Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 15:26 - 16:4a;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 16:2
Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Yoh 16:3
Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
---
Memang sampai saat ini masih ada orang-orang yang menentang dan memusuhi orang Kristen.
Ada yang secara frontal, ada yang menggunakan berbagai aturan atau hukum, ada pula yang menghasut orang untuk memusuhi orang Kristen.
Tentunya kita akan tetap tegar dan setia kepada Tuhan Yesus.
Kita percaya bahwa ada kebenaran dalam Tuhan Yesus.
Dan yang paling utama ada keselamatan kekal.
Pagi ini saya mengajak Saudara untuk masuk dalam permenungan yang lebih penting.
Yaitu jiwa yang terkucil.
Janganlah takut dikucilkan secara badani, tetapi coba renungkanlah tentang kehidupan jiwa atau kerohanian.
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.(Mat. 10:28)
Kemarin pagi saya menulis:
Janganlah mudah percaya kepada setiap perkataan, perasaan dan pemikiran.
Daging selalu melawan segala keinginan dan rencana kerohanian.
Misalnya:
Malas berdoa, dengan berbagai macam alasan.
Daging akan selalu berusaha menghalangi komunikasi kita dengan Allah.
Supaya kita tidak lagi mengerti kehendak Allah.
Lalu kemudian Jiwa kita akan dikucilkan oleh daging.
Dan apabila kemudian tersadar mungkin ada yang lalu menyalahkan Tuhan.
Kenapa Tuhan tidak menjawab doa-doa saya.
Lalu Tuhan akan menjawab:
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.(Yoh. 16:24)
Atau berdoa hanya untuk menuruti keinginan daging.
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.(Yak. 4:3)
Kita bersyukur mempunyai banyak teladan yaitu para Santo dan Santa.
Mereka orang-orang biasa seperti kita.
Mereka mengucilkan diri dari keinginan dunia.
Supaya hidupnya menyinarkan kebenaran sejati.
Marilah kita kalahkan daging dengan selalu hidup bijaksana dan bersandar kepada Firman Tuhan dalam meneliti setiap perasaan, pemikiran dan perkatan.
Supaya Jiwa kita tidak terkucil
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 22 Mei 2017
Bapa di dalam surga
Mengawali segala aktivitas dan pekerjaan kami dalam minggu ini
Kami serahkan semua rencana hidup kami
Dan kami mohon penyertaanMu
Kami mohon
Agar kami lebih peka terhadap Roh KudusMu
Supaya kami tidak mudah merasa gembira
Apabila kami mendengar kata-kata indah dari dunia
Sebab penghiburan sejati hanya ada padaMu
FirmanMu menjadi perisai dan senjata kami untuk melawan daging
Sehingga jiwa kami tidak terpenjara oleh keinnginan diri
Dan Roh Kudus-Mu selalu menuntun langkah kami
Supaya kami selalu berada di jalanMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 14:15-21;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 14:15
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Yoh 14:16
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Yoh 14:17
yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
Yoh 14:18
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
----
Saudaraku, berbahagialah kita memiliki Allah yang sungguh-sungguh memperhatikan dan mengasihi kita.
Sang Kebenaran Sejati yaitu Roh Allah berkenan hidup dalam kehidupan kita.
Menjadi Penolong, Penasehat, Penghibur dan Penuntun hidup kita.
Perasaan dan pikiran seringkali menyesatkan.
Ajaran atau paham yang berasal dari di dunia yang terlihat sempurna selalu terdapat hal-hal yang tidak sempurna.
Dan juga ajaran dunia menyebabkan orang lebih mengutamakan ilmu daripada hidup yang baik.
Maka mereka sering tersesat dari jalan yang benar.
Hanya sedikit orang yang mengutamakan pengabdiannya kepada Allah dan hanyut dalam menerapkan ilmu dunia.
Semoga kita semua tidak mudah percaya kepada setiap perkataan, perasaan dan pemikiran.
Tetapi pertimbangkalan setiap perasaan, perkataan dan pemikiran itu dengan tenang dan seksama.
Roh Allah Sang Kebenaran Sejati selalu berbicara, dengarkanlah.
Dan turutilah kehendakNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 21 Mei 2017
Bapa
Kami mengucapkan syukur dan berterimakasih
Engkau memberikan kepada kami Roh Kebenaran
Yang selalu menerangi langkah kami
Sehingga kami tidak tersesat dalam kegelapan
Kami mohon rahmatMu
Kuasailah pikiran kami
Kuasailah mulut kami
Kuasailah hati kami
Supaya hidup kami menjadi saksi akan kebenaran itu
Kembali pagi ini kami memuliakan Engkau
Melalui ibadat kami dalam gereja-Mu
Bersama keluarga, saudara, sahabat dan anak-anakMu semua yang Engkau kasihi
Terimalah hormat, pujian dan ucapan syukur kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 15:18-21;
Yoh 15:18
"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
Yoh 15:19
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
Yoh 15:20
Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
Yoh 15:21
Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.
----
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang agamis.
Sila pertama dalam Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa
Banyak tempat ibadat dimana-mana.
Namun ada beberapa kelompok yang merasa mungkin paling agamis.
Secara tersetruktur dan rapi dan ada yang secara sporadis menyebarkan kebencian.
Saya pernah ditanya oleh seorang anak berusia kira-kira 9 tahun.
Om Yohanes ke gereja ya?
Jawab saya: iya.
Kata anak itu: Om kalau ke gereja itu tidak bisa masuk surga loh!
Mendengar hal itu saya sangat prihatin, sebab kedua orang tua anak itu profesinya dosen.
Sebagai anak-anak Allah, kita tetap mengucap syukur dan tidak boleh ikut membenci jika masih ada orang yang membenci karena agama di negara yang berdasarkan Ketuhanan.
Atau mungkin dikatakan kafir.
Saya pribadi tidak akan pernah marah jika dikatakan kafir.
Sebab orang-orang kafir tidak pernah bertengkar atau membenci karena masalah agama.
Kita yang beriman kepada Tuhan Yesus.
Kita berTuhan, dan Tuhan kita hidup.
Tidak boleh membenci dengan alasan apapun.
Perintah-Nya sangat jelas bahwa kita harus mengasihi semua orang dan tidak menghakimi.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.(Mat 5:44)
Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi.
Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum.
ampunilah dan kamu akan diampuni.
(Luk 6:37)
Apabila kita masih marah jika dihina, dicaci dan dibenci orang lain.
Hendaklah lebih tajam lagi melihat diri sendiri.
Itu berarti masih ada kesombongan.
Dan belum sungguh-sungguh rendah hati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 20 Mei 2017
Bapa
Engkau yang Mahaadil
Engkau mengetahui kelemahan dan kejahatan manusia
Engkau tahu yang tidak kami tahu
Ampunilah kami jika kami masih marah atau benci
Berilah kami rahmat lagi
Untuk lebih sabar dalam menyikapi segala sesuatu
Engkau Maharahim
Dan pengampunanMu berlimpah-limpah
Engkau berulang kali mengampuni kami
Kami mohon kepadaMu ya Bapa
Agar kami selalu rendah hati
Sehingga kami lebih mudah untuk mengampuni siapapun
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 15:12-17;
Yoh 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Yoh 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Yoh 15:14
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Yoh 15:15
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Yoh 15:17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
----
Saudaraku, pagi ini saya kesulitan untuk menjelaskan kata _sahabat_.
Terutama pagi pembaca tulisan saya yang berusia muda.
Kehidupan dunia yang kita alami saat ini penuh dengan penipuan.
Sms penipuan tentang menang undian berhadiah.
Sms berita palsu bahwa anak atau kerabat kecelakan dan minta uang.
Boradcast HOAX di berbagai media sosial, yang menimbulkan keresahan.
Kebencian yang disajikan di berbagai media.
Orang dengan _label agama_ dihormati walaupun perbuatannya menipu, membenci, mengasut, dll.
Produk-produk palsu yang beredar di pasaran.
Bahkan gula aren yang harganya murah pun di palsu dari limbah kecap.
Dunia dipenuhi penipuan dan kepalsuan.
Lalu perntanyaannya:
Apakah arti sahabat itu?
Masih bisakah masing-masing dari kita menjadi sahabat bagi siapapun?
Tuhan Yesus telah memilih kita menjadi sahabat-Nya.
Sebentar...
Saya ajak Saudara diam dan masuk dalam permenungan: Kita adalah sahabat Allah.
Allah lebih besar dari semua penguasa-penguasa dunia, Saudara masih percaya?
Jika ya..
Lakukanlah syarat yang diminta oleh Tuhan.
Menjadi sahabat Allah harus melakukan perintahNya yaitu: Kasihilah seorang akan yang lain.
Saudaraku, apakah hidup kita tak bercela dihadapan Tuhan?
Perbuatan kita semua benar dan baik?
Tuhan memahami kekurangan kita.
Tuhan membuka pintu pertobatan.
Dan mengampuni kesalahan kita.
Lalu...
Sedemikan sulitkah kita mengampuni kesalahan orang lain?
Tak ada kasih tanpa mengampuni.
Kesimpulan saya tentang _sahabat_ adalah:
Suatu relasi yang terjadi atas dasar KASIH
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 19 Mei 2017
Allah Bapa di dalam surga
Kami mohon rahmatMu
Agar hidup kami tetap murni
Agar hidup kami penuh dengan kasih
Sehingga kami tetap menjadi pewarta kasihMu
Ditengah dunia yang penuh dengan sampah
Sadarkanlah kami selalu
Agar tidak terpengaruh dengan berbagai hasutan dan berita bohong
Pegang jari kami agar kamipun tidak ikut menyebarkannya
Kuatkanlah kami
Agar kami menjadi pewarta damai dan kasihMu
Membangun persahabatan yang penuh kasih dalam keluarga dan komunitas kami
Ampunilah kami
Sebab kami lebih mudah mengkritik daripada bekerja
Lebih mudah menyalahkan daripada melihat diri sendiri
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 15:9-11;
Yoh 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Yoh 15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Yoh 15:11
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
-----
Apakah ada diantara Saudara yang belum pernah merasakan cinta kasih?
Tentunya semua telah merasakan atau mengalami dikasihi.
Dikasihi orang tua, pasangan dan lain-lain.
Saya mengajak Saudaraku untuk menjabarkan kasih itu.
Apakah kosa kata atau kalimat yang Saudara kuasai cukup untuk menjabarkan kasih yang telah Saudara alami?
Coba lakukan lagi lebih mendalam.
Lalu saya ajak Saudara untuk menjabarkan tentang kasih Allah.
Saudara merasakan kasih Allah saat ini?
Apakah Saudara mampu menjabarkan?
Firman Tuhan sangat jelas:
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku
Hanya ada satu cara agar tetap di dalam Kasih Yesus yaitu menuruti perintah-Nya.
Apabila dibalik:
Jangan menuruti perintah duniawi.
Saya yakin kita semua mengetahui bahwa perintah duniawi akan selalu diikuti depresi dan kekecewaan.
Tidak akan pernah merasa puas.
Ketidakpuasan selalu diiringi oleh kerakusan.
Kerakusan selalu berakhir dengan kehancuran bahkan kematian.
Kesenangan diawali atau didasari oleh mementingkan diri sendiri.
Mementingkan diri sendiri jelas tidak mungkin memiliki kepedulian apalagi berkorban.
Parameter sederhana tentang cinta kasih:
Dalam segala sesuatu tidak ada kepentingan diri sendiri.
Ingatlah kita tidak hidup sendirian.
Kita hidup berdua dengan Allah.
Segala sesuatu yang kita lakukan harus demi kepentingan bersama.
Apabila kita berusaha mencari milik bagi dirinya sendiri berarti akan kehilangan milik bersama.
Dan ketika tidak bisa tunduk dengan kepentingan bersama, itulah tandanya bahwa dagingnya belum bisa dikendalikan.
Ada sukacita yang melampaui segala ukuran yaitu saat taat kepada Tuhan.
Sukacita sejati tanpa harus menipu atau menjadi penipu.
Hendaklah kita semua sadar, bahwa saat kita merasakan kesenangan dunia, sesungguhnya kita sedang menipu diri sendiri.
Maka marilah kita hidup menuruti perintah-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 18 Mei 2017
Kami mengucap syukur kepadaMu ya Bapa
Dengan penuh kasih
Engkau menemani kami
Engkau ada dalam setiap langkah kami
Kami yang hina ini
Telah Engkau jadikan berharga
Semoga kami tidak menjadi sombong
Semoga kami terus menerus menyadari kasihMu yang besar itu
Sehingga kami tidak kehilangan rahmatMu
Dan walaupun Engkau telah menjadikan kami berharga
Semoga kami tetap menjalani hidup sebagai hambaMu
Sebagai hamba yang patuh dan taat kepada perintah Tuannya
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
