"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 3:31-36;

Yoh 3:31
Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.
Yoh 3:32
Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu.
Yoh 3:33
Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.
Yoh 3:34
Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
Yoh 3:35
Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
Yoh 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
-----------

Barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup

Saudaraku,
apakah yang dimaksud taat kepada Anak?
Taat adalah tunduk kepada perintah-Nya, lalu apa perintah-Nya?
Dengan sangat jelas Tuhan Yesus mengatakan:
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
(Bdk Mat 22: 37, 39)
Jika seseorang tidak melakukan itu, maka ia tidak akan melihat hidup.

Saudaraku,
pagi ini saya tidak akan menulis tentang apa dan bagaimana itu mengasihi, saya sangat percaya kita semua telah memahaminya.
Tetapi apakah kita juga sadar dan memahami bahwa sebagai wujud kita mengasihi Tuhan dan sesama, kita bukan hanya membenci dosa tetapi juga mengasihi orang berdosa?
Setiap orang bisa mengatakan mengasihi Tuhan, tetapi itu hanya omong kosong jika tidak sanggup mengampuni sesama atau setiap hari selalu curiga kepada setiap orang bahkan ada pula yang selalu menuduh dan mengahakimi.
Hati-hati menuduh walaupun hanya dipikiran sama saja menghakimi, menghakimi orang lain sama saja dengan membenci.
Adakah sesuatu yang baik dalam diri kita yang pantas kita banggakan di hadapan Allah?
Bukankah justru setiap hari kita harus memohon pengampunan-Nya.
Maka sesungguhnya kita harus selalu sadar untuk membuang segala pikiran yang jahat.

Saudaraku,
tanpa Tuhan kita tidak memiliki sesuatu yang patut dibanggakan.
Ia berkenan mengulurkan tangan-Nya, membantu kita untuk *menolak hiburan daging yang menipu dan menyesatkan*.
Sebab ada orang yang merasa terhibur dan merasa paling baik ketika melihat kekurangan atau salah orang lain.
Jika demikian bagaimana ia bisa berkata mengasihi Allah dan mengasihi sesama?
Maka biarlah orang-orang dunia mencari dirinya sendiri, tetapi kita hanya mencari kehormatan Allah, supaya kita hidup.
Sebab hal-hal duniawi adalah fana, sia-sia dan suatu kebodohan yang mengantar kepada kematian.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 15 April 2021

Tuhan Yesus Kristus
Jika memperhatikan diri kami sendiri
Kami mudah tertipu oleh kesia-siaan
Maka setiap hari kami memerlukan pertolongan-Mu
Bukalah mata kami supaya melihat-Mu
Dan bukalah telinga kami supaya mendengar
Sebab mata ini mudah buta oleh gemerlapnya dunia
Dan telinga ini sering tertutup oleh merdunya kesombongan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)