Injil Matius 19:16-22;
Mat 23:13
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
Mat 23:14
(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)
Mat 23:15
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Mat 23:16
Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Mat 23:17
Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
Mat 23:18
Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
Mat 23:19
Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?
Mat 23:20
Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
Mat 23:21
Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.
Mat 23:22
Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.
---------
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi
Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa orang-orang Farisi dan ahli Taurat mengajarkan "hukuman-hukuman" atas pelanggaran Taurat Musa.
Sedangkan mereka sendiri berlindung dibalik aturan-aturan itu, supaya nampak suci tetapi hatinya jauh dari Allah.
Dan mereka melakukan segala ritual ataupun perintah Allah hanya supaya dilihat orang.
Saudaraku,
sesungguhnya Allah tidak menghendaki demikian.
Aturan-aturan dan larangan yang ada di dalam kitab suci, bukan untuk sekedar ditaati, namun membangkitkan kesadaran akan belas kasih Allah.
Sebab Allah mengasihi manusia dan "tidak ingin manusia mati dalam kerakusannya".
Melalui Injil kita mengetahui dan belajar bahwa manusia cenderung "menjadi hamba daging".
Dan kitapun mengetahui saat seseorang menjadi hamba daging, ia akan merusak semuanya.
Saudaraku,
mari kita bersyukur sebab oleh karena Tuhan Yesus Kristus, kita semua melihat perbuatan-perbuatan Allah.
Kita melihat bahwa "ketaatan" bukan sekedar taat kepada hukum Allah.
Ketaatan adalah kehendak sukarela karena kita mengalami belas kasih Allah.
Kemauan yang timbul dari dalam hati tidak akan menyimpang dari kehendak Allah, karena rahmat Allah berkuasa atas hati dan pikiran kita.
Jadi itulah indahnya iman kristiani, semua kehendak baik adalah dorongan dari dalam, bukan karena perintah dan bukan oleh karena takut hukuman.
Dan bukan pula untuk mendapatkan pujina dan terlihat suci.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 22 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Terimaksih Engkau buat telinga ini mendengar dan mata ini melihat
Engkau nytakan perbuatan tangan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Kami mohon berilah kami kekuatan dan kebenarian untuk mengaah cinta diri
Supaya setiap detik Kau dapati kami setia dan taat hanya kepada kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
