Cetak halaman ini

Injil Lukas 1:39-56;

Ayat 46-53:

Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luk 1:49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Luk 1:50
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Luk 1:51
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Luk 1:52
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Luk 1:53
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
--------

_*Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya*_

Saudaraku,
Bunda Maria memuliakan Allah dan hantinya bergembira, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Tanpa kerendahan hati Bunda Mari tidak bisa menerima kabar sukcita bahwa ia akan mengandung Anak Allah.
Tanpa kerendahan hati, mata kita tidak pernah bisa melihat pekerjaan Allah dan telinga kita tidak bisa mendengar perintah Allah.

Saudaraku,
jika kita mau jujur, hampir setiap detik hidup ini selalu dihadapkan kepada pilihan.
Pada dasarnya manusia cenderung cinta diri, cenderung untuk melayani kehendak daging.
Tentunya kita sebagai umat kristiani selalu berharap dan mengusahakan supaya "kehendak dan rencana Allah" yang terjadi dalam hdiup kita.
Melalui Injil dan melalui ajaran gereja, kita mampu membedakan yang mana kehendak daging dan yang mana kehendak Allah.
Berbahagialah kita karena kita diberikan mata yang melihat dan telinga yang mendengar, sebab orang-orang dunia tidak melihat dan tidak mendengar.
Maka sesungguhnya yang diperlukan adalah KETAATAN, penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah.
Maka mari kita membangun niat yang teguh sebagai "konsekuensi yang logis", berusaha untuk memenuhi kehendak Allah.
Jujurlah bahwa pendapat sendiri selalu merisaukan hati, lawanlah itu.
Singkirkanlah pikiran-pikiran yang yang sombong dan kalahkan tipu daya keinginan daging.
Percayalah rahmat Allah cukup, untuk kita taat dan melakukan kehendak Allah.
Sehingga setiap detik, hati kita bergembira dan memuliakan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 14 Agustus 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon jauhkanlah kami dari kepuasan duniawi
Jauhkanlah kami dari rasa puas diri
Berilah kami kekuatan dan keberanian untuk menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Dan ajarilah kami untuk selalu rendah hati
Supaya mata dan telinga kami selalu mengarah kepada kemuliaan-Mu
Sehingga rencana dan kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(1 Pilih)