"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 19:1-10;

Luk 19:1
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Luk 19:2
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
Luk 19:3
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
Luk 19:4
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Luk 19:5
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Luk 19:6
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
Luk 19:7
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------

Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin

Saudaraku,
sayang sekali melihat umat kristiani mengakui iman di bibir saja dan jarang sekali mereka mewujudkannya dalam tindakan.
Seolah-olah iman adalah suatu kebajikan yang hanya untuk dikotbahkan saja.
Saya tidak sedang menghakimi, tetapi saya mengajak untuk kita melihat diri kita masing-masing apakah iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus sungguh-sungguh mengubah hidup kita.
Tuhan Yesus Kristus tidak pernah berubah, yang diperlukan adalah orang-orang beriman mewujudkan iman itu maka keajaiban-keajaiban akan terjadi.

Saudaraku,
kekristenan adalah perjalanan hidup bersama Kristus, bukan hanya tentang pengampunan dosa dan ibadat.
Ibadat juga penting sebab gereja mengajarkan bagaimana hidup sehat di dalam Kristus, sehingga kita sampai kepada kehidupan kekal.
Supaya kita tidak masuk dalam jebakan pemikiran dunia, bahwa kebahagian adalah ketika dipuaskan oleh semua kebutuhan hidup kita.
Andai saja punya rumah mewah, andai saja punya mobil mewah dan andai saja andai saja.

Saudaraku,
Zakheus memiliki segalanya, namun ia sadar bahwa kebahagian sejati tidak datang dari apa yang dicapai dan dari kekayaan yang ia miliki.
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, ini tidak akan terjadi jika Zakheus tidak membuka telinganya.
Maka mari arahkan mata dan telinga kita kepada Tuhan Yesus Kristus, dengan berbagai cara.
Supaya iman kita semakin hari semakin bertumbuh dan kelak menghasilkan buah yang berlimpah, menjadi bekal hidup kita di surga.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 3 Nopember 2019

Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya
Sabda-Mu selalu mununtun langkah kami dan selalu memberikan kekuatan kepada kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Engkau mengajar kami dengan berbagai cara

Kami mohon berikanlah kami keberanian untuk mewujudkan iman
Supaya menjadi kabar baik bagi setiap orang
Dan kamipun memperoleh kebahagian yang sesungguhnya

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 6:37-40;

Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
--------

Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal

Saudaraku,
sabda Tuhan yang luar biasa, setiap orang yang percaya kepada Anak akan hidup kekal.
Lalu permenungannya percaya yang bagaimana?

Saudaraku,
hampir di setiap titik dalam hidup kita "ada kecemasan".
Dan kecemasan timbul karena ketidakpercayaan, misalnya lulus ujian atau tidak, diterima kerja atau tidak bahkan ada seorang atasan yang bertahun-tahun tidak bisa percaya kepada bawahannya.
Lalu pertanyaannya: apakah kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus?
Jika ya, tentunya kita tidak pernah cemas atau gelisah dalam menjalani hidup ini.
Pertanyaan selanjutnya, mengapa masih banyak orang kristiani cemas?
Ada yang sering berkata, itu manusiawi.

Saudaraku,
memang tidak bisa dipungkiri, sebagai manusia kita menilai berbagai persoalan, cenderung sesuai dengan bisikan manusiawi.
Maukah kita melatih diri mengakui bahwa walaupun seorang menerima lebih banyak dan seorang lainnya menerima sedikit, semuanya itu milik Allah?
Sehingga yang menerima lebih banyak tidak merendahkan orang lain dan yang menerima sedikit tidak boleh cemas, sedih atau iri hati.
Lalu dalam setiap kejadian selalu memuliakan Allah, sebab dalam segala hal mengganggap sebagai kebaikan Allah.
Maka dengan demikian hidup tanpa cemas dan keluh kesah, sederhana dan rendah hati, inilah perwujudan orang yang percaya kepada Anak.
Walaupun ada yang berpendapat hidup kekal itu anugerah dari Allah, mari berusaha dengan sungguh-sungguh supaya kita pantas menerimanya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 2 Nopember 2019

Terangilah kami ya Bapa dengan Cahaya Ilahi-Mu
Dan kami mohon berjalanlah mendahului kami
Supaya kami tidak tersesat oleh pemikiran manusiawi
Kami percayakan diri kami kepada-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 5:1-12;

Saya kutip sebagian:

Mat 5:3
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:4
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Mat 5:5
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Mat 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Mat 5:7
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Mat 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Mat 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Mat 5:10
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:11
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
--------

Berbahagialah

Saudaraku,
pengajaran Tuhan Yesus, tentang "bahagia" dalam Injil Matius pagi ini tak akan pernah terjadi tanpa kasih.
Jika sesorang memiliki kasih Allah, ia akan menikmati segala-galanya dan diatas segala-galanya.
Jika seseorang hidup dalam kasih Allah, masih adakah sesuatu yang diinginkan?
Allah membuat damai.
Allah memberikan kegembiraan.
Allah membuat orang berpikir baik.

Saudaraku,
sudah seharusnya kita mengusahakan tata cara hidup yang baik dalam setiap perkara.
Dalam segala sesuatu yang kita kerjakan, ada baiknya kita mampu menguasai diri.
Supaya kitalah yang berkuasa atas apa yang akan kita lakukan atau kerjakan.
Bukan sebaliknya kita yang dikuasai oleh pekerjaan itu, sehingga kita tidak terikat olehnya.
Jika miskin atau berduka karena terikat oleh hal-hal duniawi, maka tidaklah mungkin bisa menerima penghiburan dari Allah.
Banyak orang mengejar keinginan, namun setelah diperolehnya maka lainlah pikirannya mengenai hal itu.
Mari selalu menyadari bahwa keinginan itu tidak pernah tetap, terombang-ambing dalam satu perkara ke perkara lainnya.
Maka sebagai seorang kristiani, landasilah setiap perkara dengan kasih, maka dalam segala perkara kita akan disebut "yang berbahagia".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 1 Nopember 2019

Dengan rendah hati kami serahkan setiap perkara kepada-Mu ya Bapa
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya kami mampu melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri
Dan mengabdi kepada-Mu
Melepaskan segala sesuatu demi cinta kasih akan Engkau

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 13:31-35;

Saya kutip sebagian:

Luk 13:31
Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."
Luk 13:32
Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.
Luk 13:33
Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem.
---------

Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau

Saudaraku,
ancaman-ancaman yang datang dari dalam diri lebih besar dibanding ancaman dari luar diri.
Ancaman dari dalam diri bisa membunuh jiwa namun ancaman dari luar diri hanya akan membunuh tubuh.
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa.(Bdk Mat 10:28)
Maka prioritas utama sebagai orang kristiani adalah menjaga kehidupan batinnya, roh mengalahkan badan.
Sehingga tidak lagi mudah tergoda oleh keinginan-keinginan badani.
Saya sangat yakin kita semua mengerti apa yang semestinya kita lakukan untuk kehidupan batin kita.
Sebab Tuhan Yesus Kristus memperlengkapi kita dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya.

Saudaraku,
segala kesulitan tidak akan melemahkan kita apabila cinta kasih Kristus menyala dalam batin kita.
Sebab cinta itu menguatkan, cinta itu menghidupi dan cinta itu membawa damai.
Dan kasih Kristus membuat batin kita baik dan murni.
Seorang yang kehidupan batinnya murni, pandangannya bisa menembus sampai ke surga.
Sehingga segala bentuk ancaman dunia tidak akan mampu menggoyahkan imannya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 31 Oktober 2019

Allah Bapa kami
Kami mohon penuhilah batin kami dengan kasih-Mu
Dan kuasailah hati kami dengan Roh-Mu
Sehingga kami kuat mengalahkan keinginan badani
Dan hidup kami tetap teguh berada dijalan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 13:22-30;

Saya kutip sebagian:

Luk 13:22
Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
Luk 13:23
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Luk 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
---------

Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?

Saudaraku,
saya lebih tertarik untuk memahami bagaimana agar kita diselamatkan, bukan berapa banyak yang akan selamat.
"Berjuanglah", saya pahami sebagai suatu usaha yang terus menerus atau berkelanjutan.
Usaha terus menerus tidak bisa dipisahkan dari ketaatan dan kepatuhan.
Taat dan patuh dibawah perintah, adalah tantangan yang berat sebab setiap orang lebih suka melakukan kehendaknya sendiri.
Itulah yang menjadi bahan permenungan kita sebab adakah seorang yang begitu berhikmat sehingga ia mengetahui segala-galanya?

Saudaraku,
bagaimana mungkin seseorang bisa memahami kehendak Allah, jika ia selalu mempertahankan pendapatnya sendiri?
Belajar memahami pendapat orang lain, belajar untuk mengerti pertimbangan-pertimbangan orang lain merupakan usaha yang baik dalam melatih ketaatan dan kepatuhan.
Memang bukan perkara yang mudah namun jika itu dilakukan terus menerus maka akan lebih mudah untuk hidup taat dan patuh kepada Allah.
Manfaat lain adalah akan terhindar dari penilaian-penilaian yang kurang bijkasana sehingga terhindar dari kesombongan yang tersembunyi.

Saudaraku,
tidak perlu khawatir akan kelemahan-kelamahan dan kesulitan-kesulitan.
Lakukan saja apa yang bisa kita lakukan dalam usaha kita untuk taat dan patuh kepada Allah.
Dengan segera tangan Allah akan bekerja, supaya kita masuk melalui pintu yang sempit itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 30 Oktober 2019

Allah Bapa kami
Kasih-Mu tidak pernah kurang untuk mendorong kami supaya melakukan perbuatan yang mulia
Dan rahmat-Mu tidak pernah kurang supaya kami memiliki pendirian yang teguh
Namun seringkali kami dikalahkan oleh pertimbangan-pertimbangan manusia
Oleh karena itu ya Bapa
Pandanglah setiap usaha kami
Engkau yang berkuasa atas hari esok
Ajarilah kami untuk selalu percaya kepada perintah-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin