Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 8:5-17;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Mat 8:11
Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
Mat 8:12
sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
Mat 8:13
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.
--------
Saudaraku,
jika seseorang tidak tunduk kepada perintah atasannya berarti tidak mampu mengalahkan keinginannya sendiri.
Hidupnya masih dikuasai oleh kesenangan diri, senang menggerutu, berkeluh-kesah dan mengingkari realita dirinya sendiri.
Angkuh dan dikuasai oleh kesombongan.
Musuh dari luar lebih mudah dikenali, namun musuh dari dalam diri lebih sulit dikenali sehingga sulit pula untuk dikalahkan.
Sebab cenderung memanjakan diri yang terlalu berlebihan dan takut susah.
Saudaraku,
Sebagai umat katolik minimal satu minggu sekali kita mengucapkan:
Ya Tuhan, saya tidak pantas, Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
Menyadarkan kita untuk selalu rendah hati.
Ada peribahasa, di atas langit masih ada langit.
Tidak ada sedikitpun alasan untuk sombong, manusia itu lemah, hari ini ada esok bisa saja tiada.
Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
(Ams 27:1-2)
Saudaraku,
mari selalu berusaha untuk rendah hati dengan lebih cermat meneliti keinginan diri.
Apabila kita mampu mengalahkan daging maka kita akan melihat Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 30 Juni 2018
Bapa di sorga
Kami mengarahkan hati kami kepada-Mu
Kami membuka hati kepada-Mu
Kami mohon rahmat-Mu
Agar kami lebih tajam melihat diri
Supaya kami tetap sabar dan rendah hati
Apabila kami direndahkan
Apabila kami dihina
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 16:13-19;
Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
---------
Saya sangat suka dengan kalimat ini:
sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Bapa yang sama yang membuka mata saya sehingga saya melihat Ia bekerja.
Bapa yang sama yang membuat telinga saya mendengar nyanyian sorga.
Bapa yang sama yang membawa saya kepada Tuhan Yesus Sang Juru Selamat.
Lalu pertanyaan saya untuk Saudara-saudariku:
Apakah Saudara melihat Ia bekerja?
Apakah Saudara mendengar nyanyian sukacita dan keagungan sorga?
Saudaraku,
jika jawabannya YA
maka tentunya kita akan turut bekerja membawa kabar gembira dari sorga.
Lalu wujud nyata dari gerak hidup kita tidak lagi mengikuti keinginan duniawi, namun selalu mengutamakan kemuliaan Allah.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!(Rm 12:21)
Saudaraku,
apabila kita masih membenci,
apabila hidup masih menjadi budak hawa nafsu,
apabila pelit dan berat untuk berbagi,
apabila eklusif dalam kelompoknya,
apabila masih tinggi hati, dan lain sebagainya,
masuklah dalam keheningan, dengarkan suara Bapa
Ia memanggil kita dengan lembut dan penuh kuasa.
Ia akan menyatakan kebaikan dan kuasa-Nya kepada kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 29 Juni 2018
Allah Bapa di sorga
Kami mohon rahmat-Mu
Agar mata dan telinga kami selalu mengarah kepada firman-Mu
Sehingga firman-Mu membaharui budi kami
Lalu kami memiliki kemauan dan kekuatan untuk menolak yang jahat
Dan seluruh gerak hidup kami memancarkan cahaya kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 7:21-29;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Mat 7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Mat 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
---------
Saudaraku,
yang masuk ke dalam Kerajaan Sorga adalah dia yang melakukan kehendak Allah.
Maka orang kristiani setiap saat harus terjaga dan sadar bahwa apapun yang dilakukannya dilihat Allah.
Setiap perbuatan kita bukan untuk dilihat manusia.
Ada 2 hal yaitu ibadat dan ibadah:
1. Ibadat:
Usaha kita mengikut dengan taat dan dengan kerinduan hati dan mengucapkan syukur melalui peribadatan.
Ibadat kita, kita persembahkan sebagai ungkapan atas cinta kasih kita kepada Allah, bukan untuk dilihat orang.
2. Ibadah:
Menjalankan segala kewajiban yang diperintahkan Allah dalam kehidupan sehari-hari, misalnya bekerja dengan jujur dan tanpa keluh kesah.
Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.(Bdk Mat 19:17)
Saudaraku,
bukankah kita telah menerima begitu banyak kasih Allah?
tidakkah kita punya semangat yang selalu berkobar untuk setia melakukan kehendak-Nya?
Setiap orang yang mendengar perkataan Allah melakukannya, adalah seperti orang yang mendirikan rumah diatas batu.
Dan tidak akan roboh oleh angin dan hujan.
Ijinkanlah Allah menjadi arsitek kita, mari turuti rencana-Nya, dengan menjalankan kehendak-ya.
Kehendak sendiri membuat risau dan gelisah, namun kehendak Allah membawa damai.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 28 Juni 2018
Kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Setiap hari kami menerima kebaikan-Mu
Kami mohon ya Bapa
Supaya kami selalu terjaga dan menyadari
Bahwa tangan kasih-Mu lah yang membentuk kami
Sehingga kami dengan tegas melawan kehendak jahat
Dan hanya kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup kami
Bapa di sorga
Kami berdoa memohon kepada-Mu
Bentuklah hidup kami untuk perwujudan karya-Mu
Kami percaya Engkau punya rencana untuk diri kami masing-masing
Agar dunia penuh kebaikan, kasih dan penuh kedamaian
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 7:15-20;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 7:15
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Mat 7:16
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Mat 7:17
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
--------
Mat 7:20
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
--------
Saudaraku,
Rasul Paulus berbicara tentang buah Roh:
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.(Bdk. Gal 5:22-23)
Salah satu syarat pohon agar berbuah adalah memiliki akar yang kuat.
Fungsi akar pohon adalah untuk saluran nutrisi dan mencengkeram tanah..
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.(Mat 13:8)
Saudaraku,
hidup di dunia ini adalah pertempuran.
Pohon harus memiliki akar yang kuat, agar tidak roboh oleh angin.
Akar yang kuat adalah sumber kekuatan penguasaan diri.
Maka hendaknya kita dengan segala upaya berusaha agar Roh Allah mengakar kuat dalam hidup kita.
Sebab kita tidak pernah bisa menghindar dari medan pertempuran, seperti pohon tidak bisa menghidari angin.
Saudaraku,
firman Tuhan memberikan kekuatan dan menerangi setiap langkah kaki kita.
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.(Mzm 119:105)
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.(Mzm 1:2-3)
Keinginan diri itu cerdik dan selalu kelihatan menarik.
Hanya dengan mata firman Tuhan akan tampak nyata mana kehendak Tuhan dan mana yang mengikuti hawa nafsu keinginan diri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 27 Juni 2018
Puji syukur kami kepada-Mu ya Bapa
Engkau memberikan Roh-Mu kepada kami
Sehingga kami mengenal suara-Mu
Kami mengerti kehendak-Mu
Dan kami selalu mohon rahmat-Mu ya Bapa
Supaya kami selalu menjaga firman-Mu
Untuk tumbuh dan berakar kuat dalam hati kami
Dan mengasilkan buah yang melimpah
Sehingga nama-Mu dimuliakan
Dan kebaikan-Mu nyata dalam kehidupan kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 7:6, 12-14;
Mat 7:6
"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."
--------
Mat 7:12
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Mat 7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
Mat 7:14
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
--------
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, ini adalah pesan dari Tuhan Yesus bahwa hidup itu sulit.
Kesulitan datang dan pergi dan itu tidak akan pernah berhenti sampai kita mati.
Maka mari kita berhenti berkeluh-kesah, apapun kita hadapi dengan penuh sukacita.
Kita punya Allah yang sangat mengerti keadaan kita, sebab Ia sendiri telah menjadi manusia.
Dan Roh Kudus-Nya memberikan kekuatan bagi kita untuk menghadapi semua kesulitan, supaya kita memiliki hidup.
Biarkan firman-Nya menguasa hati dan mulut kita, supaya kita menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.(Ul 30:14)
Ia sendiri Adalah Firman yang hidup.
Saya teringat cerita teman-teman yang sering naik gunung, mereka cenderung melewati jalur pendakian normal.
Mungkin bukan hanya sekedar takut tersesat, namun tidak mau susah.
Demikian pula dengan cara hidup kebanyakan manusia, ingin selalu dengan cara yang mudah, bahkan kalau perlu lewat jalan pintas.
Misalnya ingin cepat kaya lalu korupsi, dagang tidak jujur, menipu dengan berbagai cara, dll.
Saudaraku, mari kita tetap teguh menyandarkan hati kepada Tuhan, jangan mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain.
Apabila hati kita bersih, nurani kita bersih, apapun kesulitannya kita hadapi dengan gembira.
Mari menghindari melakukan hal-hal yang tidak baik, jika hanya sekedar membuat orang lain puas.
Lebih baik tidak melakukannya, meskipun resikonya dicaci-maki.
Misalnya saat ini menderita kekalahan dan mungkin kekalahan yang tidak pada tempatnya, berusahalah sabar dan tidak marah.
Arahkan pandangan kepada Allah, Ia akan membebaskan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 26 Juni 2018
Allah Bapa di surga
Kuatkanlah kami dengan Roh Kudus
Supaya kami tidak mudah mengeluh
Dan tidak mudah marah meskipun perbuatan baik kami
Dihina atau diremehkan
Bersihkanlah nurani kami dengan firman-Mu
Sehingga kami selalu gembira hati hidup dijalan-Mu
Kami tahu jalan ini sempit
Namun kami percaya
Kami akan hidup kekal bersama-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
