"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 26:14-25;

Saya kutip sebagian:

Mat 26:14
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
Mat 26:15
Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
Mat 26:16
Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
------------
Mat 26:24
Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
Mat 26:25
Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."
------------

Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?

Saudaraku,
ketika seseorang memilih hidup untuk dunia maka ia hanya akan puas dan terhibur dengan hal-hal duniawi.
Ia hanya bisa merasa tenang jika memiliki uang di rekeningnya dan ia baru bisa merasakan kegemberiaan jika keinginannya terpenuhi.
Ada banyak orang yang "memberi makan tubuhnya" dengan "mengorbankan hidup batinnya".

Saudaraku,
adakalanya kita telah melakukan perbuatan yang baik namun tidak dihargai.
Adakalanya kita menghormati seseorang dengan tulus namun diremehkan.
Bagi anak Allah memang tidak mencari penghiburan duniawi, apapun yang terjadi harus disadari bahwa anak-anak Allah harus tetap melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Kedamaian hidupnya tidak tergantung kepada seseorang, kedudukan, kehormatan ataupun kekayaan.
Ia sadar bahwa kedamaian hanya diperoleh saat selalu menyadari rahmat Allah yang hadir dalam hidupnya dan merasakan Roh Kudus yang selalu mengajarkan untuk tetap rendah hati.

Saudaraku,
marilah kita belajar untuk mengalahkan diri sendiri dalam segala hal.
Sebab dengan cara itu kita bisa sungguh-sungguh memperoleh "pengetahuan tentang Allah".
Yang menjadi sumber kekuatan untuk kehidupan batin kita.
Sehingga tidak mudah tergoda oleh kehormatan dunia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 8 April 2020

Ya Bapa
Engkau mendengar suara hati setiap orang
Maka kami mohon terangilah hati kami dengan firman-Mu
Supaya tidak ada sedikitpun keinginan yang jahat
Kami pun memohon terang Roh Kudus-Mu
Untuk menerangi langkah kaki kami
Supaya kami tidak tersesat

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(2 pemilihan)