"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Matius 21:33-43, 45-46;

Saya kutip sebagian:

Mat 21:37
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
Mat 21:38
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mat 21:39
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Mat 21:40
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
Mat 21:41
Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
Mat 21:42
Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Mat 21:43
Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
---------

Kerajaan Allah akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu

Saudaraku,
apakah kita termasuk "bangsa" yang menerima Kerajaan Allah?
Jawaban saya: "YA".
Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap.(Bdk Yoh 15:16)

Saudaraku,
Tuhan Yesus datang kedalam hidup kita, mengubah hidup kita dengan membuka mata dan telinga kita sehingga "kita melihat pekerjaan Allah".
Saya ulangi kita *melihat dan mendengar pekerjaan Allah*.
Mengapa demikian?
Cobalah arahkan mata dan telinga kita kepada dunia, orang-orang dunia berjalan tanpa arah.
Karena mereka berjalan dengan pembenaran-pembenarannya sendiri.
Bahkan hal-hal kerajaan Allah yang sederhana saja mereka tidak paham.
Misalnya Allah itu Mahakasih, namun nyata dihadapan kita, banyak orang yang katanya mengenal dan percaya kepada Allah justru dengan mudahnya menghakimi dan menghukum sesamanya.

Saudaraku,
kita adalah "orang-orang pilihan Allah", orang-orang yang menghasilkan buah Roh.
Maka jika sampai pagi ini kita tidak berbuah, ada baiknya melihat diri sendiri lebih mendalam.
Mungkin saja hati dan pikiran kita masih dikuasai oleh perkara-perkara lahiriah.
Mari melatih diri untuk memandang setiap kejadian "menggunakan mata nabi".
Maka tidak akan tertarik lagi dengan hal-hal yang fana.
Lalu dalam segala hal akan selalu memohon nasihat Tuhan dan tidak mudah tertipu oleh "takwa yang dibuat-buat".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 13 Maret 2020

Bergembiralah hai jiwaku
Dan tetaplah mengucap syukur kepada Allah Bapa
Atas anugrah-Nya yang begitu besar

Kami sambut dengan gemmbira hati ya Bapa
Dan kami akan selalu hidup dalam perintah-Mu
Supaya hidup kami tetap berbuah

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)