Cetak halaman ini

Injil Matius 5:27-32;

Mat 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
Mat 5:28
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
Mat 5:29
Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Mat 5:30
Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
Mat 5:31
Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
Mat 5:32
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
-----------

Karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka

Saudaraku,
membaca Injil Matius pagi ini, saya teringat Mazmur Daud 119:9-11:
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Dan Amsal 4:24:
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Saudaraku,
kita tidak pernah bisa luput dari godaan, lagipula pikiran manusia itu "liar" dan yang bisa mengendalikan adalah dirinya sendiri.
Dan godaan-godaaan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, sebab memang "ada keinginan daging".
Godaan-godaan itu tidak mungkin kita hindari, kemanapun kita pergi godaan itu selalu ada.
Mula-mula hanya muncul pikiran biasa saja, kemudian muncullah angan-angan, selanjutnya nampak "rasa lezat", lalu keinginan jahat, lalu....
kita menyetujuinya.
Demikianlah sedikit demi sedikit keinginan-keinginan itu menguasai dan targetnya adalah membunuh "jiwa", supaya kita terpisah dari Allah.
Maka godaan-godaan itu harus dihadapi dengan SABAR dan RENDAH HATI dan tetap "terhubung dengan Allah" dengan doa dan jika perlu dengan puasa.
Sebab semua keinginan dan segala hawa nafsu hanya bisa dikendalikan dengan kesabaran dan kerendahan hati.
Kita memang tidak pernah mengetahui kekuatan kita namun pencobaan menunjukkan sampai dimanakah kesanggupan kita.
Kita punya mata yang melihat dan punya telinga yang mendengar, mari pergunakan dengan baik.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 12 Juni 2020

Allah Bapa kami
Engkau mendekati kami setiap hari
Dan Engkau selalu mencukupkan kami dengan kasih-Mu yang besar itu
Kami mohon ajarilah kami untuk mengucap syukur bukan hanya dengan ucapan namun dengan perbuatan
Sehingga kami tidak lagi tertarik dengan godaan-godaan daging

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)