Cetak halaman ini

Injil Matius 8:1-4;

Mat 8:1
Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
Mat 8:2
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
Mat 8:3
Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
Mat 8:4
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
----------

Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu

Saudaraku,
Tuhan Yesus menjamah orang yang tidak terjamah.
Di masa pandemi ini kita wajib jaga jarak untuk mengurangi resiko tertular covid-19.
Namun saya mengetuk hati Saudaraku semua yang saat ini masih hidup kecukupan untuk menjamah mereka-mereka yang terkena dampak.
Tidak kurang-kurangnya Tuhan Yesus memberi teladan tentang belas kasih dan tentang kepedulian.
Di dunia ini ada gambaran yang sangat menyedihkan, banyak orang berbicara tentang kebaikan, banyak orang berbicara tentang berbagi dan banyak orang berbicara tentang belas kasih.
Namun bila tiba saatnya untuk berkurban hanya sedikit yang mengulurkan tangan.
Cinta kasih bukan memberi uang recehan dan rasanya terlalu sulit untuk mengalahkan kekikiran.

Saudaraku,
mari melayani Allah dengan tulus, setia kepada-nya dan janganlah terlalu khawatir terhadap apapun.
Mengulurkan tangan menolong orang lain bukan tentang jumlah, namun ketulusan hati.
Ibarat kita hanya mampu memberi sehelai benang, Tuhan Yesus akan membentuk tali yang kuat dari benang-benang yang lain, sehingga akan kuat mengangkat beban berat.
Dan ada baiknya kita tidak menjadi sombong atau berbangga hati jika telah berbagi,  jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, sabda Tuhan.
Sebaliknya tetap merendahkan diri dan lebih berhati-hati dalam segala perbuatan, sebab kita tidak mencari penghiburan duniawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 26 Juni 2020

Tuhan Yesus Kristus
Sebagaimana Engkau telah mengorbankan diri supaya kami hidup
Kami mohon berilah kami hati yang penuh belas kasih
Supaya tangan kami pun selalu siap sedia untuk menghadirkan belas kasih-Mu dalam hidup kami
Dan kami mohon ajarilah kami untuk berserah diri kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengatara kami kini dan sepanjang masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)