Injil Lukas 5:1-11;
Saya kutip ayat 3-8:
Luk 5:3
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Luk 5:5
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
----------
Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan
Saudaraku,
setelah Simon Petrus menuruti perintah Tuhan Yesus, ia menangkap sejumlah besar ikan.
Pagi ini saya ingin menggugah KESADARAN Saudara, bahwa dengan berbagai cara Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya dan kuasa-Nya kepada kita, setiap hari.
Ada yang dengan mujizat tetapi ada pula melalui kesederhanaan hidup sehari-hari.
Termasuk saat kita menyadari telah melakukan kesalahan atau berbuat dosa, supaya kita dengan sungguh-sungguh bertobat dan kembali ke jalan-Nya.
Saudaraku,
ya atau ya seringkali kita "menolak" perintah Tuhan, seperti Petrus "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa".
Dan terkadang dengan berbagai alasan yang cenderung membenarkan diri, oleh karena alasan-alasan dan dorongan manusiawi.
Godaan badani itu berat dan memang tubuh ini selalu "berkata lemah" minta dikasihani.
Maka hendaknya kita berhati-hati supaya kita tidak terjebak didalamnya.
Dan marilah kita selalu mengarahkan hati kepada Allah, jika perlu berdoalah setiap kali kita merasa bimbang.
Janganlah mencoba berdebat atau tawar menawar dengan "keinginan tubuh", 100% pasti kita akan kalah.
Lakukanlah perintah Tuhan Yesus walaupun untuk itu kita kehilangan dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 2 September 2021
Tuhan Yesus Kristus
Hanya kepada-Mu lah kami menaruh semua harapan dan rencana hidup kami
Pagi ini kembali kami serahkan semua rencana kami
Kami percaya Engkau senantiasa mendorong kami untuk menghadirkan kebaikan
Dan kami percaya Engkau melindungi dan menjauhkan kami dari segala yang jahat
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa