"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 15:3-7;

Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 15:4
"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
Luk 15:5
Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
Luk 15:6
dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangga serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:7
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."
--------

Pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya

Saudaraku,
apakah Saudara yakin tidak tersesat?
Mari saya ajak masuk dalam permenungan:
Kita telah dibaptis
Kita selalu mendengar Firman Tuhan.
Kita rajin ibadat.
Kita aktif dalam kegiatan gereja.
Bukankah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat juga demikian?
Tetapi mereka tersesat dalam "kesombongan agama".

Saudaraku,
semua kegiatan rohani dan taat kepada ajaran gereja itu sangat baik.
Tetapi apakah kita yakin masih berada dalam kawanan domba Allah?
Domba MENDENGAR dan MENGENALI suara gembalanya.
Domba mengikuti gembalanya.

Saudaraku,
kita bisa tersesat dalam kemarahan.
Kita bisa tersesat dalam kebencian.
Kita bisa tersesat dalam kesombongan.
Kita bisa tersesat dalam kekhawatiran.
Kita bisa tersesat dalam kesedihan.
Kita bisa tersesat dalam kekayaan.
Kita bisa tersesat dalam kehormatan.
Dan lain sebagainya.
Maka mari kita melihat keadaan diri kita dengan jujur, jangan mencoba menipu diri sendiri.
Arahkan mata dan telinga kita hanya kepada Sang Gembala kita.
Ikuti langkah-Nya dan lakukan perintah-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 24 Juni 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau panggil kami masuk dalam kawanan domba-domba-Mu
Engkau membawa kami ke padang yang berumput hijau
Engkau menjaga kami dengan sabar dan penuh kasih
Engkau tidak akan membiarkan kami tersesat
Maka kami mohon ajarilah kami mengucap syukur dalam segala keadaan
Supaya kami tidak tersesat ke dalam kebisingan duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)