"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 6:39-42;

Luk 6:39
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?
Luk 6:40
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
Luk 6:41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Luk 6:42
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
--------

Dapatkah orang buta menuntun orang buta?

Saudaraku,
tanggal 13 September adalah tanggal dan hari yang sangat spesial untuk saya.
Tanggal kelahiran saya sekaligus Peringatan Wajib Santo Yohanes Krisostomus, pelindung saya.
Saya baptis saat kelas 4 sekolah dasar, jadi saat itu saya sudah bisa memilih sendiri nama baptis/ Santo Pelindung.
Alasan saya memilih St. Yohanes Krisostomus, bukan karena terobsesi Krisostomus yang artinya Si Mulut Emas, karena Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara.
Namun hanya karena tanggal peringatannya sama dengan tanggal lahir saya.
Dalam menulis renungan harian katolik pun, bukan didorong oleh keinginan untuk seperti St. Yohanes Krisostomus.
Bukan pula karena saya merasa bisa kotbah atau saya merasa hidup saya sudah baik dan benar dihadapan Tuhan.
Namun yang menjadi semangat saya untuk konsisten menulis adalah dorongan berbagi pengalaman tentang kebersamaan hidup saya bersama Kristus.
Tentunya dalam setiap doa-doa saya, selalu memohon pertolongan kepada St. Yohanes Krisostomus untuk menjadi guru sekaligus pelindung saya.
Saya percaya St. Yohanes Krisostomus selalu menerangi hati dan pikiran saya dan selalu memberikan semangat kepada saya.
Dan karena setiap hari saya menulis, semakin hari semakin dinyatakan kekurangan-kekurangan saya dan Tuhan Yesus dengan penuh kasih mendorong saya untuk berani membaharui hidup setiap hari.
Untuk itu saya mohon maaf kepada semua pembaca renungan harian saya, jika penggunaan kata atau kalimat kurang tepat atau ada yang merasa tidak nyaman.
Dan saya mohon didoakan supaya saya tetap hidup rendah hati dan setia hidup dalam Kristus.

Saudaraku,
melalui Injil Lukas pagi ini Tuhan Yesus berfirman: Dapatkah orang buta menuntun orang buta?
Saya membiasakan diri mendengarkan perkataan setiap orang yang ada dalam kehidupan saya.
Oleh Roh Kudus kita semua diberikan kemampuan untuk mengerti mana kehendak Allah dan mana kehendak manusia.
Oleh karena itu saya berusaha untuk bersikap baik kepada siapapun dan harus selalu siap mengalah atau berkorban.
Saat saya mengalami ketidaknyamanan saya lebih memilih untuk tidak menanggapi langsung, supaya tidak terjebak dalam kemarahan atau kebencian.

Saudaraku,
Allah Bapa kita lah yang menuntun kita melalui setiap kejadian dalam hidup kita.
Maka mari ambil satu detik saja untuk menyadari bahwa kita adalah anak-anak Allah, sebelum mengambil keputusan apapun.
Dengarkanlah Roh Kudus, supaya ucapan, sikap dan perbuatan kita tidak menyimpang dari kehendak Allah dan tidak melanggar perintah Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 13 September 2019

Dengan penuh pengharapan atas kebaikan dan kasih-Mu yang sangat besar
Ya Bapa, kami menghadap kepada-Mu
Memohon pengampunan-Mu untuk kekurangan dan kesalahan kami
Engkau Sumber Hidup dan Engkau Allah yang Maha Pengampun

Setiap saat kami menyadari ya Bapa
Hidup kami masih banyak kekurangan
Dan setiap saat kami buka hati
Dengan kerendahan hati kami siap untuk menerima pengajaran-Mu
Dan kami mohon tuntunlah kami selalu
Sehingga semakin hari, hidup kami semakin berkenan dihadapan-Mu

Santo Yohanes Krisostomus doakanlah kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)