Injil Yohanes 10:31-42;
Saya kutip sebagian:
Yoh 10:37
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,
Yoh 10:38
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
Yoh 10:39
Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.
Yoh 10:40
Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.
Yoh 10:41
Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar."
---------
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku
Saudaraku,
saya pernah mendengar ungkapan: orang bodoh tidak selalu bodoh, ia hanya tidak mengenali apa yang sudah jelas.
Sangat menarik untuk permenungan pagi ini, orang-orang Yahudi yang adalah penyembah Allah tidak mengenali pekerjaan-pekerjaan Allah.
Lalu pertanyaannya adalah: sebagai orang yang beriman apakah saya dan Saudara termasuk orang bodoh?
"Iman" korelasinya dengan kepercayaan kepada Tuhan, dan kita sebagai orang kristiani percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.
Dan Injil dengan sangat jelas menampilkan Tuhan Yesus dan apa yang telah Ia kerjakan selama hidup-Nya.
Jika saya dan Saidara tidak mengenali pekerjaan-pekerjaan itu, bolehkan saya dan Saudara disebut orang beriman yang bodoh?
Saudaraku,
setujukah Saudara jika saya mengatakan bahwa: pikiran dan perasaan kita sering menyesatkan.
Seringkali kita menggunakan mata untuk mendengar dan menggunakan telinga untuk melihat.
Artinya begini penglihatan dicerna menggunakan telinga dan suara-suara dipahami dengan mata.
Alasan utamanya adalah karena selalu menolak suara Tuhan, demi untuk pembenaran-pembenaran diri.
Saudaraku,
mari pertimbangkan tiap-tiap perkara dengan "kesadaran penuh" bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Anak-anak Allah yang telah melihat pekerjaan-pekerjaan Bapa.
Ada baiknya tidak lekas percaya dengan pikiran dan perasaan, sebab manusia cenderung kepada kejahatan.
Dan ada baiknya tidak tergesa-gesa dalam bertindak, supaya hidup kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 3 April 2020
Allah Bapa kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Engkau nyatakan pekerjaan-pekerjaan-Mu di sepanjang hidup kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami tetap setia dan teguh melakukan kehendak-Mu
Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin