Injil Matius 11:16-19;
Mat 11:16
Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
Mat 11:17
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
Mat 11:18
Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
Mat 11:19
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."
------------
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung
Saudaraku,
bangsa Israel memang keras kepala, banyak nabi yang hadir ditengah mereka namun hampir semuanya ditolak.
Yohanes Pembaptis dianggap terlalu suci mengusik hati raja lalu dipenjara.
Tuhan Yesus dianggap tidak cukup suci bergaulnya dengan pelacur dan pemungut cukai.
Saudaraku,
bagi kita dalam gereja katolik ada banyak Santo dan Santa yang semasa hidupnya ditolak, disiksa dan dibunuh.
Melalui para Santo dan Santa kita bisa melihat bahwa Allah tidak akan pernah berhenti bekerja sampai akhir zaman.
Allah sangat mengasihi kita, sehingga Ia selalu berusaha mendekati kita dengan berbagai cara supaya kita hidup dalam damai dan sukacita-Nya.
Lalu permenungannya:
Apakah telinga kita mendengar kidung surgawi dan apakah mata kita melihat pekerjaan Allah?
Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil._(Bdk Mat 11:25)
Saudaraku,
tanpa kerendahan hati kita tidak akan bisa melihat Allah.
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.(Yak 4:10)
Namun sayang sekali masih banyak yang menganggap "iman" adalah fantasi.
Pendengaran dan penglihatannya akan Allah bias oleh karena kenyataan yang selalu menuntut kehormatan dan kenikmatan.
Lagi pula salah jika kita mencari kerendahan hati diatas panggung.
Kerendahan hati hanya bisa dicapai saat kita bisa menikmati keadaan dibelakang panggung, walaupun sesungguhnya kita adalah kreatornya.
Maka marilah kita buka mata dan telinga hanya kepada Allah, supaya kita selalu hidup dalam KEHADIRAN-NYA.
Sebab hidup dalam kehadiran-Nya, kita tidak akan lagi rakus dan tidak mudah tergoda oleh hal-hal yang sementara.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 11 Desember 2020
Allah Bapa kami
Engkau memberikan pengetahuan dan kepandaian untuk menyatakan kuasa dan kehadiran-Mu
Kami selalu menyadari itu ya Bapa
Oleh karena itu kami mohon penyertaan-Mu
Supaya kami tidak terjebak oleh budi dan pikiran
Sehingga apapun pencapaian kami
Kami tetap tunduk kepada perintah-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.