"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Matius 1:16, 18-21, 24;

Saya kutip sebagian:

Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
--------

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu

Saudaraku,
mungkin ada yang merasa telah hidup baik, banyak berdoa, mendengarkan Tuhan dan meminta kepada Tuhan sesuatu yang kita tahu adalah baik dan benar dan telah menyusun rencana dengan teliti namun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan.
Jika memang demikian ada baiknya tidak mengeluh dan tetap berdoa dan mengucap syukur kepada-Nya.
Sebab pasti rencana Tuhan lebih baik daripada rencana kita.
Saya yakin St. Yusuf hidup benar dihadapan Tuhan dan rencana menjadikan Maria sebagai istrinya adalah baik.
Namun Tuhan punya rencana yang lebih besar untuk St. Yusuf, yaitu menjadi "ayah anak Allah".

Saudaraku,
tetaplah berharap kepada Allah, walaupun semua rencana kita tiidak berhasil dan rasanya setiap usaha kita nampak sia-sia.
Dan ada baiknya tidak "menolak Allah", tidak bersunggut-sunggut dan berkeluh kesah.
Dan "seriuslah" mengejar Allah, seperti besarnya semangat untuk melayani ambisi.
Sebab kita tidak akan sanggup mengalahkan dunia sendirian.
Mari coba sadari betapa rapuhnya daging ini dan coba perhatikan daging selalu menuntut lebih dari apa yang dibutuhkan, sehingga menghalangi kita untuk mengucap syukur kepada Allah dengan tulus hati.

Saudaraku,
Allah punya rencana besar atas hidup kita masing-masing.
Rencana Allah hanya membutuhkan orang-orang yang taat dan rendah hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 19 Maret 2020

Allah Bapa kami
Setiap saat kami memandang wajah-Mu
Mengarahkan semua keinginan dan rencana kami kepada-Mu
Kami percaya Engkau sangat mengasihi kami
Dan kami percaya Engkau memilih kami untuk menjadi saksi-Mu
Terimakasih ya Bapa
Kami akan selalu taat dan patuh dalam rencana-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)