Cetak halaman ini

Injil Matius 3:13-17;

Mat 3:13
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
Mat 3:14
Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
Mat 3:15
Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
Mat 3:16
Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
Mat 3:17
lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
----------

Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah

Saudaraku,
Santo Lukas mencatat bahwa ketika ibu Yohanes dan Bunda Maria bertemu selama kehamilan mereka, Yohanes melonjak di dalam rahim ibunya ketika Maria dan Yesus mendekat.
Seolah-olah dia menyadari berada di hadapan Anak Ilahi, yang baru berusia beberapa hari atau minggu di dalam tubuh Maria.
Dengan latar belakang itu, kita dapat dengan mudah percaya bahwa Yohanes merasakan bahwa Yesus, sepupunya, sangat kudus, dan bahwa dia tidak perlu bertobat dari dosa dan menunjukkan pertobatan itu melalui baptisan.

Saudaraku,
Yesus memiliki alasan lain untuk menginginkan baptisan itu.
Ia berkata kepada Yohanes, “Biarkanlah hal itu terjadi sekarang, karena demikianlah seharusnya kita menggenapi seluruh kebenaran.” Yohanes sendiri bersaksi bahwa inilah sebabnya Ia datang.” Baptisan Kristus adalah tindakan pertama dalam pelayanan ilahi-Nya yang akan mencapai puncaknya pada Paskah-Nya, ketika perjamuan Paskah akan mengarah pada penderitaan, kematian, Kebangkitan dan Kenaikan-Nya ke surga.
Ketika kita mengaku beriman dan tunduk pada baptisan sakramental kita sendiri, kita memperoleh kontak fisik dan spiritual dengan misteri Paskah Kristus.
Kita masuk ke dalam air untuk mati terhadap dosa dan bangkit sebagai anggota Tubuh-Nya, siap untuk maju menuju Kebangkitan kita sendiri pada hari terakhir.
Inilah penggenapan kebenaran dalam diri semua orang yang mengikuti Kristus.

Saudaraku,
ingatlah bahwa Allah menjadi manusia agar manusia dapat menjadi seperti Allah.
Bukan secara alamiah, hanya Yesus yang merupakan Putra Allah yang diperanakkan, tetapi melalui pengangkatan.
Semoga, kita semakin hari semakin menyerupai Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 11 Januari 2026

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian
Kami mohon rahmatMu setiap hari untuk selalu mengusahakan kekudusan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)