Injil Yohanes 10:23-30;
Yoh 10:22
Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.
Yoh 10:23
Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.
Yoh 10:24
Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami."
Yoh 10:25
Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
Yoh 10:26
tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
Yoh 10:27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
Yoh 10:28
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Yoh 10:29
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Yoh 10:30
Aku dan Bapa adalah satu."
---------
Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan?
Saudaraku,
orang-orang Farisi melihat bahwa Yesus adalah "orang istimewa".
Oleh karena itu mereka berusaha untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertayaan mereka.
Namun mereka tidak memperoleh apa-apa, sebab mereka berharap "memperoleh seperti sesuai apa yang mereka pikirkan".
Memang mereka mendengar "keajaiban" yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, tetapi mereka tidak melihat bahwa keajaiban itu sebagai "pekerjaan Allah".
Saudaraku,
sampai hari ini, orang-orang dunia hanya melihat Yesus sebagai nabi.
Mereka galau dengan pemikiran-pemikirannya sendiri yang terbatas.
Karya Allah tidak pernah bisa "dijangkau" hanya dengan pikiran manusia.
Misalnya, ada begitu banyak orang yang mengorbankan hidupnya untuk hidup orang lain.
Dimata mereka hanya melihat itu sebuah kebaikan dan mungkin pengorbanan.
Tetapi dimata orang yang melihat Allah, itu adalah sebuah mujizat dari Allah.
Seseorang tidak akan pernah melihat Allah, jika ia tidak mau menanggalkan "kemanusiannya".
Tuhan hanya akan nampak jika seseorang mau "mematikan kemanusiaannya".
Tidak cukup hanya dengan "mengatur daging", demi mentaati "aturan-aturan agama"
Saudaraku,
jangan bangga dulu sebagai orang kristiani.
Jangan merasa melihat Tuhan Yesus adalah Tuhan.
Saudara boleh bangga sebagai orang kristiani jika Saudara sudah melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Itu cara kita sebagai pengikut Tuhan Yesus, sibukkan diri dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Supaya kemanusiaan kita tidak menjadi raja, atas hidup kita.
Dalam segala hal kita tidak akan pernah bimbang, langkah kita pasti di jalan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 10 Mei 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Roh-Mu hidup dalam diri kami
Menuntun dan memerintah kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat
Supaya kami tidak disesatkan oleh pikiran-pikiran kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa