Injil Yohanes 14:21-26;
Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Yoh 14:30
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Yoh 14:31
Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
---------
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengakhiri kotbah panjang dalam perjamuan terakhir, dengan "meninggalkan damai sejahtera" untuk para muridnya.
Kita mengetahui semua usaha yang dilakukan oleh manusia adalah untuk memperoleh "kedamaian".
Mari kita lihat, segala usaha manusia untuk mencukupkan hidupnya dengan cara apapun adalah untuk kebutuhan hidupnya supaya damai.
Orang akan sangat gelisah jika tidak punya uang.
Tetapi orang punya uang pun masih sangat gelisah bila masih melayani nafsu kepuasan, kekuasaan dan kehormatan.
Saudaraku,
kita harus menggunakan talenta yang dipercayakan oleh Tuhan dengan penuh semangat, jujur dan penuh tanggung jawab.
Dengan cara Tuhan, bukan dengan cara manusia.
Coba lihat perjalanan hidup kita, bukankah setiap detik adalah pertempuran?
Dan apakah dalam pertempuran, peperangan itu ada damai? TIDAK.
Maka janganlah masuk ke dalam pertempuran, kendalikan hati dan pikiran supaya menjauh dari keduniawian.
Jika kita menjaga hidup tetap berada dalam belas kasih Allah, kita tidak akan pernah dihadapkan kepada pertempuran.
Kita hidup dalam damai sejahtera Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 17 Mei 2022
Tuhan Yesus
Kami ingin tetap berada dalam kasih-Mu
Sebab hanya dalam kasih-Mu ada damai sejatera
Kami sadar harus menyalibkan daging
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Supaya dalam segala keadaan kami tidak mengeluh dan tetap setia dalam friman-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa