"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 14:1-6;

Yoh 14:1
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Yoh 14:2
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Yoh 14:3
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Yoh 14:4
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."
Yoh 14:5
Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"
Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
--------

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku

Saudaraku,
melalui pengajaran dan mujizat-Nya membuktikan bahwa Tuhan Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup.
Sebagai "jalan", Tuhan Yesus bukan seperti kompas atau google map yang hanya mengarahkan belok kiri belok kanan atau lurus, tetapi pengajaran-Nya sanggup membangun "kesadaran" supaya kita "tetap berada di jalan yang benar".
Ada banyak kejadian orang salah jalan oleh karena mengikuti petunjuk dari google map.
Jika kita selalu sungguh-sungguh hidup dalam "kesadaran" akan Allah yang hidup, kita tidak akan tersesat.
Kita semua sadar dan mengakui bahwa daging adalah pemberontak dan petualang.
Oleh karena itu setiap detik kita harus selalu membangun kesadaran supaya tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk kenikmatan daging.

Saudaraku,
hidup manusia di dunia ini tidak mudah sebab setiap orang mempunyai kehendaknya sendiri.
Saya setiap hari melihat orang yang melanggar rambu-rambu jalan, saya ulangi setiap hari.
Melanggar marka jalan, putar balik ditempat yang dilarang, menerobos lampu merah dan lainnya.
Kejadian itu semakin menguatkan saya, bahwa manusia tidak bisa diatur hanya dengan aturan-aturan.
Sekaligus menguatkan iman saya akan Tuhan Yesus.
Sebab manusia tidak pernah bisa taat kepada aturan-aturan agama.
Walaupun orang yang beragama mengerti bahwa aturan-aturan itu sesungguhnya untuk membangun ketaatan kepada Allah.
Maka marilah kita bersukur dan berbahagia, karena Tuhan Yesus bukan nabi yang menyampaikan aturan dan hukum Allah.
Tetapi Ia memberikan Roh Kudus kepada kita.
Dan Roh Kudus itu hidup dalam diri kita, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepada kita dan akan mengingatkan kita, akan semua yang telah Tuhan Yesus ajarkan kepada kita.(Bdk Yoh 14:26)
Sehingga hidup ini bukan lagi tentang ketaatan kepada aturan dan hukum Allah.
Tetapi kita hidup untuk Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 5 Mei 2023

Tuhan Yesus
Kami selalu menyadari untuk taat kepada Roh
Dan kami percaya Engkaupun selalu memberikan kekuatan kepada kami
Oeh karena itu kami mengucap syuur kepada-Mu
Dan kami mohon kuasilah hati dan pikiran kami
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk keinginan daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)