"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 3:16-17;

Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Yoh 3:18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
-----------

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal

Saudaraku,
hari ini kita merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus, Allah yang esa dalam 3 pribadi Bapa, Putra dan Roh Kudus.
Pagi ini saya mengajak kita semua untuk menyadari tentang "hubungan", sebab tantangannya sangat nyata dan semakin berat, terlihat jelas bahwa individualisme semakin gencar dipromosikan.
Kotak demi kotak diciptakan oleh manusia dengan berbagai alasan, kotak-kotak yang namanya SARA itu, terlebih di negara kita Indonesia.
Kotak itu selalu digunakan oleh orang yang bernafsu untuk kepentingan dirinya sendiri atau kelompoknya.

Saudaraku,
kembali saya tegaskan hukum yang terutama adalah:
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Keduanya adalah tentang "hubungan".
Maka dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus ini saya mengingatkan untuk selalu membarui hubungan kita dengan Allah.
Janganlah mengingkari Roh Kudus, karena Ia yang menyatukan kita dengan Allah.
Roh Kudus pula yang selalu mendorong dan memberikan kekuatan kepada kita agar tetap dengan tulus hati mengasihi Allah dan mengasihi semua orang.
Sebab setiap hari selalu muncul "seniman-seniman baru yang mempunyai pandangan subyektif yang selalu membuat coretan-coretan permusuhan dan kecemasan", supaya kita terpisah dari Allah.
Maka mari arahkanlah pandangan kepada diri sendiri lalu kepada Allah, setiap kali akan berbicara, bertindak dan sebelum memutuskan segala sesuatu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 7 Juni 2020

Allah Bapa kami
Engkau menghendaki supaya kami menyerahkan diri seutuhnya kepada-Mu
Karena kasih-Mu yang besar itu
Supaya kami memperoleh hidup
Puji syukur atas kasih-Mu itu ya Bapa
Dan terimakasih Engkau berikan kami Roh Kudus
Yang menyatu dalam hidup kami
Dan yang selalu menyala-nyala
Sehingga kami mampu mengatasi pertimbangan akal budi
Lalu taat hanya kepada perintah-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)