Injil Yohanes 6:1-15;
Saya salin ayat: 5, 9-14:
Yoh 6:5
Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"
----------
Yoh 6:9
"Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"
Yoh 6:10
Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.
Yoh 6:11
Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.
Yoh 6:12
Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."
Yoh 6:13
Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.
Yoh 6:14
Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia."
-----------
Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia
Saudaraku,
iman adalah anugerah dari Tuhan Yesus untuk setiap orang yang mengakui dosa-dosanya.
Iman akan jadi penguasa hidupnya ketika seseorang telah membuang sampah-sampah yang menghalangi pandangannya kepada Tuhan Yesus.
Jadi seseorang yang hidupnya telah dikuasai oleh iman itu, ia selalu didorong untuk berbuah.
Sebab iman tanpa perbuatan adalah mati, seperti tubuh tanpa roh adalah mati.(Bdk Yak 2:26)
Saudaraku,
mata roh kita dengan sangat jelas melihat karya-karya Tuhan dan kitapun memiliki telinga yang mendengar suara Tuhan.
Jadi seorang kristiani tidak lagi berjalan dalam keraguan, tetapi jalan itu jalan yang benar dan ada jaminan kepastian.
Jalan itu adalah Tuhan Yesus.
Maka mari arahkan mata dan telinga kita kepada Tuhan Yesus, bukan kepada diri sendiri.
Dan perhatikanlah, jalan yang selalu mengajak untuk sibuk dengan dirinya sendiri adalah jalan yang sesat.
Tuhan Yesus datang untuk membawa kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, *penguasaan diri.*(Bdk Gal 5:22-23)
Orang yang kenyang makan roti dan ikan dalam Injil Yohanes pagi ini, belum tentu semua melihat sebagai sebuah "mujizat".
Tidak semua melihat: Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.
Demikian pula hidup kita akan dikuasai kehendak diri, jika kita menolak menyadari kehadiran Allah.
Tetapi jika kita selalu menyadari kehadiran-Nya, kita tidak akan lagi menampilkan kebodohan dan langkah kaki kita aman dijalan menuju kehidupan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 16 April 2021
Tuhan Yesus
Mata kami melihat banyak orang yang selalu berusaha hidup berkenan kepada-Mu
Telinga kami pun mendengar kabar sukacita dari orang-orang yang hidup dalam kehendak-Mu
Bahkan kami mengerti bahwa bersama Engkau kami akan hidup dan tidak berkekurangan
Namun daging ini ketakutan oleh karena kerakusannya
Maka kami mohon pertolongan-Mu ya Tuhan Yesus
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
