Injil Matius 2:1-12;
Saya kutip ayat 1-6, 10-11;
Mat 2:1
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
Mat 2:2
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Mat 2:3
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Mat 2:4
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mat 2:5
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Mat 2:6
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
----------
Mat 2:10
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Mat 2:11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
-----------
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka
Saudaraku,
hari ini gereja merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan, dan saya yakin sampai hari ini Tuhan menampakan diri-Nya kepada kita.
Orang Majus dalam Injil hari ini melihat penampakan Tuhan melalui bintang-Nya.
Bintang itu lah yang membawa mereka sampai kepada Tuhan Yesus, dan bunda-Nya, Maria.
Saudaraku,
tentunya kita percaya bahwa Tuhan Yesus membimbing kita dengan berbagai cara.
Dan sesungguhnya kita tidak perlu mengetahui kita akan dibawa kemana, yang dibutuhkan hanya percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik.
Seperti orang majus yang mengikuti bintang-Nya, mereka tidak mengetahui akan dibawa kemana, namun mereka percaya pasti akan berjumpa dengan Tuhan.
Maka agar hidup kita sampai kepada Tuhan, kita harus membuka mata dan telinga hanya kepada Tuhan.
Apabila kita berani jujur dan berani berkorban dalam arti tidak selalu mementingkan diri sendiri, saya yakin kita anak-anak Allah, sangat mudah membedakan mana jalan Tuhan dan mana jalan dunia.
Saudaraku,
Tuhan Yesus juga memilih kita untuk menjadi JALAN bagi semua orang untuk sampai kepada Allah.
Bukan dengan cara berteriak-teriak dijalan-jalan, tetapi kita harus mengusahakan hidup kita supaya menjadi TANDA kehadiran Allah.
Dengan membawa damai bukan permusuhan.
Membawa kabar sukacita dan kabar baik bukan asal meneruskan konten sampah di media sosial.
Membawa belas kasih bukan menjadi orang yang kikir dan egois.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 3 Januari 2021
Allah Bapa kami
Kepada-Mu kupersembahkan segala yang baik
Meskipun tidak banyak jumlahnya dan tidak sempurna
Kami percaya Engkau akan menyempurnakannya
Terimakasih Engkau selalu hadir di hidup kami
Dan dengan berbagi cara dan tanda Engkau menuntun kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
