Cetak halaman ini

Injil Lukas 9:28-35;

Luk 9:28
Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
Luk 9:29
Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
Luk 9:30
Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.
Luk 9:31
Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.
Luk 9:32
Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.
Luk 9:33
Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.
Luk 9:34
Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.
Luk 9:35
Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."
Luk 9:36
Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapapun apa yang telah mereka lihat itu.
--------

Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan

Saudaraku,
Injil Lukas hari ini sering disebut dengan transfigurasi, wajah Tuhan Yesus berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
Pagi hari ini saya mengingatkan Saudaraku semua bahwa melalui baptisan, kita diubah menjadi anak-anak Allah.
Roh Kudus membimbing kita supaya kemuliaan Allah terpancar dalam kehidupan kita sehari-hari.
Jadi... mari kita melihat kehidupan diri kita selama ini, apakah hidup kita menampakkan kemuliaan Allah atau kemuliaan diri?

Saudaraku,
hati-hati dengan keduniawian sebab bisa mengacaukan kemulian Allah dalam hidup kita.
Saya sering mendengar orang kristiani latah dengan mengatakan: "jadilah kehendak-Mu."
Namun saat dihadapkan pilihan antara kenikmatan diri dan kehendak Allah, itu menjadi sebuah pilihan yang sangat-sangat sulit.
Lalu mencoba bersembunyi dari pandangan Allah dan timbul berbagai macam pembenaran-pembenaran diri.

Saudaraku,
terkadang pendengaran dan penglihatan kita sakit.
Naiklah ke "gunung doa", tempatkan semua persoalan diatas gunung doa itu.
Supaya kita kembali hidup dalam kemuliaan Allah.
Mata melihat kemuliaan Allah dan telinga mendengar kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 6 Agustus 2022

Tuhan Yesus
Engkau mengenakan baju kemuliaan kepada kami
Supaya kami menjadi saksi-Mu
Kami mohon kuatkanah kami dalam menghadapi semua kesulitan
Supaya dalam segala keadaan, kami tetap bersandar pertimbangan-pertimbangan-Mu
Sehingga hidup kami selalu memulikan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)