Injil Lukas 1:5-25;
Saya kutip sebagian:
Luk 1:6
Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.
Luk 1:7
Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.
--------
Luk 1:19
Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
Luk 1:20
Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya."
Luk 1:21
Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.
Luk 1:22
Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.
Luk 1:23
Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah.
Luk 1:24
Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
Luk 1:25
"Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."
--------
Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku
Saudaraku,
dalam kitab Ayub 7:1:
Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?
Bukankah memang demikian adanya?
Setiap mata terbuka langsung memasuki "arena pergulatan hidup".
Dan jika kita semua berani jujur, kita pernah mengalami saat-saat merasa "diabaikan Tuhan".
Saat dunia tak lagi mampu menghibur, bahkan menolak kita.
Namun apakah benar-benar dunia yang berubah dan tidak lagi bersahabat dengan kita?
Saudaraku,
bumi dan langit ini setia menyediakan kebutuhan dan setiap hari menghibur.
Sesungguhnya manusia sendiri yang "menolak keberadaannya".
Ada yang mencari makan dengan meminta-minta, apakah lalu tanah ini tidak lagi bisa ditanam?
Ada yang suka mencari cahaya penghiburan di kegelapan malam, apakah bintang tidak lagi bersinar?
Saudaraku,
pandanglah langit dan "duduklah dengan rendah hati", maka kita akan menemukan terlalu banyak perbuatan tangan Allah didalam hidup kita.
Setelah itu pasti akan berusaha lebih sungguh-sungguh untuk mengabaikan "tipuan dunia", yang tidak pernah lelah ingin menyesatkan domba-domba Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 19 Desember 2019
Bapa yang Mahakudus
Terpujilah Engkau selama-lamanya
Dan terjadilah apa yang Engkau kehendaki
Juga untuk diri kami ya Bapa
Sebab tanpa Engkau kami tidak pernah mengerti indahnya bintang
Dan mata kami tidak pernah melihat cahaya bulan
Dan tanpa Engkau kami tidak pernah bisa terhibur dalam setiap hari-hari yang jahat ini
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin