Cetak halaman ini

Injil Matius 28:8-15;

Saya kutip sebagian:

Mat 28:8
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Mat 28:9
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Mat 28:10
Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
Mat 28:11
Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
Mat 28:12
Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
Mat 28:13
dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
------------

Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu"

Saudaraku,
Salam bagimu, salam ini saat ini menggema sampai ke ujung bumi.
Salam itu menjadi pengharapan baru bagi seluruh manusia bahwa "surga itu nyata", kehidupan kekal itu ada.
Lalu kembali kepada manusia itu sendiri, memilih untuk hidup kekal dalam suka cita Allah atau memilih terpisah dengan Allah.
Langit baru dan bumi baru disediakan Allah bagi orang-orang yang setia kepada-Nya.

Saudaraku,
Tuhan Yesus sudah mengatakan: Aku hidup dan kamupun akan hidup.(Bdk Yoh 14:19)
Lalu permenungannya apakah kita sungguh menyadari bahwa Tuhan Yesus hidup?
Jika ya apakah kita menyediakan "ruang" untuk Tuhan kita yang hidup, dalam hidup kita?
Tidak sedikit orang yang hidup, seolah-olah Tuhan Yesus hanya ada di gereja, bahkan hanya saat merayakan paskah dan natal.

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah mengalahkan kematian dan Ia pun menyertai kita.
Mari kita sadari itu supaya kita memperoleh kekuatan untuk menolak bujukan-bujukan keangkuhan serta dorongan-dorongan cinta diri.
Saya percaya, jauh dari dalam lubuk hati kita selalu menyuarakan "kebenaran".
Oleh karena itu yang dibutuhkan sebenarnya adalah kerelaan diri untuk menderita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 13 April 2020

Ya Bapa
Kami mohon teguhkanlah jiwa kami dengan rahmat Roh Kudus
Supaya kami tidak mudah mengeluh
Dan kami bebas dari rasa takut dan segala kesulitan yang tidak ada gunanya
Berilah kami pula kebijaksanaan surgawi
Agar kami hanya mencari keutamaan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)