saudaraku,
jika ada seorang Kristiani tidak mengenali Suara Tuhan, saya 100% tidak percaya.
Seorang kristiani tidak mungkin tidak mendengar Suara Tuhan, tetapi sesungguhnya yang ada adalah tidak lagi patuh kepada Tuhan.
Saya yakin Suara Roh Kudus lebih lantang terdengar dan lebih merdu, tetapi untuk menanggapinya dibutuhkan keberanian untuk ditolak oleh dunia.
Apa urusan-Mu dengan kami, kalimat zaman ini: tidak usah sok sucil lah! Ini urusan bisnis! Toh sebagian uangnya kita bisa berikan di panti asuhan.
Satu suara lagi yang mengganggu adalah suara diri, yang pastinya selalu cenderung cinta diri.

Saudaraku,
janganlah terburu-buru menanggapi apa yang kita dengar dan apa yang kita lihat.
Saya sungguh sangat sedih banyak anak-anak Tuhan yang mudah meneruskan kabar kecemasan dengan alasan klasik biar semua teman dalam kontaknya mengetahui.
Di zaman ini hampir semua orang bergaul lewat internet, mari menahan diri supaya kita tidak terlibat meneruskan kabar kecemasan.
Lebih baik kita kabarkan semangat kristiani, menyampikan kabar sukacita dan penghiburan dari Tuhan yang membawa kesembuhan.
Kabarkan kebaikan, belas kasih, berita yang menguatkan dan kesaksian kuasa Tuhan yang menyembuhkan bukan kalimat-kalimat yang bernada kecemasan dan ketakutan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 12 Januari 2021

Tuhan Yesus
Kami mendengar suara-Mu
Kami mengerti kehendak-Mu
Kami sadar bahwa diri ini selalu ingin dihargai ingin dipuji
Kami mohon doronglah kami dan kuatkan kami
Agar kami berani untuk mati raga setiap hari
Sehingga ucapan dan perbuatan kami menjadi kabar sukacita dan kesembuhan bagi banyak orang

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 1:14-20

Mat 1:14
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,
Mat 1:15
kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
Mat 1:16
Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mat 1:17
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mat 1:18
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mat 1:19
Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
Mat1:20
Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.
----------

Mari, ikutlah Aku

Saudaraku,
tidak semuanya kita terpanggil untuk hidup selibat, tetapi kita semua dipanggil untuk menghadirkan Allah.
Ada banyak ketidakmanusiaan, ketidakadilan, kekerasan, kebencian, dan lain-lain di sekitar kita.
Tuhan memanggil kita untuk mereka untuk belas kasih, kedamaian dan persadaraan-persaudaraan untuk bekerja bersama dengan semangat melayani.

Saudaraku,
jika ada yang puas diri atas pencapaiannya dan lalu berusaha untuk mempertahankannya lalu tutup mata terhadap kesulitan orang lain, saya ingatkan Saudara salah jalan.
Kita umat kristiani dipanggil untuk tetap mengikuti dan setia di jalan Tuhan Yesus Kristus dan menghadirkan karya-karya-Nya di hidup kita.
Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.(Bdk Luk 7:22)
Untuk itulah kita dipanggil.
Jika itu belum menjadi tujuan hidup kita, datanglah kepada Tuhan Yesus, Ia akan memberikan keberanian dan kepercayaan diri.
Ia akan membawa kita masuk kedalam kehidupan baru yang penuh belas kasih dan lalu kita akan terlepas dari jerat: uang, kekuasaan, egois dan segala macam kenikmatan duniawi.
Dan dimanapun kita berada menjadi kabar baik bagi semua orang, sebab melalui hidup kita akan terpancar belas kasih dan keselamatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 11 Januari 2021

Tuhan Yesus
Hatiku bergembira dan mengucap syukur
Sebab Engkau memilih kami untuk membawa belas kasih dan keselamatan
Kami mohon berilah kami semangat baru setiap hari
Dan dengan cinta kasih-Mu yang besar itu
Selalu menjadi kekuatan kami
Sehingga hidup kami selalu membawa damai, belas kasih dan kabar keselamatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa