Injil Yohanes 10:1-10;
Saya kutip sebagian:
Yoh 10:1
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
Yoh 10:2
tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
Yoh 10:3
Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
Yoh 10:4
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
-----------
Yoh 10:7
Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
Yoh 10:8
Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
Yoh 10:9
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
Yoh 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
------------
Ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya
Saudaraku,
seorang kristiani, gembala kita adalah Tuhan Yesus.
Namun permenungannya: apakah hidup kita dipimpin oleh-Nya?
Mari saya ajak untuk memperhatikan hidup kita selama ini, siapa yang memimpin kita.
Dan sejenak saya ajak untuk mengarahkan pandangan ke dunia.
Tidak asing lagi di mata kita:
Ada orang yang dipimpin oleh iklan.
Ada orang yang dipimpin oleh sosial media.
Ada orang yang dipimpin oleh ambisi.
Ada orang yang dipimpin oleh hawa nafsu.
Ada orang yang dipimpin oleh harta benda.
Dan sesungguhnya semua itu sangat mudah dikenali oleh anak-anak Tuhan.
Namun jika tidak hati-hati pencuri dengan sangat lihai membungkus semua itu dengan sangat rapi dan baik, jadi seolah-olah terdengar seperti suara Gembala, bahkan kadang-kadang terdengar sangat religius.
Saudaraku,
siapakah yang dapat menjaga diri sendiri dengan begitu hati-hati dalam segala hal sehingga ia tidak pernah tertipu?
Oleh karena itu mari perhatikanlah Sabda Allah, yang berkuasa menyalakan hati dan menerangi budi.
Supaya dalam setiap kejadian, kita tidak hanya memandang luarnya saja dan memahaminya tidak hanya menggunakan panca indra, namun dengan "rahmat Allah".
Dan selalu mohon nasihat kepada Gembala kita.
Dengan demikian kita tidak mudah tertipu oleh "pencuri itu".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 3 Mei 2020
Tuhan Yesus
Engkaulah kegemberiaan hati kami
Kami memuji Dikau dan bersukaria sepanjang hari
Sebab kasih-Mu melimpah untuk kami
Dan Engkkau menuntun kami ke padang yang berumput hijau
Dan menjaga kami siang dan malam
Hanya kepada-Mu lah puji-pujian, kuasa dan hormat untuk selama-lamanya
Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin
