Injil Markus 3:7-12;
Mrk 3:7
Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,
Mrk 3:8
dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.
Mrk 3:9
Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
Mrk 3:10
Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
Mrk 3:11
Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah."
Mrk 3:12
Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
----------
Engkaulah Anak Allah
Saudaraku,
Tuhan Yesus adalah Putra Allah, Mesias yang diurapi sejak dalam kandungan.
Dalam kodrat manusia-Nya, yang terikat erat dengan kodrat ilahi-Nya dalam apa yang kita sebut persatuan hipostatik, Ia selalu sampai batas tertentu menyadari misi khusus-Nya untuk melakukan kehendak Bapa.
Kita perlu melihat Mesias yang telah bangkit, Yesus, Putra Allah.
Seperti yang dikatakan para paus kepada kita, kita perlu, dalam persatuan dengan para Rasul, “untuk meneliti kedalaman apa yang kita lihat dan untuk mengakui iman kita kepada Putra Allah, yang duduk di sebelah kanan Bapa.”
Saudaraku,
hanya dengan cara inilah, dengan mengambil wujud manusia, dengan berbagi kemanusiaan kita, pemahaman yang tepat untuk "kasih" dapat mencapai kepenuhannya.
Karena terang kasih lahir ketika hati kita tersentuh dan kita membuka diri kepada kehadiran batiniah Sang Kekasih, yang memungkinkan kita untuk mengenali misteri-Nya.
Kita yang percaya kepada Allah, kepada Wahyu Ilahi dan kepada keselamatan Kristus dan pengudusan oleh Roh Kudus.
Dan cara terbaik untuk memahami Tuhan Yesus dan ajaran-Nya adalah dengan mengikuti bimbingan para Bapa Gereja.
Yang telah teruji oleh waktu dan berbagai ajaran sesat.
Saudaraku,
Tuhan Yesus telah menyentuh kita dan melalui sakramen-sakramen Ia terus menyentuh kita bahkan hingga hari ini, mengubah hati kita.
Ia tanpa henti memungkinkan kita untuk mengakui dan memuji-Nya sebagai Putra Allah.
Dalam iman, kita dapat menyentuh-Nya dan menerima kuasa rahmat-Nya.
Orang banyak mengerumuni Tuhan Yesus, tetapi mereka tidak dapat menjangkau-Nya.
Dengan sentuhan iman pribadi, kita memahami misteri bahwa Ia adalah Anak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 22 Januari 2026
Tuhan Yesus
Engkau mendekat kepada kami
Engkau menyelamatkan kami
Sampai hari ini Engkau memelihara kami
Maka pantaslah kami mengucap syukur
Kami mohon perbaruhi hidup kami setiap hari dengan belas kasih dan kuasaMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
