Injil Lukas 7:31-35;
Luk 7:31
Kata Yesus: "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama?
Luk 7:32
Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.
Luk 7:33
Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.
Luk 7:34
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.
Luk 7:35
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."
-----------
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari
Saudaraku,
daging adalah petualang sejati dan sampai kapanpun tidak akan pernah merasa puas.
Sebab tidak pernah punya ukuran yang konsisten dan manusia sangat pandai berimajinasi.
Contoh sederhana, saat penghasilan atau gaji masih sedikit, makan gado-gado dan minum es teh tawar di warung pinggir jalan rasanya nikmat.
Namun ketika penghasilan meningkat tempat makannya ikut pula meningkat walaupun soal rasa warung pinggir jalan tidak kalah enak.
Alasan yang sering dibuat-buat, karena tempatnya kotor dan tidak higienis.
Padahal bisa saja karena gengsi.
Bolehkah saya katakan itu salah satu contoh hidup dalam imajinasi?
Saudaraku,
harapan dan imajinasi memang berjalan beriringan, dan tentunya timbul karena adanya keinginan.
Harapan bisa direncanakan dengan bijaksana, namun imajinasi biasanya hanya penghiburan sesaat.
Orang farisi dan ahli taurat memang mengharapkan kedatangan Mesias, namun mereka tidak dapat melihat Mesias karena mereka hidup dalam imajinasi.
Imajinasi yang dibangun dengan ukuran-ukuran daging, ukuran kepentingan mereka sendiri.
Saudaraku,
mari jangan membodohi diri sendiri hanya demi memberikan kenikmatan kepada daging.
Kita telah dipilih oleh Allah, dan kita hidup oleh karena Roh.
Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.(Rm 8:13)
Kita menari oleh karena mengalami dan menyaksikan belas kasih Allah, bukan oleh karena imajinasi duniawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 16 September 2020
Allah Bapa kami
Semua mencari untuk kenikmatannya sendiri
Namun Engkau menghendaki kami mematikan keinginan daging
Demi keselamatan kami
Demi kebahagiaan kami
Terimakasih ya Bapa untuk pertolongan-Mu
Dan terimakasih untuk firman-Mu yang selalu menerangi hati dan pikiran kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin