Injil Yohanes 14:23-29;
Yoh 14:23
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Yoh 14:24
Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
Yoh 14:25
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
Yoh 14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
---------
Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu
Saudaraku,
ada baiknya kita melihat realitas dalam hidup kita.
Jangan menolak realitas itu lalu berusaha menipu diri sendiri dan hidup dalam kebohongan.
Saat kita memikirkan sesuatu, apa yang muncul di kepala kita cenderung liar.
Dan selalu muncul "godaan menolak realitas".
Contoh sederhana: dihadapkan nasi, sayur bening bayam dan tempe goreng, bisa saja pikirannya menolak, ingin sambel dan ayam goreng.
Dalam segala hal, itulah yang terjadi dalam hidup ini, hampir setiap detik kita menolak realitas.
Istilah yang sering saya pakai: itulah kedagingan kita.
Maka TANPA ROH KUDUS, MANUSIA PASTI TERSESAT.
Saudaraku,
memang ada pengajaran dari para nabi dan manusia mengetahui hukum-hukum Allah.
Tetapi tanpa Roh Kudus, manusia tidak akan bisa mentaati hukum-hukum Allah.
Contoh nyata adalah orang-orang Farisi dan ahli-hali Taurat, mereka paham hukum dan berusaha mentaatinya.
Namun ternyata ketaatan mereka hanya supaya terlihat suci dan mencari penghormatan dari manusia.
Saudaraku,
dalam kehidupan kita sehari-hari, setiap detik tangan kita dihadapkan dengan pilihan.
Contoh makanan yang nampak enak dan yang tidak enak, sesuai dengan selera masing-masing.
Yang nampak enak maupun yang tidak enak belum tentu menyehatkan, jika kita bukan ahli gizi.
Demikian pula hidup kita dihadapan Allah, tanpa Roh walaupun perbuatan nampak baik, belum tentu benar dihadapan-Nya.
Oleh karena itu mari kita "hidup dalam Roh", Dia akan mengajarkan segala sesuatu.
Saya ulangi lagi, bersama Roh Kudus mata kita mampu melihat dari dimensi Allah dan telinga kita mendengar suara Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 22 Mei 2022
Allah Bapa kami
Terima kasih Roh-Mu berkenan tinggal dalam hidup kami
Ampunilah kami jika Kau dapati kami menyimpang
Dan dengan rendah hati kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami tetap setia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
