"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Markus 8:34-38, 9:1;

Mrk 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mrk 8:35
Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
Mrk 8:36
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Mrk 8:37
Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mrk 8:38
Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."
---------
Mrk 9:1
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."
---------

ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Saudaraku,
jika ada yang sedikit-sedikit mengeluh, cobalah renungkan penderitaan Tuhan kita Yesus Kristus dan kesengsaraan orang-orang kudus.
Tuhan kita Yesus Kristus tanpa dosa dan cela, namun Ia tegar dalam menghadapi penderitaan.
Sedangkan ketidaknyamanan yang kita alami sebagian besar "karena ulah kita sendiri".
Sekali lagi saya ajak menyadari bahwa daging ini lemah bahkan sangat lemah.

Saudaraku,
menyangkal diri dan memikul salib rasanya cukup berat, namun coba bandingkan dengan kalimat ini:Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis.(Bdk Mat 25:41)
Salib Kristus adalah pintu surga bagi kita dan di dalam salib itu ada kehidupan.
Tidak ada jalan untuk menuju kehidupan kecuali lewat salib dan mati raga setiap hari, sebab salib itulah akhir dari semua penderitaan.
Yang "cinta dunia", ia akan terkubur oleh "dunia" selamanya.
Yang mencintai Tuhan, hidup sebagai buangan di dunia ini, sebab dunia menolak Tuhan.

Maka ada baiknya dalam mengawali hari baru "bersiaplah berjuang" apabila ingin menang dan tanpa perjuangan tidak akan pernah mencapai kedamaian.
Menjalankan tugas dan kewajiban kita dengan semangat, penuh tanggung jawab dan tidak mencari kehormatan dunia.
Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.(Bdk Kis 14:22)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 21 Februari 2020

Terkadang kami merasa Engkau meninggalkan kami ya Bapa
Namun ternyata kami lah yang menghidari salib-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu setiap hari
Supaya kami mampu bertahan dalam penderitaan

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)