Injil Yohanes 12:24-26;
Yoh 12:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yoh 12:25
Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Yoh 12:26
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
---------
Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal
Saudaraku,
jika kita tidak pernah "belajar untuk mati", kita tidak akan pernah benar-benar hidup.
Hampir setiap hari kita "mengalami ketidaknyamanan".
Di jalan ada yang tiba-tiba memotong jalan, harus mengerem mendadak.
Ketemu pemotor dengan knalpot yang bising.
Pencapaian kerja gak sesuai yang direncanakan.
Dan lain sebagainya..
Saudaraku,
jika kita "menolak setiap ketidaknyamanan yang kita alami", sesungguhnya kita tidak pernah hidup.
Misalnya ada yang memotong jalan, lalu Saudara memaki-maki orang tersebut, apakah Saudara merasakan hidup?
Menurut saya tidak, justru sebaliknya kehilangan hidup.
Untuk benar-benar HIDUP kita perlu MATI terhadap banyak hal.
Dalam banyak hal kita perlu mati supaya kita tidak kehilangan hidup.
Dan.. kita harus hidup di tempat kita sekarang, BUKAN HIDUP DITEMPAT YANG KITA INGINKAN.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 10 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon ajarilah kami untuk bermati raga setiap hari
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk menguasai setiap menit hidup kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa