Cetak halaman ini

Injil Yohanes 14:27-33;

Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Yoh 14:30
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Yoh 14:31
Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
------------

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu

Saudaraku,
terkadang ada baiknya untuk menelaah kembali realitas dasar dalam hidup kita.
Kita bisa mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan atau setidaknya, kita menegaskan kembali apa yang sudah kita jalani dan pikirkan.
Saat kita merenungkan berbagai hal, kita dipaksa untuk membawa realitas tersebut ke dalam kesadaran, yang hampir selalu merupakan hal yang baik.
Jadi, mari kita lihat sekilas dua realitas yang harus kita hadapi.
Kedua hal ini disebutkan oleh Tuhan Yesus dalam bacaan Injil hari ini, takut dan damai sejahtera.
Takut dan damai sejahtera adalah realitas dasar yang kita semua alami, meskipun kita tidak selalu mengungkapkan pemahaman kita tentang takut dan damai sejahtera dalam kata-kata.

Saudaraku,
jika seseorang datang kepada kita dengan dua piring, di satu piring ada rasa takut dan di piring lainnya ada kedamaian. Mana yang akan kita pilih?
Sebagian besar dari kita akan memilih kedamaian.
Sama seperti kita sering memilih makanan yang salah untuk menyehatkan diri, begitu pula kita sering memilih hal-hal yang dapat menimbulkan rasa takut.
Hal ini karena rasa takut paling sering dikaitkan dengan kehilangan sesuatu.
Jika penampilan, nama baik, keamanan dan keuangan kita adalah hal-hal terpenting dalam hidup kita, maka ketika kita merasa salah satu dari hal-hal tersebut terancam, rasa takut akan muncul dalam diri kita.
Oleh karena itu, meskipun kita tidak akan memilih rasa takut jika ditawarkan langsung kepada kita, kita sering memilih hal-hal yang dapat menimbulkan rasa takut.
Tak seorang pun dari kita akan memilih rasa takut, namun pilihan kita sering membawa kita ke jalan yang menuju ketakutan.

Saudaraku,
semakin kita mengenakan pikiran dan hati Kristus, semakin kita akan membuat pilihan yang membawa kedamaian daripada ketakutan.
Dan doa adalah jalan yang mutlak diperlukan yang harus kita tempuh jika kita ingin meneladan Tuhan Yesus Kristus.
Tidak ada hal di dunia ini yang dapat memberi kita kedamaian yang sangat kita dambakan.
Hanya ketika kita mampu sepenuhnya menerima Tuhan Yesus ke dalam hidup kita, barulah kita akan benar-benar mengetahui arti kedamaian yang sesungguhnya.
Tuhan Yesus telah menawarkan kedamaian yang tidak dapat diberikan dunia ini.
Maka marilah kita serahkan hidup kita kepadaNya, yaitu dengan selalu hidup taat kepadaNya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 5 Mei 2026

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau hidup dalam hidup kami
Namun seringkali kami lebih memilih hidup sendirian
Kami mohon apunilah kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam kehadiranMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 
Nilai butir ini
(0 pemilihan)