Injil Markus 6:36-44;
Saya kutip ayat 36-42:
Mrk 6:36
Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini."
Mrk 6:37
Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?"
Mrk 6:38
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan."
Mrk 6:39
Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau.
Mrk 6:40
Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang.
Mrk 6:41
Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.
Mrk 6:42
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.
-----------
Kamu harus memberi mereka makan!
Saudaraku,
Injil kita pagi ini Tuhan Yesus memberi makan ribuan orang sampai kenyang, hanya dengan lima roti dan dua ikan.
Luar biasa bukan?
Memang luar biasa, tidak ada manusia yang mampu melakukan itu.
Tetapi pagi ini saya mengingatkan bahwa kita umat kristiani sudah kenyang dengan mujizat dan saatnya kita membuat mujizat.
Saudaraku,
tetap mengasihi, ditengah dunia yang dipenuhi kebencian, adalah membuat mujizat.
Tetap peduli kepada sesama, ditengah dunia yang egois, adalah membuat mujizat.
Tetap semangat berbagi, ditengah dunia yang senang mengenyangkan perutnya sendiri, adalah membuat mujizat.
Tetap santun, ditengah dunia yang penuh caci maki, adalah membuat mujizat.
Tetap rendah hati, ditengah dunia yang gila hormat dan kekuasaan, adalah membuat mujizat.
Kamu harus memberi mereka makan!, ini adalh perintah Tuhan kita Yesus Kristus.
Maka marilah kita melihat diri kita sendiri, apakah kita selama ini hanya minta makan atau memberi makan?
Bagi yang karyawan, apakah lebih sering menuntut upah atau bekerja dengan maksimal dan penuh tanggung jawab?
Bagi pemilik perusahaan, apakah memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan adil atau memikirkan kepentingan pribadi?
Bagi pedagang, apakah berdagang dengan jujur atau tipu-tipu?
Mari hidup sebagai anak-anak Allah yaitu dengan maksimal dan terbaik mengerjakan apa yang telah dihadapkan Tuhan ditangan kita.
Janganlah menilai sesuatu dari betapa kecil awal mulanya, sebab bersama Tuhan Yesus segala sesuatu yang baik akan dilipatgandakan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 5 Januari 2021
Tuhan Yesus Kristus
Terjadilah apa yang Engkau kehendaki
Engkau nyatakan belas kasih dan kuasa-Mu dalam hidup kami
Terimakasih Engkau jadikan kami anak-anak-Mu
Engkau mengutus kami untuk menghadirkan kuasa dan kebaikan-Mu
Kami percaya Engkau senantiasa menyertai kami dan menguatkan kami
Sehingga dimanapun kami berada menjadi kabar sukacita bagi setiap orang
Supaya setiap orang menerima belas kasih-Mu dan dengan sukacita tak henti-hentinya memuji Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
